Tikus ekor-putih menjadi satu-satunya anggota subfamili Mystromyinae dalam famili Nesomyidae. Spesies ini terkadang ditempatkan dalam subfamili Cricetinae karena kemiripannya secara rupa di antara tikus ekor-putih dan hamster. Namun, kajian-kajian filogenetika molekuler telah memastikan bahwa kedua kelompok tersebut tidak berkerabat dekat. Subfamili Mystromyinae terkadang ditempatkan dalam famili Muridae bersamaan dengan subfamili muroidea lainnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Tikus ekor-putih Rentang waktu: Pliosen Awal - Kini | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Rodentia |
| Famili: | Nesomyidae |
| Subfamili: | Mystromyinae Vorontsov, 1966 |
| Genus: | Mystromys Wagner, 1841 |
| Spesies: | M. albicaudatus |
| Nama binomial | |
| Mystromys albicaudatus (Smith, 1834) | |
| Sinonim | |
|
Mystromys hausleitneri Brachytarsomys albicauda | |
Tikus ekor-putih[2] (Mystromys albicaudatus) menjadi satu-satunya anggota subfamili Mystromyinae dalam famili Nesomyidae. Spesies ini terkadang ditempatkan dalam subfamili Cricetinae karena kemiripannya secara rupa di antara tikus ekor-putih dan hamster. Namun, kajian-kajian filogenetika molekuler telah memastikan bahwa kedua kelompok tersebut tidak berkerabat dekat. Subfamili Mystromyinae terkadang ditempatkan dalam famili Muridae bersamaan dengan subfamili muroidea lainnya.[3]
Tikus ekor-putih hanya ditemukan di lahan rumput dan bersemak di Afrika Selatan dan Lesotho. Spesies ini tidak sering dijumpai, dan populasinya diyakini sedang menurun karena alih fungsi lahan dari sesemakan menjadi hima. IUCN menggolongkannya sebagai spesies genting.