Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiNekrofilia
Artikel Wikipedia

Nekrofilia

Nekrofilia secara harfiah berarti cinta pada kematian. Istilah ini biasanya digunakan untuk menandai perversi seksual, yaitu hasrat menjadikan mayat untuk berhubungan seksual. Nekrofilia dianggap sebagai parafilia oleh Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental dari Asosiasi Psikiatris Amerika. Kata ini berasal dari bahasa Yunani: νεκρός dan φιλία. Istilah ini berasal dari karya Krafft-Ebing tahun 1886, Psychopathia Sexualis.

ketertarikan patologis pada mayat, terutama ketertarikan seksual atau hubungan seksual
Diperbarui 30 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nekrofilia
Nekrofilia
The Hatred, dilukis oleh Pietro Pajetta, 1896.
SpesialisasiPsikiatri
Seekor tegu hitam putih (Salvator merianae, spesies kadal dari Argentina) sedang menunggangi betina yang telah mati selama dua hari dan mencoba untuk mengawininya.[1]

Nekrofilia secara harfiah berarti cinta pada kematian. Istilah ini biasanya digunakan untuk menandai perversi seksual, yaitu hasrat menjadikan mayat untuk berhubungan seksual.[2] Nekrofilia dianggap sebagai parafilia (penyimpangan seksual) oleh Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental dari Asosiasi Psikiatris Amerika. Kata ini berasal dari bahasa Yunani: νεκρός (nekros; "mayat" atau "mati") dan φιλία (philia; "persahabatan"). Istilah ini berasal[3] dari karya Krafft-Ebing tahun 1886, Psychopathia Sexualis.[4][5]

Nekrofilia sebagai orientasi umum tak pernah di jelaskan dalam literartur psikoanalisis meskipun berkaitan dengan sadistik-anal Freud.[2]

Erich Fromm mendefinisikan lebih luas istilah nekrofilia. Nekrofilia tidak hanya sekadar ketertarikan seksual terhadap mayat. Nekrofilia berarti kecintaan terhadap kematian, kehancuran, dan semua hal yang berhubungan dengan 'hal yang berhenti'.[2]

Klasifikasi

Psikolog Forensik Anil Aggrawal memperkenalkan sepuluh tingkatan klasifikasi penderita nekrofilia berdasarkan pada meningkatnya tingkat keparahan gangguan tersebut.[6]

StadiumNamaKarakteristik
Stadium IBermain peranOrang-orang yang terangsang ketika berpura-pura pasangannya sudah meninggal selama aktivitas seksual.
Stadium IINekrofilia romantisOrang-orang yang berduka yang tetap melekat dan bergairah pada jasad kekasihnya yang telah meninggal.
Stadium IIIFantasi nekrofiliaOrang yang berfantasi tentang nekrofilia, tetapi tidak berinteraksi secara fisik dengan mayat.
Stadium IVNekrofilia taktilOrang yang terangsang dengan menyentuh atau membelai mayat, tanpa melakukan hubungan seksual.
Stadium VFnekrofilia etikOrang yang mengeluarkan benda atau bagian tubuh dari mayat untuk memenuhi Fetisisme seksual, tanpa melakukan hubungan seksual.
Stadium VINekromutilomaniaOrang yang memperoleh kenikmatan dengan memutilasi mayat sambil masturbasi, tanpa melakukan hubungan intim.
Stadium VIINekrofilia oportunistikOrang yang biasanya tidak tertarik pada nekrofilia, tetapi mengambil kesempatan ketika hal itu muncul.
Stadium VIIINekrofilia biasaOrang yang lebih suka berhubungan dengan orang yang sudah meninggal.
Stadium IXNekrofilia pembunuhNekrosadis,[7] orang yang membunuh seseorang untuk berhubungan seks dengan korban.
Stadium XNekrofilia eksklusifOrang yang mempunyai minat khusus untuk berhubungan seks dengan mayat, dan tidak bergairah sama sekali dengan pasangan yang masih hidup.

