Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Nama Santa Perawan Maria yang Mahakudus

Pesta Nama Santa Perawan Maria yang Mahakudus adalah peringatan opsional yang dirayakan dalam kalender liturgi Gereja Katolik pada tanggal 12 September. Peringatan ini telah menjadi pesta Ritus Romawi yang universal sejak tahun 1684, ketika Paus Inosensius XI memasukkannya ke dalam Kalender Umum Romawi untuk memperingati kemenangan di Pertempuran Wina pada tahun 1683. Pesta ini dihapus dari kalender Gereja karena reformasi liturgi setelah Vatikan II tetapi dipulihkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2002, bersamaan dengan Pesta Nama Kudus Yesus.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nama Santa Perawan Maria yang Mahakudus
Madonna dari Mawar (1903) oleh William-Adolphe Bouguereau (1825-1905).
Bagian dari seri Gereja Katolik tentang
Mariologi
Madonna del Magnificat (1481)
karya Sandro Botticelli
Artikel umum
  • Maria
  • Mariologi
Doktrin
  • Maria Diangkat ke Surga
  • Co-Redemptrix
  • Dikandung Tanpa Noda
  • Mediatrix
  • Bunda Allah
  • Bunda Gereja
  • Senantiasa Perawan
  • Ratu Surga
Dokumen kepausan
Bula
  • Dominici gregis
  • Ineffabilis Deus
  • Bis saeculari
  • Munificentissimus Deus

Ensiklik
  • Ad diem illum
  • Deiparae Virginis Mariae
  • Ingruentium malorum
  • Fulgens corona
  • Ad Caeli Reginam
  • Redemptoris Mater
  • Auspicia quaedam

Surat Apostolik
  • Gloriosae Dominae
  • Marialis Cultus
  • Rosarium Virginis Mariae
Wujud devosi
  • Seni Rupa
  • Gereja
  • Musik
  • Himne
Doa dan devosi
  • Alma Redemptoris Mater
  • Angelus
  • Ave Maris Stella
  • Ave Regina Caelorum
  • Doa Fatima
  • Flos Carmeli
  • Salam Maria
  • Magnificat
  • Memorare
  • Regina Coeli
  • Rosario
  • Salve Regina
  • Stabat Mater
  • Sub tuum praesidium
  • Tiga Salam Maria
  • Hati Maria Tak Bernoda
  • Skapulir
  • Tujuh Duka Maria
Gerakan dan paguyuban
  • Legio Maria
  • Gerakan Imam Maria
Penampakan
Disetujui Paus
  • Fátima
  • Guadalupe
  • Knock
  • La Salette
  • Lourdes
  • Medali Ajaib
  • Walsingham
Hari peringatan penting
  • Hari Raya Santa Maria Bunda Allah (1 Januari)
  • Hari Raya Kabar Sukacita (25 Maret)
  • Maria Diangkat ke Surga (15 Agustus)
  • Nama Santa Perawan Maria yang Mahakudus (8 Desember)
  • Dikandung Tanpa Noda (8 Desember)
 Portal Katolik
  • l
  • b
  • s

Pesta Nama Santa Perawan Maria yang Mahakudus adalah peringatan opsional yang dirayakan dalam kalender liturgi Gereja Katolik pada tanggal 12 September. Peringatan ini telah menjadi pesta Ritus Romawi yang universal sejak tahun 1684, ketika Paus Inosensius XI memasukkannya ke dalam Kalender Umum Romawi untuk memperingati kemenangan di Pertempuran Wina pada tahun 1683.[1] Pesta ini dihapus dari kalender Gereja karena reformasi liturgi setelah Vatikan II tetapi dipulihkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2002, bersamaan dengan Pesta Nama Kudus Yesus.

