Nurman Hidayat atau yang lebih dikenal dengan nama Norman Divo merupakan seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal setelah ia berhasil menjadi runner up Bintang Pantura musim 2 pada tahun 2015.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Norman Divo | |
|---|---|
Potret mendiang Norman Divo pada tahun 2016 | |
| Lahir | Nurman Hidayat (1988-02-21)21 Februari 1988 Batang, Jawa Tengah |
| Meninggal | 31 Januari 2022(2022-01-31) (umur 33)[1] Batang, Jawa Tengah |
| Sebab meninggal | Kelenjar getah bening |
| Nama lain | Norman Kondangin Norman Branded Norman BP |
| Pekerjaan | penyanyi, aktor |
| Karier musik | |
| Genre | pop, dangdut |
| Instrumen | Vocal |
| Tahun aktif | 2005-2021 |
| Label | Akurama Records |
Nurman Hidayat atau yang lebih dikenal dengan nama Norman Divo (21 Februari 1988 – 31 Januari 2022) merupakan seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal setelah ia berhasil menjadi runner up Bintang Pantura musim 2 pada tahun 2015.[2]
Ia sempat mengikuti Kondangin, sebuah ajang pencarian bakat berbau dangdut pada tahun 2005. Namun, perjuangannya kandas di babak 6 besar. Setelah itu, ia sempat membentuk sebuah band bernama Sata pada tahun 2008. Pada tahun 2012, ia tergabung dalam sebuah boyband bernama Bravo, bersama Mungkas Diaza, Boy Sahara (Caremi), Jay Syam, dan Ais Arza, dengan single perdananya yang berjudul "Hamil Duluan" yang disadur dari lagu "My Lecon" milik JTL (yang terlebih dahulu didaur ulang oleh Tuti Wibowo). Singkat cerita, Bravo berganti nama menjadi Branded, kemudian masuklah Daffa (yang yang kemudian mengikuti D'Academy season 2), dan juga Elfansyah (yang kemudian juga mengikuti Bintang Pantura season 3 tetapi gagal, kini juga sudah meninggal dunia). Pada tahun 2015, ia kembali mengikuti ajang pencarian bakat yang diselenggarakan oleh Indosiar, Bintang Pantura season 2. Sempat tersenggol pada babak Adu Bintang, tetapi ia terselamatkan pada babak Kebal Goyang, hingga akhirnya ia berhasil menduduki juara kedua, dan sejak saat itulah namanya mulai dikenal publik.
Norman Divo baru berusia 33 tahun ketika meninggal dunia pada Senin, 31 Januari 2022 pukul 04.00 pagi waktu setempat, di kampung halamannya di Kabupaten Batang, Jawa Tengah[3] akibat sakit yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir. Seumur hidupnya, Norman tidak pernah menikah. Norman menderita sakit kelenjar getah bening kemudian menjalar ke paru-paru dan otaknya yang menyebabkan dia lumpuh dan terbaring koma. Nasib yang dialami mendiang Norman Divo, sama dengan nasib seniman-seniman besar lainnya. Namanya baru dibicarakan dan dihargai orang setelah wafat. Norman meninggal dunia tepat 3 minggu sebelum hari di mana dia seharusnya berulang tahun yang ke-34.