Macan dahan sunda adalah sejenis kucing liar berukuran sedang yang menghuni wilayah Kepulauan Sunda, tepatnya di Kalimantan dan Sumatra. Hewan ini terdaftar sebagai salah-satu Spesies rentan dalam Daftar merah IUCN sejak 2015, di mana hanya terdapat sekitar 10.000 ekor hewan dewasa yang ada di alam liar dengan tren populasi yang menurun. Terdapat dua subspesies dari hewan ini yaitu macan dahan sumatra dan macan dahan kalimantan. Keberadaan hewan ini terancam dari kegiatan penebangan hutan liar.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Macan dahan sunda Rentang waktu: Awal Pleistosen - sekarang | |
|---|---|
| Seekor macan dahan kalimantan, di Sungai Kinabatangan, Sabah timur, Malaysia | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Carnivora |
| Subordo: | Feliformia |
| Famili: | Felidae |
| Subfamili: | Pantherinae |
| Genus: | Neofelis |
| Spesies: | N. diardi |
| Nama binomial | |
| Neofelis diardi (G. Cuvier, 1823) | |
| Upajenis | |
|
N. d. diardi (Cuvier, 1923) | |
| Sebaran macan dahan Sunda | |
| Sinonim | |
|
Felis diardii | |
Macan dahan sunda[2][3] (Neofelis diardi) adalah sejenis kucing liar berukuran sedang yang menghuni wilayah Kepulauan Sunda, tepatnya di Kalimantan dan Sumatra. Hewan ini terdaftar sebagai salah-satu Spesies rentan dalam Daftar merah IUCN sejak 2015, di mana hanya terdapat sekitar 10.000 ekor hewan dewasa yang ada di alam liar dengan tren populasi yang menurun. Terdapat dua subspesies dari hewan ini yaitu macan dahan sumatra (Neofelis diardi diardi) dan macan dahan kalimantan (Neofelis diardi borneensis). Keberadaan hewan ini terancam dari kegiatan penebangan hutan liar.[4]
Artikel koran lama yang masih ada: