Nadezhda Vasilievna Stasova adalah seorang pendidik, aktivis, dan feminis terkemuka Rusia pada abad ke-19.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nadezhda Stasova | |
|---|---|
Potret karya Ilya Repin, 1889 | |
| Lahir | (1822-06-12)12 Juni 1822 Tsarskoye Selo, Rusia |
| Meninggal | 27 September 1895(1895-09-27) (umur 73) Sankt-Peterburg, Rusia |
| Makam | Pemakaman Tikhvin, Sankt-Peterburg |
| Pekerjaan |
|
| Gerakan politik | Feminisme di Rusia |
| Orang tua |
|
| Kerabat |
|
Nadezhda Vasilievna Stasova (24 Juni [K.J.: 12 Juni] 1822 – 9 Oktober [K.J.: 27 September] 1895) adalah seorang pendidik, aktivis, dan feminis terkemuka Rusia pada abad ke-19.
Stasova lahir dalam keluarga bangsawan dan kaya; Tsar Aleksandr I dari Rusia adalah ayah baptisnya, dan ia menerima banyak bimbingan belajar privat sejak kecil. Setelah mengalami tragedi keluarga dan kekecewaan pribadi saat masih muda, ia mendedikasikan dirinya untuk pendidikan perempuan dan pemberdayaan ekonomi. Bersama Anna Filosofova dan Maria Trubnikova, Stasova adalah salah satu pemimpin awal gerakan perempuan Rusia. Bersama-sama, ketiga sahabat dan sekutu tersebut disebut sebagai "tiga serangkai".
Tiga serangkai itu mendirikan dan memimpin beberapa organisasi yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian budaya dan ekonomi perempuan, termasuk koperasi penerbitan. Selanjutnya, tiga serangkai itu mendorong pejabat pemerintah untuk mengizinkan pendidikan tinggi bagi perempuan, meskipun penentangan yang terus berlanjut berarti bahwa keberhasilan mereka terkadang terbatas atau terbalik. Stasova akhirnya menjadi penyelenggara utama Kursus Bestuzhev pada tahun 1878, tetapi satu dekade kemudian ia terpaksa mengundurkan diri karena tekanan politik. Pada tahun-tahun terakhirnya, ia terus mendukung perjuangan hak-hak perempuan di Rusia. Stasova meninggal pada tahun 1895.
Stasova lahir di Tsarskoye Selo, sebuah tempat retret kekaisaran dekat Saint Petersburg, pada 24 Juni [K.J.: 12 Juni] 1822.[1]: 526 [2][3] Orangtuanya adalah anggota kebangsawanan Rusia. Ayahnya, Vasily Petrovich Stasov, adalah seorang arsitek terkenal, sementara ibunya, Mariia Abramovna Suchkova, berasal dari keluarga militer.[1]: 526 [2] Tsar Alexander I dari Rusia adalah wali baptis Stasova.[4]: 75 Stasova, seorang anak tengah, memiliki setidaknya lima saudara (termasuk Vladimir dan Dmitry) dan seorang saudari, Sofya.[a] Salah satu kemenakannya, Elena, menjadi revolusioner terkenal dan pejabat Bolshevik.[6]
Ibu Stasova wafat pada 1831 akibat kolera, kala Stasova berusia sembilan tahun.[4]: 75 Pada masa muda, Stasova dibimbing secara privat oleh para profesor yang diundang oleh keluarganya dan belajar bahasa asing, musik, seni rupa dan etiket.[1]: 526 Kala beranjak dewasa, ia sering meminjam buku-buku ayahnya dan banyak membaca sastra Prancis, termasuk karya feminis George Sand.[1]: 526 [4]: 75 Pada masa selanjutnya, ia menganggap bimbingan masa kecilnya diraih dengan remeh dan menulis bahwa ayah dan saudara-saudaranya tak merasa wanita diwajibkan pendidikan serius. Stasova menyatakan bahwa mereka akan mengusik dan mengecilkannya.[4]: 75
Sebagai wanita muda dalam usia dua puluh tahun, Stasova memutuskan menjadi perwira militer. Tak lama sebelum perkawinannya, tunangannya, di bawah tekanan besar, meninggalkannya dan menikahi wanita lain.[4]: 75 Stasova, yang tertekan, bersumpah bahwa ia takkan pernah menikah.[4]: 75 Ia menjalani sejumlah tahun merawat saudarinya Sofya, yang sangat dekat dengannya.[2]: 671 Sofya wafat akibat santapan pada 1858. Sejak itu, Stasova kembali ke Rusia. Stasova memutuskan untuk mengerahkan energinya jauh dari keluarganya sendiri dan mentujukan pada "keluarga universal" dari orang-orang berkebutuhan dan tak berpendirian.[2]: 671 [4]: 76 Mendiskusikan opsi terbatas yang disediakan untuk wanita pada masa itu, Stasova kemudian menulis bahwa para feminis Rusia "tak menginginkan sinar bulan, tetapi lebih pada sinar surya."[7]: 34
