Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mursili I

Mursili I adalah raja Het yang berkuasa pada tahun 1556–1526 SM, dan kemungkinan merupakan cucu pendahulunya, Hattusili I. Saudarinya bernama Ḫarapšili dan istrinya adalah Ratu Kali.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mursili I
GelarRaja Het
PenggantiHantili I
Suami/istriKali[1][2]
Orang tuaḪaštayara
KerabatḪarapšili (saudari)

Mursili I (terkadang dieja Murshili) adalah raja Het yang berkuasa pada tahun 1556–1526 SM (kronologi pendek), dan kemungkinan merupakan cucu pendahulunya, Hattusili I. Saudarinya bernama Ḫarapšili dan istrinya adalah Ratu Kali.[3][4]

Mursili sudah mulai berkuasa saat masih kecil. Setelah mencapai usia dewasa, ia melancarkan kembali peperangan di Suriah utara seperti yang telah dilakukan oleh pendahulunya Hattusili I.[5] Ia berhasil menaklukkan Kerajaan Yamhad dan ibu kotanya, Aleppo, yang sebelumnya berhasil selamat dari serangan Hattusli. Ia kemudian memimpin pasukannya 2000 km ke sebelah selatan ke pusat wilayah Mesopotamia, dan pada tahun 1531 SM ia menjarah kota Babilon. Walaupun masih belum diketahui mengapa Mursili memutuskan untuk menyerang Babilon, sejarawan William Broad membuat hipotesis bahwa serangan tersebut dilakukan untuk memperoleh gandum karena gumpalan awan hitam yang dikeluarkan oleh letusan Minoa mengurangi hasil panen bangsa Het.[6]

Serangan Mursili ke Babilon tidak mungkin dimaksudkan untuk menaklukkan wilayah tersebut, karena Babilon terletak terlalu jauh dari pusat kekuatan bangsa Het di Anatolia. Meskipun begitu, serangan ke Babilon mengakhiri Dinasti Amori dan memberi ruang bagi Bani dari Kass untuk mengambil alih kekuasaan, sehingga serangan ini mungkin dilakukan karena persekutuan dengan Bani dari Kass.[7] Serangan ini mungkin juga dilakukan karena alasan pribadi, seperti untuk melampaui pencapaian militer pendahulu Mursili, Hattusili I.[8]

Setelah Mursili kembali ke kerajaannya, ia dibunuh oleh saudara iparnya, Hantili I (yang mengambil alih takhta), dan menantu Hantili yang bernama Zidanta I. Kematiannya memicu kerusuhan dan kemunduran, dan kemudian wilayah yang telah ditaklukkan di Suriah lepas.

Referensi

  1. ↑ Gojko Barjamović, A Historical Geography of Anatolia in the Old Assyrian Colony Period.
  2. ↑ Yoram Cohen, Amir Gilan and Jared L. Miller, Pax Hethitica: Studies on the Hittites and Their Neighbours in Honour of Itamar Singer.
  3. ↑ Shoshana R. Bin-Nun, The Tawananna in the Hittite kingdom. Online version.
  4. ↑ Margalit Finkelberg, Greeks And Pre-Greeks: Aegean Prehistory And Greek Heroic Tradition.
  5. ↑ Trevor Bryce (2005). The Kingdom of the Hittites. Oxford University Press. hlm. 101. ISBN 978-0-19-928132-9.
  6. ↑ Broad, William J. "It Swallowed a Civilization. " New York Times, D1. 21 October 2003.
  7. ↑ Bryce, The Kingdom of the Hittites, 99.
  8. ↑ Bryce, "The Kingdom of the Hittites," 99–100.
  • Reign of Mursili I
  • Trevor Bryce, The Kingdom of the Hittites, Oxford: University Press (1998)
Didahului oleh:
Hattusili I
Raja Het
Sekitar tahun 1556–1526 SM
Diteruskan oleh:
Hantili I
  • l
  • b
  • s
Raja Het
Raja-raja Suku Hatti
skt. ke-23–abad ke-18 SM
  • Pamba
  • Pithana
  • Piyusti
  • Anitta
  • Tudhaliya
  • PU-Sarruma
Kerajaan Kuno
skt. abad ke-16–15 SM
  • Labarna I
  • Hattusili I
  • Mursili I
  • Hantili I
  • Zidanta I
  • Ammuna
  • Huzziya I
  • Telipinu
Kerajaan Tengah
skt. pertengahan ke akhir abad ke-15 SM
  • Alluwamna
  • Tahurwaili
  • Hantili II
  • Zidanta II
  • Huzziya II
  • Muwatalli I
Kerajaan Baru
skt. 14th–abad ke-12 SM
  • Tudḫaliya I
  • Arnuwanda I
  • Hattusili II
  • Tudḫaliya II
  • Tudḫaliya III
  • Suppiluliuma I
  • Arnuwanda II
  • Mursili II
  • Muwatalli II
  • Mursili III
  • Hattusili III
  • Tudḫaliya IV
  • Arnuwanda III
  • Suppiluliuma II
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Orang
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026