Catatan kaki

  1. ↑ Sazima, I. (2015). "Corpse bride irresistible: a dead female tegu lizard (Salvator merianae) courted by males for two days at an urban park in South-eastern Brazil". Herpetology Notes. 8: 15–18.
  2. 1 2 3 Fromm, Erich (Juni 2020) [1963]. Perang dalam Diri Manusia [War Within Man: A Psychological Enquery Into The Roots of Destructiviness. A Stuy and Commentary in the Beyond Deterrence Series]. Diterjemahkan oleh Kharisma Sari, Aquarina. Yogyakarta: IRCiSoD. hlm. 15. ISBN 978-623-7378-49-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ (Rusia) "НЕКРОФИЛИЯ КАК СТРУКТУРА СОЗНАНИЯ", 2002.
  4. ↑ Krafft-Ebing, Richard von (1886). Psychopathia Sexualis. English translation: ISBN 1-55970-425-X.
  5. ↑
    • Daniel_Z._Epstein http://ssrn.com/abstract=959534 "Romance is Dead"] 2007.
  6. ↑ Aggrawal, Anil (2009). "A new classification of necrophilia". Journal of Forensic and Legal Medicine. 16 (6): 316–20. doi:10.1016/j.jflm.2008.12.023. PMID 19573840. (perlu berlangganan)
  7. ↑ Purcell & Arrigo 2006, hlm. 21.

Sumber

  • Aggrawal, Anil (2010). Necrophilia: Forensic and Medico-legal Aspects. Boca Raton, Florida: CRC Press. ISBN 978-1420089127.
  • Aggrawal, Anil (19 April 2016). Necrophilia: Forensic and Medico-legal Aspects. CRC Press. ISBN 978-1-4200-8913-4.
  • Finbow, Steve (2014). Grave Desire: A Cultural History of Necrophilia. Winchester, UK: Zero Books. ISBN 978-1-7827-9342-7.
  • Lee Mellor (2016) Homicide: A Forensic Psychology Casebook. CRC Press. ISBN 9781498731522.
  • Purcell, Catherine; Arrigo, Bruce A. (7 June 2006). The Psychology of Lust Murder: Paraphilia, Sexual Killing, and Serial Homicide. Elsevier. ISBN 978-0-08-046257-8.
  • West, Sarah G.; Resnick, Phillip J. (2017). "Necrophilia". Unusual and Rare Psychological Disorders: A Handbook for Clinical Practice and Research. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-024586-3.

Bacaan lanjutan

  • Lisa Downing, Desiring the Dead: Necrophilia and Nineteenth-Century French Literature. Oxford: Legenda, 2003
  • Richard von Krafft-Ebing, Psychopathia Sexualis. New York: Stein & Day, 1965. Originally published in 1886.

Literatur

  • Gabrielle Wittkop, The Necrophiliac, 1972
  • Barbara Gowdy, We So Seldom Look on Love, 1992
  • Frank O'Hara, Ode on Necrophilia, 1960

Pranala luar

Lihat entri nekrofilia di kamus bebas Wikikamus.
Klasifikasi
D
  • ICD-10: F65.8
  • l
  • b
  • s
Fetisisme seksual
Aksi atau kondisi
  • Aquafilia
  • Autasasinofilia
  • Koprofilia
  • Cross-dressing
  • Cuckold (Suami yg istrinya tdk setia) / Cuckquean
  • Menyusui
  • Menampar
  • Eksibisionisme
  • Fetisisme Medis
  • Omorashi
  • Infantilisme parafilik (bayi dewasa)
  • Kehamilan
  • Merokok
  • Gelitik
  • Bekapan total
  • Transvestisme
  • Pengetatan (dengan korset)
  • Tamakeri
  • Urolagnia
  • Vorarefilia
Anggota tubuh
  • Ketiak
  • Payudara
  • Perut
  • Bokong
  • Daun telinga
  • Bola mata
  • Kegemukan
  • Kaki
  • Tangan
  • Raksasa
  • Rambut
  • Pusar
  • Hidung
Pakaian
  • Popok
  • Sarung tangen
  • Bahan karet
  • Sepatu
    • Sepatu bot
  • Pakaian dalam
  • Baju seragam
Benda mati
  • Balon
  • Boneka
  • Latex
  • Robot
  • Spandex
  • Kaca mata
Kontroversial/Ilegal
  • Efebofilia
  • Hebefilia
  • Nekrofilia
  • Pedofilia
  • Zoofilia
Budaya / media
  • Seniman
  • Seni fetis
  • Klub
  • Busana
  • Majalah
  • Model
Ras
  • Fetisme seks terhadap orang Asia
  • Pornografi etnis
  • Rasisme seksual
Topik terkait
  • BDSM
  • FetLife
  • Hari Fetis Sedunia
  • Bendera penyuka kulit
  • Bendera penyuka karet
  • Permainan Peran Seksual
  • Category Kategori
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Klasifikasi
  2. Catatan kaki
  3. Sumber
  4. Bacaan lanjutan
  5. Literatur
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Wuthering Heights

Novel tahun 1847 karya Emily Brontë

Lawrence of Arabia (film)

Film tahun 1962 yang disutradarai oleh David Lean

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026