Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rambutan

Rambutan merupakan tanaman tropis yang termasuk ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Indonesia. Kata "rambutan" berasal dari bahasa Indonesia yang berakar dari kata "rambut" karena bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut.

spesies tanaman tropis
Diperbarui 26 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rambutan

Rambutan
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Nephelium
Spesies:
N. lappaceum
Nama binomial
Nephelium lappaceum
Linnaeus

Rambutan merupakan tanaman tropis yang termasuk ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Indonesia. Kata "rambutan" berasal dari bahasa Indonesia yang berakar dari kata "rambut" karena bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut.

Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika; Kamboja; Karibia; Amerika Tengah; India; Indonesia; Malaysia; Filipina; Thailand; dan Sri Lanka.

Pemerian botani

Bunga jantan rambutan

Pohon berdaun hijau sepanjang tahun, menyukai suhu tropika hangat (suhu rata-rata 25 ⁰C), tinggi dapat mencapai 8 m namun biasanya tajuknya melebar hingga jari-jari 4m. Daun majemuk menyirip dengan anak daun 5 hingga 9, berbentuk bulat telur, dengan variasi tergantung umur, posisi pada pohon, dan ras lokal.

Pertumbuhan rambutan dipengaruhi oleh ketersediaan air. Setelah masa berbuah selesai, pohon rambutan akan merona (flushing) menghasilkan cabang dan daun baru. Tahap ini sangat jelas teramati dengan warna pohon yang hijau muda karena didominasi oleh daun muda. Pertumbuhan ini akan berhenti ketika ketersediaan air terbatas dan tumbuhan beristirahat tumbuh.

Pembungaan dan bunga

Bunga banci rambutan

Tumbuhan ini menghasilkan bunga setelah tujuh tahun jika ditanam dari biji, tetapi pada usia 2 tahun sudah dapat berbunga jika diperbanyak secara vegetatif. Rambutan berumah dua, tetapi bersifat androdioecious, ada tumbuhan penghasil bunga jantan saja dan tumbuhan penghasil bunga banci. Tumbuhan jantan tidak pernah menghasilkan buah.

Pembungaan rambutan dipengaruhi oleh musim atau ketersediaan air. Masa kering tiga bulan menghentikan pertumbuhan vegetatif dan merangsang pembentukan bunga. Di daerah Sumatra bagian utara, yang tidak mengenal musim kemarau rambutan dapat menghasilkan buah dua kali dalam setahun. Di tempat lain, bunga muncul biasanya setelah masa kering 3 bulan (di Jawa dan Kalimantan biasanya pada bulan Oktober dan November).

Bunga majemuk, tersusun dalam karangan, dengan ukuran satuan bunga berdiameter 5 mm atau bahkan lebih kecil. Bunga jantan tidak menghasilkan putik. Tumbuhan banci yang baru berbunga biasanya menghasilkan bunga jantan, baru kemudian diikuti dengan bunga dengan alat betina (putik). Bunga banci (hermafrodit) memiliki benang sari yang fungsional dan memiliki dua bakal buah, meskipun jika terjadi pembuahan hanya satu yang biasanya berkembang hingga matang, sementara yang lainnya tereduksi. Penyerbukan dilakukan oleh berbagai jenis lebah, tetapi yang paling sering hadir adalah Trigona, lebah kecil tanpa sengat berukuran sebesar lalat. Di berbagai apiari, bunga rambutan juga menjadi sumber utama nektar bagi lebah peliharaan.

Buah

Buah rambutan

Buah rambutan terbungkus oleh kulit yang memiliki "rambut" di bagian luarnya (eksokarp). Warnanya hijau ketika masih muda, lalu berangsur kuning hingga merah ketika masak/ranum. Endokarp berwarna putih, menutupi "daging". Bagian buah yang dimakan, "daging buah", sebenarnya adalah salut biji atau aril, yang bisa melekat kuat pada kulit terluar biji atau lepas ("rambutan ace"/ngelotok).

Pohon dengan buah masak sangat menarik perhatian karena biasanya rambutan sangat banyak menghasilkan buah. Jika pertumbuhan musiman, buah masak pada bulan Desember hingga Maret, dikenal sebagai "musim rambutan". Masanya biasanya bersamaan dengan buah musiman lain, seperti durian dan mangga.

Varietas

Rambutan yang terbelah
Buah rambutan

Perbaikan varietas yang dilakukan di Indonesia dan sejumlah negara lain hingga saat ini dilakukan oleh lembaga penelitian milik pemerintah. Di Indonesia, Balai Penelitian Buah Solok yang melakukan tugas ini. Pola perbaikan yang diterapkan hingga saat ini adalah seleksi dari plasma nutfah yang tumbuh di berbagai pusat keanekaragaman di Indonesia, terutama di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa. Lembaga di Malaysia yang melakukan perbaikan kultivar adalah MARDI.

