Nova Anglia adalah koloni yang diduga pernah didirikan pada pertengahan sampai akhir abad ke-11 oleh para pengungsi asal Inggris yang kabur dari kejaran William sang Penakluk. Keberadaannya hanya tercantum dalam dua sumber, Chronicon Universale Anonymi Laudunensis dari Prancis dan Játvarðar Saga dari Islandia. Kedua kronik tersebut menceritakan kisah perjalanan dari Inggris melintasi Laut Tengah yang berakhir di Konstantinopel, tempat para pengungsi Inggris menggagalkan upaya pengepungan "orang-orang kafir" dan mendapatkan hadiah dari Kaisar Romawi Timur Alexius I Comnenus. Mereka diberikan tanah di timur laut Laut Hitam, menguasainya kembali, dan mengganti namanya menjadi "Nova Anglia". Meski sumber-sumbernya muncul lebih lambat, sejumlah sejarawan menganggap Nova Anglia bukan kebohongan semata.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Nova Anglia (bahasa Latin dan Prancis: Nova Anglia; bahasa Inggris Kuno: Nīwe Englalandcode: ang is deprecated ; bahasa Inggris: New Englandcode: en is deprecated ) adalah koloni yang diduga pernah didirikan pada pertengahan sampai akhir abad ke-11 oleh para pengungsi asal Inggris yang kabur dari kejaran William sang Penakluk. Keberadaannya hanya tercantum dalam dua sumber (abad ke-13 dan 14), Chronicon Universale Anonymi Laudunensis dari Prancis dan Játvarðar Saga dari Islandia. Kedua kronik tersebut menceritakan kisah perjalanan dari Inggris melintasi Laut Tengah yang berakhir di Konstantinopel, tempat para pengungsi Inggris menggagalkan upaya pengepungan "orang-orang kafir" dan mendapatkan hadiah dari Kaisar Romawi Timur Alexius I Comnenus. Mereka diberikan tanah di timur laut Laut Hitam, menguasainya kembali, dan mengganti namanya menjadi "Nova Anglia". Meski sumber-sumbernya muncul lebih lambat, sejumlah sejarawan menganggap Nova Anglia bukan kebohongan semata.
Ada dua sumber yang mencantumkan kesaksian tentang pembentukan "Nova Anglia". Kesakisan pertama adalah Chronicon Universale Anonymi Laudunensis. Sumber ini ditulis oleh seorang biarawan Inggris di biara Premonstratensian di Laon, Picardy, dan membahas sejarah dunia sampai tahun 1219.[1] Chronicon masih ada di dua manuskrip yang terbit pada abad ke-13. Satu disimpan di Bibliothèque Nationale, Paris (Lat. 5011) dan satu lagi di Staatsbibliothek, Berlin (Phillipps 1880).[2]
Sumber kedua adalah teks bernama Játvarðar Saga (Saga Játvarðar konungs hins helga), sebuah saga Islandia yang menceritakan kehidupan Edward sang Pengaku, Raja Inggris (1042–1066).[3] Saga ini disusun pada abad ke-14 di Islandia dan diduga bersumber dari Chronicon Universale Anonymi Laudunensis (atau sejenisnya).[4]