Melalui salon milik Maria Vasilievna Trubnikova, Stasova menjadi terhubung dengan sekelompok besar wanita kaya yang terhubung dengan status ekonomi dan pendidikan wanita di Rusia.[4]: 76 Trubnikova, seorang penerjemah dan pegiat berusia lebih muda satu dasawarsa ketimbang Stasova, aktif terdorong untuk mendidik wanita sejawat tentang masalah-masalah feminis, memandang salonnya sebagai cara untuk menghubungkan dan memberdayakan mereka.[4]: 77 Stasova, Trubnikova, dan feminis sejawat Anna Pavlovna Filosofova menjadi teman dekat dans ekutu, dan disebut oleh orang-orang sezaman mereka sebagai "triwira".[1]: 527 [8]: 12 [9]: 57–58 Ketiganya menjadi pemimpin gerakan feminis di Kekaisaran Rusia, meskipun mereka tak menyebut diri mereka sebagai feminis.[2]: 672 [10] Sejarawan Richard Stites menyebut triwira tersebut sebagai "tiga figur [feminis] besar", yang merancang dukungan dari lingkar luas puluhan wanita yang "bergerak ke luar-dalam" dari berbagai peran.[8]: 12 [10]
Penulis Ariadna Vladimirovna Tyrkova-Williams menulis bahwa "Para anggota [triwira tersebut] sepenuhnya melengkapi satu sama lain. Rencana dan kehendak didatangkan dari Trubnikova. Bagian Stasova adalah penampilan, ketonjolan dalam melakukan pekerjaan. Filosofova mewujudkan spiritualitas dan etika."[11]: 79 Berseberangan dengan gerakan nihilis Rusia, para anggota triwira tersebut tidaklah radikal dalam gaya atau mode publik, dan tak terpengaruh oleh anggota kelas atas lain untuk pengerjaan mereka.[4]: 77–78 [12]: 36–37
Bersama dengan sejumlah wanita lainnya, triwira tersebut mulai membentuk Perhimpunan untuk Loji Murah dan Manfaat Lainnya bagi Warga St. Petersburg pada 1859.[2]: 671 [4]: 76 Kelompok tersebut memiliki dua faksi, "partai Jerman" dan "partai Rusia", yang berbeda pada soroton mereka.[b][4]: 76–77 [7]: 69 "Jerman" menggemari metode derma tradisional kala itu yang melibatkan penaungan kaum miskin. "Rusia" berfokus pada bantuan diri dan bantuan langsung, berupaya untuk menghindari patronisasi dan mengutamakan privasi orang-orang yang dibantu.[4]: 76–77 [9]: 58–59 Pada awal 1861, organisasi tersebut terbagi menjadi dua, dengan triwira Stasova-Trubnikova-Filosofova memimpin "Rusia".[4]: 76–77 [9]: 58–59 Sebuah lembaran baru untuk perhimpunan tersebut diangkat oleh pemerintahan Tsaris pada Februari 1861.[4]: 76–77 [9]: 58–59 Organisasi tersebut menyediakan perumahan dan pekerjaan senbagai penekanan untuk kliennya (utamanya janda dan istri yang telah ditinggalkan oleh suami mereka).[9]: 59 Ini meliputi pusat perawatan harian dan dapur bersama.[9]: 59
Pada 1860, Stasova dan saudari iparnya, Polixena Stasova, membuka dan membantu memimpin sekolah yang ditujukan untuk mengajarkan sastra, sebagai bagian dari gerakan sekolah Minggu singkat di Rusia.[c][1]: 527 [13]: 154–156 Sekolah tersebut, yang ditujukan untuk wanita kerah biru, ditutup oleh pemerintah Rusia pada 1862 sebagai bagian dari penindakan besar mereka terhadap sekolah-sekolah Minggu.[2]: 671 [13]: 154 Sebagai tanggapannya, Stasova mulai mengajar kelas-kelas di rumahnya sebagai gantinya.[1]: 527 Stasova, bersama dengan dermawati Maria Mikhailovna Dondukova-Korsakova, juga terlibat dengan sebuah penampungan di Rumah Sakit Kalinkinskaya untuk merawat para tuna susila yang terdampak oleh penyakit menular seksual.[1]: 527
