Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Muhammad Syifa Zainul Arifin

Sultan Zainul Arifin atau Pangeran Abdullah adalah Sultan Banten yang ke-10.Ia memerintah sekitar tahun 1633 hingga tahun 1650 karena ia diasingkan ke Ambon oleh VOC atas tuduhan permaisurinya.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Muhammad Syifa Zainul Arifin
Sultan Banten ke-10Templat:SHORTDESC:Sultan Banten ke-10
Pangeran Abdullah
Sultan Muhammad Syifa Zainul Arifin
Sambutan Cornelis de Bruijn oleh Pangeran Abdullah[1]
Sultan Banten ke-10
Berkuasa1733–1750
PendahuluSultan Abu al-Mahasin Muhammad Zainul Abidin
PenerusSultan Syarifuddin Ratu Wakil
KelahiranTidak diketahui
Kesultanan Banten
KematianTidak diketahui
Amboina, Hindia Belanda
PermaisuriRatu Syarifa Fatima
AgamaIslam
PekerjaanSultan Banten

Sultan Zainul Arifin atau Pangeran Abdullah adalah Sultan Banten yang ke-10.Ia memerintah sekitar tahun 1633 hingga tahun 1650 karena ia diasingkan ke Ambon oleh VOC atas tuduhan permaisurinya.[2]

Naik takhta & memimpin Banten

Dimasa kepemimpinannya sering banyak pemberontakan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak senang dengan perilaku VOC yang sudah diluar batas. Dikarenakan VOC selalu memonopoli perdagangan Banten, Apalagi saat itu harga cengkeh di Eropa menurun karena Inggris sudah menanamnya di India, Yang mengakibatkan kerugian bagi VOC. Disamping turunnya harga cengkeh di Eropa, akhirnya Belanda memutuskan memerintah Banten untuk menanam Tebu dan Kopi, Namun hasilnya hanya dijual kepada VOC jangan kebangsa asing.[2]

Konflik dengan Permaisuri

Disaat yang sama, Di keraton Surosowan muncul kerusuhan dan keributan pemerintahan Banten yang diakibatkan Sultan Zainul Arifin tidak dapat melepaskan diri dari pengaruh permaisuri nya yaitu Ratu Syarifa Fatima. Salah satu pengaruh Ratu Syarifa Fatima kepada Sultan Zainul Arifin adalah ketika Sultan Zainul Arifin ingin mengangkat Pangeran Gusti sebagai putra mahkota, Namun pengangkatan itu dibatalkan karena pengaruhnya. Lalu Sultan Zainul Arifin dengan pengaruh Ratu Syarifa Fatima mengangkat Pangeran Syarif Abdullah (Menantu dari suami sebelumnua) menjadi putra mahkota atas persetujuan VOC.[3][4][5][6]

Setelah Pangeran Gusti gagal menjadi putra mahkota, ia disuruh oleh Ratu Syarifa Fatima untuk pergi ke Batavia, Namun ditengah perjalanan ke Batavia, Beberapa pasukan VOC atas suruhan Ratu Syarifa Fatima menangkap Pangeran Gusti dan mengasingkannya ke Ceylon Belanda.[2][3][7][8]

Pengasingan ke Ambon

Setelah pengasingan Pangeran Gusti dan diangkatnya Pangeran Syarif Abdullah menjadi putra mahkota,Ratu Syarifa Fatima menuduh suaminya sudah gila dan tidak benar. Oleh karena itu VOC menangkapnya lalu mengasingkannya ke Ambon, Hingga ia wafat disana.[8][4][5]

Karena ia diasingkan ke Ambon, Sultan Banten pun digantikan oleh putra mahkota yang sebelumnya diangkat oleh dirinya atas pengaruh Ratu Syarifa Fatima yaitu Pangeran Syarif Abdullah menjadi Sultan Banten yang ke-11. Namun walaupun putra mahkota itu menjadi raja, Tetapi tetap saja Ratu Syarifa Fatima yang menguasai seluruh Banten.[2][3][5]

Referensi

  1. ↑ Lukman, Hakim (2013). Kota Intan yang Tenggelam. Serang : Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 35.
  2. 1 2 3 4 "},"date":{"wt":""},"title":{"wt":"Sejarah Kesultanan Banten Dari Masa Ke Masa"},"url":{"wt":"https://kesultananbanten.weebly.com/sejarah-banten.html"},"website":{"wt":"kesultananbanten.weebly.com"},"location":{"wt":""},"publisher":{"wt":""},"access-date":{"wt":"3 Juli 2025"}},"i":0}}]}' id="mwbA"/>"Sejarah Kesultanan Banten Dari Masa Ke Masa". kesultananbanten.weebly.com. Diakses tanggal 3 Juli 2025.
  3. 1 2 3 AJ, Susmana (2016). Pemberontakan Kyai Tapa. berdikarionline.com.
  4. 1 2 Ucu, Mutmainah (2023). Tubagus Buang dan Kyai Tapa, Penyelamat Kesultanan Banten. kabarbanten.pikiran-rakyat.com. hlm. 2.
  5. 1 2 3 Darussalam, J. S (2023). Banteng Banten dalam kisah Perempuan yang ambisius duduki Tahta Kerajaan. bantenhits.com.
  6. ↑ Wiyonggo, Seto (2016). Sejarah peperangan Kyai Tapa Banten. wiyonggoputih.blogspot.com.
  7. ↑ Verelladevanka, Adryamarthanino (2021). Kyai Tapa Adik Sultan Banten yang memberontak terhadap VOC. Kompas.com.
  8. 1 2 Ilham Aulia, Japra (2023). Menuju Kehancuran II (Pemberontakan Ki Tapa dan Ki Bagus Buang). damarbanten.com.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Naik takhta & memimpin Banten
  2. Konflik dengan Permaisuri
  3. Pengasingan ke Ambon
  4. Referensi

Artikel Terkait

Daftar Sultan Banten

senarai sultan-sultan dalam Kesultanan Banten

Kesultanan Banten

kesultanan yang berlokasi di Jawa barat laut, yang berfungsi sebagai salah satu pusat perdagangan rempah-rempah modern awal

Cikadueun, Cipeucang, Pandeglang

desa di Kabupaten Pandeglang, Banten

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026