Museum Pusat TNI Angkatan Laut (AL) Jalesveva Jayamahe Surabaya adalah museum militer yang berlokasi di Jalan Raya Hang Tuah No.1 Surabaya, Jawa Timur. Museum ini resmi dibuka untuk masyarakat umum pada 20 Januari 2024. Museum ini berisi koleksi senjata dan alat perang armada TNI Angkatan Laut Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Museum Pusat TNI Angkatan Laut (AL) Jalesveva Jayamahe Surabaya adalah museum militer yang berlokasi di Jalan Raya Hang Tuah No.1 Surabaya, Jawa Timur. Museum ini resmi dibuka untuk masyarakat umum pada 20 Januari 2024. Museum ini berisi koleksi senjata dan alat perang armada TNI Angkatan Laut Indonesia.[1]
Museum Pusat TNI Angkatan Laut Jalesveva Jayamahe mulai dibangun pada tahun 2022 ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Laksamana TNI (Purn.) H. Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A. saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) didampingi Ny. Vero Yudo Margono pada 17 Juni 2022. Museum ini diresmikan oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. pada 11 September 2023.[2]
Museum Pusat TNI Angkatan Laut Jalesveva Jayamahe dibangun pada lahan dengan luas sekitar 3,2 hektare.[3] Di dalam Museum Jalesveva Jayamahe terdapat kapal tiruan dari KRI Raden Eddy Martadinata.[4] Pada bagian dalam kapal tiruan terdapat balai riung.[butuh rujukan]
Koleksi Museum Pusat TNI AL Jalesveva Jayamahe di antaranya:
Fasilitas Museum Pusat TNI AL Jalesveva Jayamahe adalah:
Museum Pusat TNI AL Jalesveva Jayamahe terbuka untuk umum pada hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.00 sampai pukul 15.00 WIB.[5] Kunjungan ke area Introduksi, area Hanggar, dan area KRI RE Martadinata pada museum dapat dilakukan dengan membeli tiket reguler seharga Rp15.000 per pengunjung. Pengunjung juga dapat membeli tiket seharga Rp25.000 per pengunjung jika sekalian ingin mengunjungi teater di dalam museum.[6]
Museum Pusat TNI AL Jalesveva Jayamahe menyediakan 5D Immersive, wahana khusus yang memberikan pengalaman dan sensasi pertempuran di Laut Arafuru. Harga tiket masuk sebesar Rp40.000/pengunjung dan tiket terusan sebesar Rp50.000/pengunjung. 5D Immersive dibagi menjadi 8 sesi (10:00 WIB, 10:30 WIB, 11:00 WIB, 11:30 WIB, 13:00 WIB, Sesi 6 - 13:30 WIB, 14:00 WIB, 14:30 WIB), di tiap sesinya kuotanya sebanyak 12 orang. Pembelian tiket 5D Immersive dilakukan minimal 1 hari sebelum tanggal kunjungan.