Pada 1863, triwira tersebut, bersama dengan pegiat Anna Nikolayevna Engelhardt, mendirikan Perusahaan Penerbitan Wanita Rusia (bahasa Rusia: Женский издательский кооперативcode: ru is deprecated , Zhenskaia Isdatel'skaia Kooperativ).[1]: 527 [4]: 78 [14] Mengkaryakan puluhan wanita, perusahaan tersebut berfokus pada penulisan dan terjemahan. Perusahaan tersebut menerbitkan sejumlah besar buku, yang meliputi buku pelajaran, karya ilmiah, dan cerita anak-anak, seperti On the Origin of Species karya Darwin dan kisah-kisah dongeng Hans Christian Andersen.[5]: 152 [7]: 69 [14] Peran Stasova berfokus pada penanganan bisnis dengan pencetak, penjilid, dan penyuplai.[5]: 152 Meskipun awalnya berhasil, perusahaan tersebut tak pernah menerima kesepakatan pemerintah, dan mengalami kesulitan keuangan setelah Stasova dan Trubnikova kemudian pergi ke luar negeri dan mitra penjualan bukunya bangkrut. Meskipun demikian, di bawah kepengurusan Filosofova, perusahaan tersebut bertahan sampai 1879.[4]: 78–79
Pada 1867, triwira tersebut, yang terdorong oleh penulis Evgenia Ivanovna Konradi, mulai mendorong universitas-universitas Rusia untuk membuat kursus-kursus yang terbuka untuk wanita.[2]: 671 [7]: 75–76 Kampanye tersebut dimulai dengan pertemuan di rumah Trubnikova antara sekelompok wanita berkepentingan dan cendekiawan (laki-laki), kala rencana aksi disepakati.[7]: 75–76 [12]: 37 Para wanita mulai menulis petisi kepada Karl Fedorovich Kessler, rektor Universitas St. Petersburg. Dengan bakat menonjol untuk mengadakan dukungan luas, mereka mengumpulkan lebih dari 400 tanda tangan di kalangan wanita kelas atas dan menengah.[12]: 37–38 Berniat mendirikan universitas wanita, triwira tersebut meraih dukungan dari Kessler untuk menciptakan "kursus reguler, serius" yang terbuka untuk wanita, menurut sejarawan Christine Johanson.[7]: 75–77 [12]: 37–38
Tahap berikutnya meraih persetujuan dari Dmitry Andreyevich Tolstoy, yang bertanggung jawab atas sistem pendidikan selaku Menteri Pencerahan Nasional.[7]: 75–77 [12]: 37–38 Tolstoy berpedapat bahwa wanita akan meninggalkan pendidikan setelah menikah, dan mencemooh para penandatangan dengan menyatakan bahwa mereka adalah "domba" yang sebenarnya mengikuti mode terbaru.[12]: 38 Ia menolak petisi tersebut pada akhir 1868, tetapi di bawah tekanan dari Tsar Aleksander II, memperkenankan ceramah publik lintas gender yang kurang maju yang dapat dihadiri oleh wanita.[1]: 528 [7]: 77 [12]: 37–38 Kursus tersebut dengan cepat dilakukan, yang banyak dihadiri oleh wanita.[7]: 77 [12]: 38–39
Di Rusia Tsaris, kebijakan negara kurang terkoordinasi dan tak konsisten karena persaingan kepentingan para menteri yang bersaing, dan triwira melirik cara lain untuk mendukung pendidikan tinggi bagi wanita. Mereka mengajukan kepada menteri perang yang lebih liberal Dmitry Alekseyevich Milyutin, yang, didorong oleh istrinya, putrinya, dan Filosofova, sepakat untuk mengadakan kursus untuk wanita di Saint Petersburg.[12]: 38–39 [15]: 437 Tolstoy menanggapinya dengan memperkenankan kelas-kelas, selain dari kalangannya sendiri, di mana ia dapat memantau mereka.[12]: 38–39 Gerakan politik terkait pendidikan wanita terus bertumbuh. Pada Oktober 1869, pemerintah Rusia memperkenankan serangkaian kursus terbatas untuk wanita pada subjek maju (yang meliputi kimia, sejarah, anatomi, zoologi, dan sastra Rusia).[2]: 671 [12]: 39 Stasova menyelenggarakannya dan merekrut para profesor untuk mengajari mereka; ceramah dimulai pada Januari 1870. Dihadiri oleh lebih dari 700 wanita, mereka menjadi dikenal sebagai ceramah Vladimirskii yang mengambil nama dari tuan rumah mereka, kolese Vladimir.[1]: 528 [7]: 77
