Mahasiswa dari Universitas Katolik Leuven, pada tahun 1906, di mana ia mengabdi sebagai guru hingga Perang Dunia I membuatnya berhenti bekerja. Setelah perang ia mengajar séminaire de Bonne-Espérance serta menjadi dosen pengajar di sekolah bisnis di Mons. Pada tahun 1924, berdasarkan perintah dari Kardinal Mercier, ia menjadi seorang penganut Katolik konservatif dari harian (Prancis) Le Vingtième Siècle, dan banyak dipengaruhi oleh Charles Maurras.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 19 Oktober 1882 Hacquegnies (mul) |
| Kematian | 24 September 1952 Saint-Servais (mul) |
| Data pribadi | |
| Agama | Katolisisme |
| Pendidikan | Universitas Katolik Leuven |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | pemimpin redaksi, imam Katolik |
| Bekerja di | Le Vingtième Siècle (mul) |
| Partai politik | Rexisme |
Norbert Wallez (19 Oktober 1882 – 24 September 1952 ) adalah seorang pendeta dan jurnalis berkebangsaan Belgia dan pemimpin dari harian umum Le Vingtième Siècle dan juga suplemennya Le Petit Vingtième di mana diterbitkan kisah komik Petualangan Tintin buah karya Hergé untuk pertama kalinya.
Mahasiswa dari Universitas Katolik Leuven, pada tahun 1906, di mana ia mengabdi sebagai guru hingga Perang Dunia I membuatnya berhenti bekerja. Setelah perang ia mengajar séminaire de Bonne-Espérance serta menjadi dosen pengajar di sekolah bisnis di Mons. Pada tahun 1924, berdasarkan perintah dari Kardinal Mercier, ia menjadi seorang penganut Katolik konservatif dari harian (Prancis) Le Vingtième Siècle, dan banyak dipengaruhi oleh Charles Maurras.
Ia juga seorang pengagum dari Mussolini,[1] yang dilihatnya dalam perjalanannya ke Italia pada tahun 1923, membuatnya terkagum-kagum dengan paham fasisme membuatnya menuliskan sebuah buku yang menggambarkan persatuan antara Belgia dan Rhénanie, di mana idenya dipertahankan dalam forum Fédération wallonne des étudiants de Louvain.[2]
Pada tahun 1927, Hergé mulai bekerja padanya dan juga mengasuh suplemen anak-anaknya Le Petit Vingtième.
Pada tahun 1933, Wallez berhenti dari posisinya sebagai pemimpin harian itu dan bekerja sebagai kurator untuk Abbaye d'Aulne