Musée Maillol adalah museum seni yang terletak di arondisemen ke-7, di 59-61 Rue de Grenelle di Paris.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Musée Maillol | |
Koordinat: 48°51′17.20″N 2°19′29.60″E / 48.8547778°N 2.3248889°E / 48.8547778; 2.3248889Lihat peta diperbesar Koordinat: 48°51′17.20″N 2°19′29.60″E / 48.8547778°N 2.3248889°E / 48.8547778; 2.3248889Lihat peta diperkecil | |
| Didirikan | 1995 |
|---|---|
| Lokasi | 59-61 rue de Grenelle 75007 Paris, Prancis |
| Jenis | Museum seni |
| Akses transportasi umum | Rue du Bac |
| Situs web | Official site |
Musée Maillol adalah museum seni yang terletak di arondisemen ke-7, di 59-61 Rue de Grenelle di Paris.
Pada tahun 1964, Dina Vierny menyumbangkan patung-patung monumental Aristide Maillol kepada negara. Menteri Kebudayaan André Malraux memajangnya di ruang terbuka Tuileries. Pada tahun yang sama, Dina mendirikan sebuah yayasan yang bertujuan untuk mempromosikan karya Aristide Maillol kepada publik.[1]
Museum ini didirikan oleh Dina Vierny pada tahun 1995. Pada tanggal 20 Januari 1995, Museum Maillol dibuka di sebuah rumah besar di arondisemen ke-7 Paris, Hôtel Bouchardon. Renovasi yang dipimpin oleh Dina Vierny dan arsitek Pierre Devinoy memakan waktu lebih dari lima belas tahun. Selama masa renovasi ini, ia merenovasi ruang bawah tanah untuk menampung restoran yang sebelumnya menjadi Cabaret La Fontaine des Quatre-Saisons sejak tahun 1951, yang dibuka oleh Les Frères Jacques dan Pierre Prévert.[2]
Museum Maillol memiliki luas sekitar 4.250 m². Selain galeri yang didedikasikan untuk karya Maillol dan koleksi permanen, terdapat juga ruang untuk pameran temporer.[3]
Pada Februari 2015, museum ini mengalami krisis menyusul likuidasi hukum perusahaan Tecniarte, yang telah menyelenggarakan semua pameran galeri tersebut sejak wafatnya Dina Vierny pada tahun 2009. Pameran "Le Baiser dans l'art: dari Renaisans hingga Sekarang", yang dijadwalkan dibuka pada 25 Maret 2015, resmi ditunda.
Pada tahun 2016, museum melanjutkan kegiatannya dengan program yang ditugaskan oleh Culturespaces (Engie), yang kontraknya berakhir pada tahun 2020.
Pada tahun 2021, pembukaan kembali museum dikelola langsung oleh ahli waris Dina Vierny, dengan dukungan dari lembaga budaya Belgia, Tempora.