Stasova menjalani waktu di Jerman dari 1871 sampai 1876, merawat dua kemenakannya, yang sakit.[1]: 528 Saat kenihilannya, ia terus menjalin kontak dengan Filosofova dan Trubnikova. Ceramah Vladimirskii, yang terbatas melalu mereka, ditutup pada 1875, karena ketidakhadirannya.[1]: 528 [12]: 39–43 Setelah kembali ke Rusia, ia meneruskan kegiatannya.[1]: 528 Sementara itu, Tolstoy menjadi menyoroti sejumlah wanita Rusia yang pergi ke luar negeri untuk pendidikan, terutama ke Swiss.[12]: 43, 59–62, 74–76
Pada April 1876, atas permintaan Tolstoy, Alexander II mengizinkan pembentukan kursus pendidikan tinggi untuk wanita, meskipun pemasukan ke universitas pria masih dihalangi.[1]: 528 [12]: 43, 59–62, 74–76 Stasova menjabat sebagai ketua dewan pedagogi yang mendirikan Kursus Bestuzhev di Saint Petersburg yang dimulai pada 1878.[1]: 528 [2]: 671 Pada 1881, kursus tersebut meliputi jadwal universitas empat tahun penuh.[12]: 74–76, 95–103 Tolstoy membatasi pendanaan yang tersedia; dukungan penerintah hanya menyediakan 7 persen biaya, dan sehingga biaya pendidikannya menjadi mahal.[12]: 62–64 Stasova mengumpulkan dukungan amal untuk pelajar dan berhasil mendorong pemasukan murid Yahudi, serta mengadakan loji permanen untuk kursus pada 1883.[1]: 528 [2]: 671–672 Namun, radikalisme beberapa murid berujung pada kritikan, dan pemasukan ke kursus tersebut dihentikan pada 1886.[1]: 528 [2][12]: 74–76, 95–103
Pada 1889, Stasova, bersama dengan feminis sejawat Elena Osipovna Likhacheva mendorong Tsar (kala itu Aleksander III) untuk mengizinkan kursus tersebut dibuka kembali.[1]: 528 [12]: 93 Namun, sebagai bagian dari upaya reaksioner éminence grise Konstantin Petrovich Pobedonostsev untuk menempatkan lembaga-lembaga pendidikan pada kendali pemerintah, Stasova terpaksa mundur sebagai direktur, secara resmi dengan alasan "ketidakefisienan dan kekepalaan yang kacau".[1]: 528 [2]: 671 Ia dan para koleganya digantikan oleh para birokrat yang lebih selaras dengan pemerintah.[1]: 528 [12]: 93–94 Kala kelulusan Bestuzhev pada tahun tersebut, Stasova dihargai, dan potretnya dilukis oleh Ilya Repin untuk memperingati peristiwa tersebut.[16]: 39
Disamping timbal baliknya, Stasova terus bekerja. Ia membantu pendirian Perhimpunan Bantuan Anak di St. Petersburg.[1]: 528–529 Ia menjabat sebagai mentor untuk Liubov Gurevich dan feminis muda lain. Sejarawan Rochelle Ruthchild menulis bahwa ia "nyaris mencapai status serupa santa di kalangan orang-orang yang mengenalnya, karena mereka mengenal semangatnya yang tak terpadamkan".[4]: 80 [8]: 23–24 Pada 1893, Stasova dan orang-orang lainnya mengirim pameran yang berfokus pada perjuangan wanita di Rusia ke World's Columbian Exposition di Chicago.[8]: 19 Pada 1895 Stasova, bersama dengan Filosofova dan lainnya, mendirikan Perhimpunan Derma Untung Wanita Rusia, yang, di bawah hukum pembatasan otokrasi Tsaris, terbatas pada usaha derma seperti taman kapal-kapal, asrama, dan jasa pekerjaan.[17]: 500 Stasova memimpin organisasi tersebut sebagai ketua sampai kematiannya pada tahun yang sama, dan digantikan oleh Anna Nikolaevna Shabanova.[2]: 672
Meskipun ia sakit, Stasova bekerja dengan tekun sampai kematiannya pada 9 Oktober [K.J.: 27 September] 1895.[1]: 529 [3][8]: 12–13 Menjelang akhir hidupnya, ia menulis bahwa wanita Rusia "masih tak belajar untuk berhenti menjadi budak-budak pria".[8]: 13 Ia melanjutkannya dengan berujar: "Dalam setiap hal, mereka membatasi diri mereka sendiri, menjadi bawahan yang berjuang... Ini buruk, sangat buruk! Terdapat pekerjaan besar bagi wanita sebelum mereka akan mendapatkan pembebasan mereka."[8]: 13 Stasova dikebumikan di Pemakaman Tikhvin, St. Petersburg.[18]