Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiNaukuchiatal
Artikel Wikipedia

Naukuchiatal

Naukuchiatal atau danau dengan sembilan sudut adalah sebuah stasiun perbukitan kecil dan danau di dekat Kota Nainital, Distrik Nainital, Kumaon, Uttarakhand, India. Ketua wilayah ini adalah Devendra Singh Chanotiya.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Naukuchiatal
Naukuchiatal, Nainital
Foto panoramik Danau Naukuchiatal di Uttarakhand, India
Foto panoramik Danau Naukuchiatal di Uttarakhand, India
LetakNaukuchiatal, near Nainital, Nainital district, Uttarakhand, India
Jenis perairanFresh Water Lake
Terletak di negara India
Panjang maksimal983 m (3.225 ft)
Lebar maksimal693 m (2.274 ft)
Kedalaman rata-rata403 m (1.322 ft)
Ketinggian permukaan1,220 m (4 ft 0 in)
Lokasi
Peta interaktif Naukuchiatal, Nainital

Naukuchiatal atau danau dengan sembilan sudut adalah sebuah stasiun perbukitan kecil dan danau di dekat Kota Nainital, Distrik Nainital, Kumaon, Uttarakhand, India. Ketua wilayah ini adalah Devendra Singh Chanotiya.[1]

Danau ini memiliki kedalaman 175 kaki dan berada pada ketinggian 1.220 meter di atas permukaan laut. Ini adalah danau terdalam di kawasan Nainital. Panjang danau mencapai 983 meter, lebarnya 693 meter dan kedalamannya 40,3 meter. Naukuchiatal dikenal juga karena festival tahunan Escape Festival yang berlangsung setiap bulan Mei.[2]

Lokasi

Danau ini berada 4 kilometer dari Bhimtal dan 26 kilometer dari Nainital. Stasiun kereta terdekat berada di Kathgodam.

Mitologi

Masyarakat percaya danau ini muncul setelah tapa atau pemujaan berat kepada Brahma. Sebuah kuil kecil untuk Brahma berdiri dekat rumah tamu KMVN. Menurut warga, siapa pun yang melakukan parikrama atau mengitari danau akan menerima berkah Brahma.

Iklim

Suhu musim panas berkisar antara 11 sampai 26 derajat Celsius. Suhu musim dingin berkisar antara minus 2 sampai 14 derajat Celsius.[3]

Lokasi penting

Kuil Hanuman

Kuil Hanuman berdiri di jalan utama menuju Naukuchiatal. Kuil ini memiliki patung Hanuman setinggi 52 kaki. Desainnya memiliki gua buatan seperti Kuil Vaishno Devi. Kompleks kuil bersih dan menyediakan ruang untuk beristirahat. Di dalamnya terdapat Kuil Vaishno Devi, Shani Mandir, Ram Darbar dan area refleksi bagi pengunjung.

Mukteshwar

Mukteshwar adalah sebuah kuil yang berjarak 38 kilometer dari Naukuchiatal dan berada pada ketinggian 2.285 meter. Mukteshwar dinamai dari kuil berusia sekitar 350 tahun, Mukteshwar Dham, yang dipersembahkan untuk Dewa Siwa. Puncak bukit tempat kuil berdiri memberikan panorama Himalaya. Wilayah ini dikembangkan oleh pemerintah kolonial Inggris sebagai pusat penelitian dengan berdirinya Indian Veterinary Research Institute pada tahun 1893.

Sat Tal atau Tujuh Danau

Sat Tal adalah gugusan tujuh danau air tawar yang saling terhubung. Danau-danau itu adalah Purna Tal, Ram Tal, Sita Tal, Laxman Tal, Nal Damyanti Tal, Sukh Tal dan Garud Tal. Lokasinya 19 kilometer dari Naukuchiatal pada ketinggian 1.370 meter. Kawasan ini dikelilingi hutan lebat oak dan pinus. Sat Tal menjadi tempat singgah berbagai burung migrasi.

Nainital

Nainital adalah stasiun perbukitan tersibuk di kawasan Kumaon. Lokasinya 33 kilometer dari Naukuchiatal pada ketinggian 1.938 meter. Kota ini dinamai dari danau berbentuk mata yang berada di tengah-tengah pegunungan berhutan pohon alpine.

Referensi

  1. ↑ Adventure tourism � Hiking and trekking activities � Requirements and recommendations, BSI British Standards, diakses tanggal 2025-11-21
  2. ↑ "escapefestival.in". escapefestival.in (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2025-11-21.
  3. ↑ "eUttaranchal - Uttarakhand Tourism, Hotels, News, Culture of Uttarakhand". www.euttaranchal.com. Diakses tanggal 2025-11-21.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lokasi
  2. Mitologi
  3. Iklim
  4. Lokasi penting
  5. Kuil Hanuman
  6. Mukteshwar
  7. Sat Tal atau Tujuh Danau
  8. Nainital
  9. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026