Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas adalah seorang ulama Islam asal Indonesia, pengkhotbah sekaligus aktivis dari Front Pembela Islam (FPI). Ia merupakan menantu pendiri sekaligus Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Shihab. Ia menikah dengan Syarifah Zulfa Shihab, putri Habib Rizieq, pada 17 Agustus 2016. FPI dibubarkan oleh pemerintah Indonesia pada 30 Desember 2020, tetapi simpatisannya kemudian mendirikan organisasi FPI baru dengan akronim Front Persaudaraan Islam. Pada tahun 2022, kepengurusan baru FPI terbentuk, Hanif sendiri kemudian menjabat sebagai Sekretaris Dewan Syuro Pengurus Pusat FPI.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas | |
|---|---|
محمد حنيف بن عبد الرحمن العطاس | |
Hanif pada tahun 2023 | |
| Kehidupan pribadi | |
| Lahir | Muhammad Hanif 13 Januari 1993[1] |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Pasangan | Zulfa Shihab (m. 2016) |
| Orang tua |
|
| Era | Zaman modern |
| Almamater | |
| Dikenal karena | Front Pembela Islam (FPI) |
| Nama lain | Habib Hanif |
| Kerabat | Muhammad Rizieq Shihab (mertua) |
| Kehidupan religius | |
| Agama | Islam |
| Denominasi | Sunni |
| Mazhab | Syafi'i |
| Kepercayaan | Asy'ariyah |
| Muslim leader | |
| Guru | [2] |
Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas (Arab: محمد حنيف بن عبد الرحمن العطاس, diromanisasi: Muḥammad Ḥanīf bin ʿAbd ar-Raḥmān al-Aṭṭās; paling dikenal sebagai Habib Hanif; lahir 13 Januari 1993) adalah seorang ulama Islam asal Indonesia, pengkhotbah sekaligus aktivis dari Front Pembela Islam (FPI).[3] Ia merupakan menantu pendiri sekaligus Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Shihab. Ia menikah dengan Syarifah Zulfa Shihab, putri Habib Rizieq, pada 17 Agustus 2016.[4] FPI dibubarkan oleh pemerintah Indonesia pada 30 Desember 2020, tetapi simpatisannya kemudian mendirikan organisasi FPI baru dengan akronim Front Persaudaraan Islam. Pada tahun 2022, kepengurusan baru FPI terbentuk, Hanif sendiri kemudian menjabat sebagai Sekretaris Dewan Syuro Pengurus Pusat FPI.[5]
Hanif lahir di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada tanggal 13 Januari 1993 (20 Rajab 1413 H). sebagai anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Habib Abdurrahman Alatas dan Syarifah Fadhilah binti Ahmadun Alatas. Ketiga saudaranya adalah Sholeh Alatas, Syarifah Aisyah Alatas, dan Umar Alatas.[2] Keduanya merupakan warga asli Petamburan, Jakarta Pusat, tetapi kemudian pindah ke kawasan Kembangan, Jakarta Barat.[3] Ayahnya, Abdurrahman, merupakan salah satu tokoh dan pendiri Front Pembela Islam yang dibentuk pada tahun 1998.[6]