Koati amerika selatan, atau yang juga dikenal sebagai koati ekor-cincin, adalah sebuah spesies koati dan merupakan anggota famili Procyonidae, yang dapat ditemukan di derah-derah tropis dan subtropis Amerika Selatan. Individu dewasa biasanya memiliki berat mulai dari 2–72 kg (4,4–158,7 pon), dan memiliki panjang total 85–113 cm (33–44 in). Ekornya mencakup setengah dari panjang total tersebut. Warnya sangat variatif, sementara cincin pada ekornya baragkali sukar dilihat, tetapi ciri spesies ini yang paling membedakannya dengan spesies lainnya adalah tidak adanya moncong putih seperti pada koati hidung-putih.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Koati amerika selatan
| |
|---|---|
| Nasua nasua | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 41684 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Carnivora |
| Famili | Procyonidae |
| Genus | Nasua |
| Spesies | Nasua nasua Linnaeus, 1766 |
| Tata nama | |
| Sinonim takson | Viverra nasua Linnaeus, 1766 |
| Protonim | Viverra nasua |
| Subspesies | |
| 13, lihat teks | |
| Distribusi | |
Koati amerika selatan (Nasua nasua), atau yang juga dikenal sebagai koati ekor-cincin, adalah sebuah spesies koati dan merupakan anggota famili Procyonidae, yang dapat ditemukan di derah-derah tropis dan subtropis Amerika Selatan.[2] Individu dewasa biasanya memiliki berat mulai dari 2–72 kg (4,4–158,7 pon), dan memiliki panjang total 85–113 cm (33–44 in). Ekornya mencakup setengah dari panjang total tersebut.[3] Warnya sangat variatif, sementara cincin pada ekornya baragkali sukar dilihat, tetapi ciri spesies ini yang paling membedakannya dengan spesies lainnya adalah tidak adanya moncong putih seperti pada koati hidung-putih.[3]
Viverra nasua adalah nama ilmiah yang diusulkan oleh Carl Linnaeus pada 1766 untuk sebuah spesimen koati merah.[4] Belakangan mereka dimasukkan kedalam genus Nasua. Per tahun 2005, ada 13 subspesies yang telah diakui: