Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Nadapdap

Nadapdap adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari daerah Sibisa, Toba. Leluhur marga Nadapdap adalah Raja Nadapdap, salah satu cucu dari Raja Parmahan Silalahi yang dikenal juga sebagai Raja Bungabunga Silalahi, keturunan Silahisabungan.

salah satu marga Batak Toba
Diperbarui 3 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nadapdap
Artikel ini bukan mengenai Nababan. Keduanya merupakan marga yang berbeda tanpa hubungan kekerabatan.
Nadapdap
Tarombo keturunan Raja Bungabunga gelar Raja Parmahan Silalahi.
Aksara Batakᯉᯑᯇ᯲ᯑᯇ᯲
(Surat Batak Toba)
Nama margaNadapdap
Artina + dapdap
(pohon dedap; dadap)
Silsilah
Jarak
generasi
dengan
Siraja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadibanua
(Nai Suanon)
5Silahisabungan
6Sondi Raja
7Rumasondi
8Raja Bungabunga
(Raja Parmahan Silalahi)
9Sinabutar
10Nadapdap
Nama lengkap
tokoh
Raja Nadapdap
Nama istriManiar Boru Manurung Hutagurgur
Nama anak
  • 1. Ompu Raja Nioloan (yang menikah dengan Tiur Sihol Haulahan Boru Gultom Hutapea)
  • 2. Ompu Padang Bolak
  • 3. Ompu Dokdak
Kekerabatan
Induk margaSilahisabungan
Persatuan
marga
Silahisabungan
Kerabat
marga
  • Doloksaribu
  • Sinurat
Matani ari
binsar
Manurung Hutagurgur
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
Daerah asalSibisa, Toba

Nadapdap (Surat Batak: ᯉᯑᯇ᯲ᯑᯇ᯲) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari daerah Sibisa, Toba. Leluhur marga Nadapdap adalah Raja Nadapdap, salah satu cucu dari Raja Parmahan Silalahi yang dikenal juga sebagai Raja Bungabunga Silalahi, keturunan Silahisabungan.[1]

Asal

Nadapdap merupakan salah satu marga yang dibawa oleh keturunan Raja Bungabunga atau Raja Parmahan Silalahi, keturunan dari Silahisabungan. Dengan kata lain, marga Nadapdap merupakan salah satu marga yang merupakan keturunan dari Silahisabungan.

Adapun Raja Silahisabungan menikah dengan Pinggan Matio Boru Padang Batanghari dan Similingiling gelar Siboru Nailing Boru Narasaon dan menetap di Silalahi Nabolak. Raja Silahisabungan kemudian memiliki delapan orang putra dan seorang putri yang bernama Deang Namora. Adapun kedelapan putra tersebut antara lain adalah:

  1. Loho Raja (Sihaloho)
  2. Tungkir Raja (Situngkir)
  3. Sondi Raja
  4. Butar Raja (Sinabutar)
  5. Dabariba Raja (Sidabariba)
  6. Debang Raja (Sidebang)
  7. Batu Raja (Pintubatu)
  8. Raja Tambun/Tambun Raja (Tambunan)

Marga Nadapdap sendiri berasal dari Sondi Raja yang mana Sondi Raja menikah dengan Siboru Nagok Boru Siboro dan memiliki dua orang putra, yaitu Rumasondi dan Rumasingap. Kemudian Rumasondi menikah dengan Boru Siboro dan memiliki dua orang putra, yaitu Bolon Raja dan Raja Bungabunga yang kemudian dikenal juga sebagai Raja Parmahan Silalahi.

Raja Bungabunga/Raja Parmahan Silalahi kemudian diculik oleh Tuan Sihubil dan dibawa ke Balige, lalu kemudian di sana ia mengadakan perjanjian dengan Tuan Sihubil dan diangkat menjadi anak angkat dari Tuan Sihubil. Raja Bungabunga/Raja Parmahan Silalahi kemudian menikah dengan Antar Mangatur Boru Pasaribu dan menetap di Balige. Kemudian ia memperoleh empat orang putra yang mana nama dari keempat putranya tersebut terinspirasi dari nama-nama keturunan Silahisabungan yang merupakan generasi di atas Raja Parmahan. Adapun nama dari keempat putra tersebut di antaranya adalah (1) Sinaloho, (2) Sinagiro, (3) Sinabang, dan (4) Sinabutar. Raja Bungabunga/Raja Parmahan juga memiliki seorang putri yang bernama Tiurma Uli yang dinikahi oleh marga Panjaitan.

Adapun Sinabutar kemudian menikahi Pintaomas Boru Manurung, putri dari Ompu Niunggul Manurung dan memiliki tiga orang putra, namun urutan dari ketiga putra ini sampai sekarang masih diperdebatkan dan memicu polemik di antara keturunannya hingga saat ini. Adapun ketiga putra tersebut antara lain adalah:

  1. Doloksaribu
  2. Sinurat
  3. Nadapdap

Tokoh

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Referensi

  1. ↑ Vergouwen, J. C. (Jacob Cornelis) (1964). The social organisation and customary law of the Toba-Batak of northern Sumatra. Internet Archive. The Hague, M. Nijhoff.
  • l
  • b
  • s
Silahisabungan
Loho Raja
Sihaloho (Keloko)
Tugu Raja Silahisabungan
Tungkir Raja
Situngkir  • Sipangkar  • Sipayung
Sondi Raja
Rumasondi (Silalahi, Naiborhu, Doloksaribu, Sinurat, Nadapdap)  • Rumasingap
Butar Raja
Sidabutar (Dabutar), (Sinabutar)
Bariba Raja
Sidabariba (Sinabariba)
Debang Raja
Sidebang
Batu Raja
Pintubatu  • Sigiro
Raja Tambun
Tambun  • Tambunan (Baruara, Pagaraji, Sunge)  • Daulay
Tugu Makam Raja Silahisabungan
Ikon rintisan

Artikel bertopik Batak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal
  2. Tokoh
  3. Referensi

Artikel Terkait

Purba

salah satu marga Batak Toba

Sinaga

salah satu marga Batak Toba

Sirait

salah satu marga Batak Toba

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026