Rencana penomoran telepon di Tailan (Thailand) dikelola oleh Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) sesuai dengan rekomendasi E.164 dari International Telecommunication Union (ITU).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Rencana penomoran telepon di Tailan (Thailand) dikelola oleh Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) sesuai dengan rekomendasi E.164 dari International Telecommunication Union (ITU). [1]
Kode area untuk jaringan tetap di Tailan, tidak termasuk awalan STD, terdiri atas satu digit untuk wilayah Bangkok dan provinsi-provinsi di sekitarnya (kode area 2), serta dua digit untuk provinsi lainnya (kode area 3x, 4x, 5x, dan 7x). Di Tailan, satu kode area umumnya digunakan bersama oleh beberapa provinsi, dan penentuan batasnya kurang lebih mengikuti pembagian wilayah administratif provinsi.
Nomor pelanggan untuk telepon tetap di Tailan umumnya terdiri atas enam digit, kecuali di wilayah Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan yang menggunakan kode area 2. Sebelum tahun 1980, wilayah-wilayah tersebut juga menggunakan nomor enam digit, tetapi sejak tahun itu jumlah digit diperluas menjadi tujuh secara bertahap untuk menampung meningkatnya permintaan sambungan baru.
Digit pertama dari nomor pelanggan menunjukkan lokasi tertentu di dalam kode area tersebut. Di Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan, digit kedua digunakan untuk mengidentifikasi penyedia layanan telekomunikasi, yang hampir selalu adalah National Telecom (NT), karena perusahaan ini mendominasi pasar telepon tetap Tailan.
Dengan demikian, nomor nasional lengkap terdiri atas sembilan digit, termasuk awalan STD 0. Dalam penulisan, kode area dan nomor pelanggan dipisahkan dengan tanda hubung (–), dan tanda serupa juga digunakan di tengah nomor pelanggan.
Contoh:
Tailan beralih ke sistem panggilan tertutup pada tahun 2001, yang berarti panggilan dalam kode area memerlukan kode area tersebut. Misalnya, saat menelepon nomor 2134567 di Bangkok (02) dari telepon rumah:
Per tahun 2021, Tailan memiliki hampir 100 nomor telepon hotline yang dapat dihubungi untuk berbagai bentuk bantuan.[2] Nomor-nomor tersebut mencakup 911 atau 191 untuk keadaan darurat, kebakaran, atau penanganan hewan liar yang tidak diinginkan; 1699 atau 1669 (serta 1646 atau 1554 di Bangkok) untuk keadaan darurat medis; 1155 untuk polisi pariwisata; 1192 untuk pelaporan pencurian kendaraan; 1584 untuk pengaduan terkait transportasi umum;[3] dan 1146 untuk kecelakaan lalu lintas.[4]