Nothing Technology Limited adalah perusahaan manufaktur elektronik konsumen asal Inggris yang berbasis di London. Perusahaan ini didirikan oleh Carl Pei, salah satu pendiri pembuat smartphone asal Tiongkok OnePlus. Visi pendirian perusahaan ini adalah mengembangkan produk teknologi yang menggabungkan kesederhanaan, transparansi, dan desain yang khas untuk meningkatkan pengalaman pengguna sehari-hari. Pada 25 Februari 2019, perusahaan mengumumkan Teenage Engineering sebagai mitra pendiri, yang terutama bertanggung jawab atas estetika desain merek dan produknya. Investor di perusahaan ini termasuk Tony Fadell dari iPod, YouTuber Casey Neistat, GV, EQT Ventures, dan Highland Europe. Produk pertama Nothing, "Ear (1)", diluncurkan pada 27 Juli 2021. Pada tahun 2024, Nothing menggandakan pendapatan tahunannya menjadi lebih dari 500 juta dolar AS dan melampaui 1 miliar dolar AS dalam total penjualan sepanjang masa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jenis perusahaan | PT |
|---|---|
| Industri | Elektronik konsumen |
| Pendahulu | Essential |
| Didirikan | 29 Oktober 2020 (2020-10-29) |
| Pendiri | Carl Pei |
| Kantor pusat | London, Inggris |
Tokoh kunci |
|
| Produk | Ponsel, Earphones |
| Merek | Nothing, CMF |
| Pendapatan | |
| Total aset | |
| Total ekuitas | |
Karyawan | |
| Situs web | nothing |

Nothing Technology Limited (ditulis dengan gaya huruf kapital semua) adalah perusahaan manufaktur elektronik konsumen asal Inggris yang berbasis di London.[2] Perusahaan ini didirikan oleh Carl Pei, salah satu pendiri pembuat smartphone asal Tiongkok OnePlus. Visi pendirian perusahaan ini adalah mengembangkan produk teknologi yang menggabungkan kesederhanaan, transparansi, dan desain yang khas untuk meningkatkan pengalaman pengguna sehari-hari.[3] Pada 25 Februari 2019, perusahaan mengumumkan Teenage Engineering sebagai mitra pendiri, yang terutama bertanggung jawab atas estetika desain merek dan produknya. Investor di perusahaan ini termasuk Tony Fadell dari iPod, YouTuber Casey Neistat, GV (sebelumnya Google Ventures), EQT Ventures, dan Highland Europe.[4] Produk pertama Nothing, "Ear (1)", diluncurkan pada 27 Juli 2021. Pada tahun 2024, Nothing menggandakan pendapatan tahunannya menjadi lebih dari 500 juta dolar AS dan melampaui 1 miliar dolar AS dalam total penjualan sepanjang masa.[5]
Nothing didirikan oleh Carl Pei, salah satu pendiri OnePlus, yang meninggalkan perusahaan tersebut pada Oktober 2020 dan menggalang dana sebesar $7 juta dari investor termasuk Tony Fadell, Kevin Lin, Steve Huffman, dan Casey Neistat.[6] Perusahaan ini secara resmi diumumkan pada Januari 2021,[7] dan segera mengakuisisi aset merek dari Essential Products.[8]
Perusahaan ini juga bermitra dengan Teenage Engineering, perusahaan elektronik asal Stockholm yang dikenal atas desain produknya.[9] Perusahaan meluncurkan produk pertamanya, ear (1) nirkabel transparan, pada Juli 2021.[10] Selanjutnya, Nothing mengamankan pendanaan sebesar $50 juta dan mengumumkan kemitraan dengan Qualcomm.[11]
Pada 2022, Nothing memperkenalkan smartphone pertamanya, Phone (1), yang menampilkan Glyph Interface berbasis LED yang khas.[12] Perusahaan ini juga membuka toko fisik pertamanya di distrik Soho, London, pada Desember.[13] Pada 2023, Nothing merilis Ear (2) dan mempratinjau smartphone yang menggunakan chipset Snapdragon 8+ Gen 1.[14] Perusahaan juga meluncurkan “CMF by Nothing”, sub‑merek yang fokus pada produk bergaya desain tetapi terjangkau.[15]
Pada November 2023, Nothing menghadapi kecaman atas aplikasi pesan yang diklaim menerapkan enkripsi ujung ke ujung, tetapi kemudian diketahui menyimpan pesan dalam teks biasa. Aplikasi tersebut ditarik dalam waktu 24 jam.[16]
Tak lama kemudian, perusahaan meraih $96 juta dalam putaran pendanaan Seri B1 yang dipimpin oleh Highland Europe.[17]
Pada 2024, Nothing telah melampaui $1 miliar dalam penjualan seumur hidup, menggandakan pendapatan tahunan menjadi lebih dari $500 juta, dan menjual lebih dari 7 juta perangkat.[18] Di India, Nothing menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat, dengan kenaikan 577% tahun-ke-tahun.[19]
CMF Phone 1, yang ditenagai MediaTek Dimensity 7300 dan mendukung kustomisasi modular, diluncurkan pada Juli 2024.[20]
Pada 4 Maret 2025, perusahaan memperkenalkan Phone (3a) dan Phone (3a) Pro, seri smartphone kelas menengah bertenaga Snapdragon 7s Gen 3. Bersamaan dengan peluncuran itu, diperkenalkan fitur “Essential Space”, alat AI untuk membantu tugas organisasi pengguna.[21] Fitur ini juga disematkan pada CMF Phone 2 Pro, yang diumumkan 28 April 2025 dan diluncurkan 6 Mei 2025.[22]
Pada 1 Juli 2025, Nothing merilis smartphone flagship pertama mereka, Phone (3), yang diluncurkan bersamaan dengan Headphone (1).[23][24][25]
Berdasarkan temuan netizen, pada akun LinkedIn resmi Nothing, perusahaan tersebut mengumumkan pembukaan lowongan pekerjaan untuk pasar Indonesia. Hal ini menandakan bahwa produk Nothing akan dipasarkan di Indonesia, dengan target utama kalangan anak muda. Namun, hingga saat ini, pengumuman resmi terkait peluncuran produknya di Indonesia belum disampaikan oleh pihak perusahaan.[26]
Nothing juga membangun sebuah UI bernama NothingOS yang dijalani di seluruh produk ponsel Nothing dan CMF.
Nothing mempunyai produk minuman yang bernama Beer. Awalnya minuman ini dibuat sebagai lelucon April Mop, pada akhirnya diproduksi dengan jumlah terbatas. Bir ini mengandung alkohol sekitar 5.1% dan terbuat dari fermentasi beras dengan rasa kering dan sedikit rasa jeruk di akhir. Bir ini diproduksi di Wales oleh Free time Beer Co.[30]