Varietas unggul rambutan eksotik yang dikenal secara umum maupun yang terdaftar oleh Kementerian Pertanian (di aplikasi Proseed) sebagai berikut.

  1. 'Rapiah' dari Pasar Minggu, Jakarta.
  2. 'Brahrang[2]' dari Langkat, Sumatera Utara.
  3. 'Lebak Bulus' dari Pasar Minggu, Jakarta.
  4. 'Sibatuk Ganal' dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan.
  5. 'Zainal Mahang' dari Kalimantan Selatan.
  6. 'Antalagi' dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan.
  7. 'Sibongkok' dari Sungai Luhut, Kalimantan Selatan.
  8. 'Pirba' dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
  9. 'Nona' dari Kampar, Riau.
  10. 'Kundur' dari Kepulauan Riau.
  11. 'Binjai' dari Sumatera Utara.
  12. 'Garuda' dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan.
  13. 'Tangkue Lebak' dari Kecamatan Maja, Banten.
  14. 'Parakan[3]' dari Kabupaten Tangerang, Banten.
  15. 'Walahar' dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
  16. 'Sibatulawang' dari Kota Banjar, Jawa Barat.
  17. 'Mubin' dari Kota Depok, Jawa Barat.
  18. 'Arialaka' dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
  19. 'Asmara' dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
  20. 'Narmada' dari NTB.

Selain itu, dikenal pula beberapa ras lokal yang juga dikenal baik untuk keperluan tertentu, seperti 'Sinyonya' dan 'Sitangkue' yang dianjurkan untuk digunakan sebagai batang bawah dalam okulasi.

Nutrisi

Rambutan, canned, syrup pack
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi343 kJ (82 kcal)
Karbohidrat
20.87 g
Serat pangan0.9 g
Lemak
0.21 g
Protein
0.65 g
VitaminKuantitas
%AKG†
Tiamina (B1)
1%
0.013 mg
Riboflavin (B2)
2%
0.022 mg
Niasin (B3)
9%
1.352 mg
Vitamin B6
2%
0.02 mg
Folat (B9)
2%
8 μg
Vitamin C
6%
4.9 mg
MineralKuantitas
%AKG†
Kalsium
2%
22 mg
Zat besi
3%
0.35 mg
Magnesium
2%
7 mg
Mangan
16%
0.343 mg
Fosfor
1%
9 mg
Potasium
1%
42 mg
Sodium
1%
11 mg
Seng
1%
0.08 mg

Link to USDA Database entry
  • Satuan
  • μg = mikrogram • mg = miligram
  • SI = Satuan internasional
†Persen AKG berdasarkan rekomendasi Amerika Serikat untuk orang dewasa.
Sumber: USDA FoodData Central

Referensi

  1. ↑ IUCN Detail 33266
  2. ↑ Darwin, Harahap; Jamil Harahap, Ali; Winarto, Loso; Napitupulu, Besman; Suryani, Siti (1997). Budidaya Rambutan Brahrang. Gedong Johor: Departemen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. hlm. 20. Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
  3. ↑ Lizansari, Kirana Nugrahayu; Millah, Zahratul; Firnia, Dewi; Nurmayulis, Nurmayulis; Apriany Fatmawaty, Andi; Susiyanti, Susiyanti (2022). Standar Operasi (SOP) Perbanyakan Bibit Buah Tropika Bersertifikat Rambutan Parakan (PDF). Tangerang: Media Edukasi Indonesia. hlm. 1. ISBN 62-682-0686-965. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

  • Kapulasan
  • Lici
  • Lengkeng
  • Matoa
Pengidentifikasi takson
Nephelium lappaceum
  • Wikidata: Q476864
  • Wikispecies: Nephelium lappaceum
  • APDB: 177499
  • BOLD: 425313
  • CoL: 46YB4
  • Ecocrop: 1528
  • EoL: 595297
  • EPPO: NEELA
  • FNA: 200013210
  • FoC: 200013210
  • GBIF: 5421126
  • GRIN: 25188
  • iNaturalist: 278605
  • IPNI: 783834-1
  • IRMNG: 10589835
  • ITIS: 506073
  • IUCN: 33266
  • NCBI: 151071
  • NZOR: 6014bb1d-36c6-4acf-8474-204c2faca511
  • Observation.org: 369588
  • Open Tree of Life: 918468
  • PfaF: Nephelium lappaceum
  • Plant List: kew-2382804
  • PLANTS: NELA7
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:783833-1
  • Tropicos: 50009191
  • WFO: wfo-0000381268
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pemerian botani
  2. Pembungaan dan bunga
  3. Buah
  4. Varietas
  5. Nutrisi
  6. Referensi
  7. Lihat pula

Artikel Terkait

Tropika

daerah permukaan bumi

Srirejeki

genus tumbuh-tumbuhan

Tanaman doa

leuconeura, juga dikenal sebagai tanaman doa, adalah spesies tanaman berbunga dalam keluarga Marantaceae, asli hutan tropis Brasil . Ini adalah variabel,

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026