Arti Nama

Dalam bahasa Ibrani, nama Maria adalah "Miryam". Dalam Arama, bahasa yang digunakan pada masanya, bentuk namanya adalah "Mariam". Berdasarkan akar kata "merur", nama ini berarti "kepahitan".[2] Hal ini tecermin dalam perkataan Naomi, yang setelah kehilangan seorang suami dan dua orang putra keluh, " “Jangan panggil aku Naomi ('Manis'). Panggil aku Mara ('Pahit'), karena Yang Mahakuasa telah membuat hidupku sangat pahit."[3]

Arti yang diberikan pada nama Maria oleh para penulis Kristen mula-mula dan diabadikan oleh para Bapa Gereja Yunani meliputi: "Laut Pahit", "Myrrh of the Sea", "Yang Tercerahkan", "Pemberi Cahaya", dan khususnya "Bintang Laut". Stella Maris sejauh ini merupakan interpretasi yang disukai. Hieronimus menyarankan nama itu berarti "Bunda", berdasarkan bahasa Aram "mar" yang berarti "Tuan". Dalam buku, Masa Kecil yang Menakjubkan dari Bunda Allah Yang Mahakudus, Santo Yohanes Eudes menawarkan meditasi tentang tujuh belas penafsiran nama "Maria", yang diambil dari tulisan-tulisan "Para Bapa Suci dan oleh beberapa Dokter terkenal".[4] Nama Maria dihormati karena nama itu milik Bunda Allah.[5]

Penghormatan

Nama Maria muncul pada bagian pertama dan bagian kedua dari doa Salam Maria.

Di Roma, salah satu gereja kembar di Forum Trajan didedikasikan untuk Nama Maria (Santissimo Nome di Maria al Foro Traiano).[5]

Para pendukung pemujaan Nama Suci Maria antara lain: Santo Antonius dari Padua, Santo Bernardus dari Clairvaux, dan Santo Alfonsus Maria de Liguori. Sejumlah ordo keagamaan seperti Sistersien dan Servites, biasanya memberikan setiap anggota "Maria" sebagai bagian dari namanya dalam agama sebagai tanda kehormatan dan kepercayaan kepadanya .[6]

Hari raya

Pesta ini merupakan tandingan dari Pesta Nama Kudus Yesus (3 Januari).[7] Tujuannya adalah untuk memperingati semua hak istimewa yang dianugerahkan Tuhan kepada Maria dan semua rahmat yang diterima melalui perantaraan dan mediasinya.[2]

Entri dalam Martirologi Roma tentang pesta itu membicarakannya sebagai berikut:

Nama Santa Perawan Maria yang Mahakudus, hari di mana kasih Bunda Allah yang tak terlukiskan kepada Anak Kudusnya dikenang, dan mata umat beriman tertuju pada sosok Bunda Penebus, untuk mereka untuk memohon dengan penuh pengabdian.[8]

Lihat juga

  • Gereja Katolik Roma
  • Gereja Katolik di Inggris
  • Maria
  • Mariologi
  • Penghormatan kepada Maria dalam Gereja Katolik
  • Ave Maris Stella

Referensi

  1. ↑ Ann Ball, 2003 Encyclopedia of Catholic Devotions and Practices ISBN 0-87973-910-X halaman 242
  2. 1 2
  3. ↑ /ruth/1 Rut 1:20, NAB
  4. ↑ Alessio, Mark. "Nama Tersuci Maria", Berita Keluarga Katolik. September 2001
  5. 1 2 Holweck, Frederick. "Pesta Nama Suci Maria." Ensiklopedia Katolik. Jil. 10. New York: Robert Appleton Company, 1911. 7 Agustus 2013
  6. ↑ "Pesta Nama Tersuci Maria", Keuskupan Agung Sydney
  7. ↑ Foley O.F.M., Leonard. Saint of the Day, Lives, Lessons, and Feast, (direvisi oleh Pat McCloskey O.F.M.), Franciscan Media ISBN 978-0-86716-887-7
  8. ↑ "Martyrologium Romanum" (Libreria Editrice Vaticana, 2001 ISBN 88-209-7210-7)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Arti Nama
  2. Penghormatan
  3. Hari raya
  4. Lihat juga
  5. Referensi

Artikel Terkait

Maria Diangkat ke Surga

perayaan yang sebanding dengan Maria Diangkat ke Surga. Gereja Katolik merayakan dogma ini pada tanggal 15 Agustus sebagai Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat

Novena Tiga Salam Maria

tradisi Gereja Katolik Roma. Praktik pendarasan Tiga Salam Maria dikatakan bersumber dari Santa Mechtildis dari Hackeborn (1241-1298) dan Santo Antonius

Tiga Salam Maria

Dikatakan bahwa dua orang santa, yaitu St. Mechtildis dan St. Gertrudis, menerima wahyu pribadi melalui Perawan Suci Maria sehubungan dengan praktik devosi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026