Naga air asia adalah sebuah spesies kadal agamid yang berasal dari Tiongkok selatan dan Asia Tenggara Daratan. Hewan ini juga dikenal sebagai naga air tiongkok, naga air indocina, naga air thailand, atau naga air hijau.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Naga air asia | |
|---|---|
| Di Taman Nasional Khao Yai di Thailand | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Reptilia |
| Ordo: | Squamata |
| Subordo: | Iguania |
| Famili: | Agamidae |
| Genus: | Physignathus Cuvier, 1829 |
| Spesies: | P. cocincinus |
| Nama binomial | |
| Physignathus cocincinus Cuvier, 1829 | |
| Sebaran asli Physignathus cocincinus | |
Naga air asia[2][3][4][5] (Physignathus cocincinus) adalah sebuah spesies kadal agamid yang berasal dari Tiongkok selatan dan Asia Tenggara Daratan.[6] Hewan ini juga dikenal sebagai naga air tiongkok,[6][7] naga air indocina,[8][4] naga air thailand,[7] atau naga air hijau.[7][4]
Spesies ini merupakan kadal diurnal besar yang telah beradaptasi untuk hidup di hutan-hutan subtropis padat dengan aliran air yang tidak tercemar. Kadal ini semi-arboreal, bertengger di dahan-dahan pohon yang menghadap ke aliran air pada malam hari. Posisinya menyediakan sebuah jalan untuk melarikan diri ketika kadal tersebut terganggu. Artropoda adalah sumber makanan mereka, tetapi naga air asia juga memakan cacing, siput, vertebrata dan tumbuhan. Jantan teritorial terhadap satu sama lain dan menyandang ciri seperti jambul atau daging di bawah dagu. Betinanya ovipar dan bereproduksi secara seksual di alam liar. Meski demikian, setidaknya ada satu naga air asia dari penangkaran telah diketahui berkembang biak melalui partenogenesis. Spesies ini berkerabat dengan kadal-kadal Australasia dalam subfamili Amphibolurinae. Satu spesies dalam subfamili tersebut adalah naga air australia (Intellagama lesuerii) yang sangat mirip secara ekologis dan anatomi dengan Physignathus cocincinus sehingga keduanya sempat ditempatkan (secara salah) pada genus yang sama.