Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Intensi

Intensi atau niat adalah keadaan mental ketika seseorang berkomitmen untuk melakukan suatu tindakan tertentu. Misalnya, memiliki rencana untuk pergi ke kebun binatang besok merupakan bentuk intensi karena melibatkan isi berupa rencana tindakan dan sikap komitmen untuk melaksanakannya. Tidak semua keadaan mental yang memiliki rencana disebut intensi, sebab hanya intensi yang melibatkan niat praktis untuk mewujudkannya.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

"Niat" beralih ke halaman ini, yang bukan mengenai Niat (Islam).

Intensi atau niat adalah keadaan mental ketika seseorang berkomitmen untuk melakukan suatu tindakan tertentu.[1] Misalnya, memiliki rencana untuk pergi ke kebun binatang besok merupakan bentuk intensi karena melibatkan isi berupa rencana tindakan dan sikap komitmen untuk melaksanakannya. Tidak semua keadaan mental yang memiliki rencana disebut intensi, sebab hanya intensi yang melibatkan niat praktis untuk mewujudkannya.[2][3]

Berbagai teori berusaha menjelaskan hakikat intensi. Teori kepercayaan-keinginan menyatakan bahwa intensi adalah gabungan antara keinginan dan keyakinan untuk bertindak, tetapi dikritik karena tidak menjelaskan unsur komitmen. Teori evaluasi menilai intensi sebagai penilaian bahwa suatu tindakan baik secara keseluruhan, sedangkan teori keinginan dominan menganggap intensi muncul dari keinginan terkuat; keduanya dinilai belum sepenuhnya akurat. Pandangan Elizabeth Anscombe menolak pemisahan antara intensi dan tindakan, dengan anggapan bahwa berniat sudah merupakan bentuk tindakan, sedangkan teori referensial diri memandang intensi sebagai representasi tindakan sekaligus penyebabnya sendiri.[4]

Intensi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu intensi prospektif atau niat untuk masa depan, intensi segera yang muncul saat tindakan sedang dilakukan, dan intensi tidak langsung yang berkaitan dengan efek samping dari suatu tindakan. Intensi dapat bersifat sadar maupun tidak sadar, rasional maupun irasional. Pembentukan intensi biasanya diawali proses pertimbangan dan pengambilan keputusan, kemudian berperan dalam memulai, mempertahankan, dan mengakhiri suatu tindakan. Pemahaman terhadap intensi penting dalam menjelaskan perilaku manusia, bahkan sejak masa kanak-kanak manusia sudah dapat memahami niat orang lain melalui gestur dan perhatian. Dalam filsafat tindakan, masih diperdebatkan apakah semua tindakan yang disengaja selalu disertai intensi, sedangkan dalam etika, intensi dianggap penting karena moralitas suatu tindakan sering bergantung pada niat pelakunya.[5]

Lihat juga

  • Motivasi

Rujukan

  1. ↑ Mele, Alfred R. (2009). "Intention and Intentional Action". Dalam Beckermann, Ansgar; McLaughlin, Brian P.; Walter, Sven (ed.). The Oxford Handbook of Philosophy of Mind. hlm. 691–710. doi:10.1093/oxfordhb/9780199262618.003.0041. ISBN 978-0-19-926261-8.
  2. ↑ Pacherie, Elisabeth; Haggard; Patrick (2011). "What are intentions?". Dalam Sinnott-Armstrong, Walter; Nadel, Lynn (ed.). Conscious Will and Responsibility: A Tribute to Benjamin Libet. Oxford University Press. hlm. 70–84. ISBN 978-0-19-538164-1.
  3. ↑ Searle, J.R. (1983). Intentionality: An essay in the philosophy of mind. Cambridge, England: Cambridge University Press.
  4. ↑ Astington, J.W. (1993). The child's discovery of the mind. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press.
  5. ↑ Malle, Bertram F.; Knobe, Joshua (March 1997). "The Folk Concept of Intentionality". Journal of Experimental Social Psychology. 33 (2): 101–121. doi:10.1006/jesp.1996.1314. S2CID 14173135.

Pranala luar

Lihat entri intention di kamus bebas Wikikamus.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Intensi.
  • Media terkait Intention di Wikimedia Commons
  • Online works of Immanuel Kant on Gutenberg
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Spanyol
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat juga
  2. Rujukan
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Intensi genosida

Intensi Genosida atau niat genosidal merupakan unsur mental yang khas, atau mens reacode: la is deprecated , yang menjadi syarat untuk mengklasifikasikan

Kehendak (Buddhisme)

Faktor mental dalam agama Buddha

Tata Perayaan Ekaristi

buku panduan liturgi Ritus Romawi Gereja Katolik dalam Bahasa Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026