Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Myat Phaya Lat

Putri Myat Phaya Lat adalah putri Burma dan anggota paling senior dari Wangsa Konbaung. Ia adalah kepala rumah tangga kerajaan setelah kematian ayahnya Raja Thibaw pada saat berada di pengasingan pada tahun 1916.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Myat Phaya Lat
Myat Phaya Lat
Putri Burma
Yang Mulia Putri Ashin Hteik Suhpaya Mayat Phaya Lat
Kepala Keluarga Kerajaan Konbaung
Tenure19 Desember 1916 –
4 April 1956
PendahuluThibaw Min
PenerusTaw Phaya
Kelahiran4 Oktober 1883
Istana Kerajaan, Burma
Kematian4 April 1956 (1956-04-05) (umur 72)
Kalimpong, Bengal Barat, India
Pasangan
Khin Maung Lat
​
​
(m. 1917; meninggal 1955)​
KeturunanMaung Lu Gyi (anak angkat)
AyahThibaw Min
IbuSupayalat
AgamaBuddha Theravada

Putri Myat Phaya Lat (bahasa Burma: မြတ်ဘုရားလတ်code: my is deprecated , diucapkan [mjaʔ pʰəjá laʔ]; 4 Oktober 1883 – 4 April 1956) adalah putri Burma dan anggota paling senior dari Wangsa Konbaung. Ia adalah kepala rumah tangga kerajaan setelah kematian ayahnya Raja Thibaw pada saat berada di pengasingan pada tahun 1916.[1][2][3]

Referensi

  1. ↑ "The "Second Princess", daughter of King Thibaw". Lost Foot Steps (dalam bahasa Burma). Thant Myint-U.
  2. ↑ The Glass Palace (dalam bahasa Inggris). Penguin Books India. 2008. ISBN 978-0-670-08220-9.
  3. ↑ Myint-U, Thant (3 February 2011). The River of Lost Footsteps (dalam bahasa Inggris). Faber & Faber. ISBN 978-0-571-26606-7.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Khin Maung Lat

Kerajaan untuk Raja Thibaw dari 1914 sampai 1916. Ia menikahi Putri Myat Phaya Lat, putri kedua dari pasangan Raja Thibaw dan Ratu Supayalat. Moṅʻ), Sanʻʺ

Taw Phaya

putra kedua dari Putri Myat Phaya Galay, putri keempat dari Raja Thibaw dan Ratu Supayalat. Setelah kematian bibinya Myat Phaya Lat pad atahun 1956, ia menjadi

Dinasti Konbaung

dinasti terakhir di Myanmar, dinasti yang memerintah Kekaisaran Myanmar Ketiga

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026