Morfometri (dari Bahasa Yunani μορϕή morphe, "wujud", dan -μετρία metria, "pengukuran" adalah analisis pengukuran kuantitatif bentuk dan ukuran. Analisis morfometrik biasanya dilaksanakan pada organisme dan berguna untuk menganalisis catatan fosil, dampak mutasi pada wujud, perubahan perkembangkan pada bentuk, kovarian antara faktor dan bentuk ekologis, serta untuk memperkirakan bentuk parameter kuantitatif-genetik. Morfometri juga dapat digunakan untuk mengukur ciri yang signifikan secara evolusioner dengan mendeteksi perubahan pada bentuk, dapat menentukan sesuatu mengenai hubungan ontogeni, fungsi atau evolusionernya. Tujuan utama morfometri adalah untuk menguji hipotesis mengenai faktor yang memengaruhi bentuk secara statistik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Morfometri (dari Bahasa Yunani μορϕή morphe, "wujud", dan -μετρία metria, "pengukuran" adalah analisis pengukuran kuantitatif bentuk dan ukuran.[5][6] Analisis morfometrik biasanya dilaksanakan pada organisme dan berguna untuk menganalisis catatan fosil, dampak mutasi pada wujud, perubahan perkembangkan pada bentuk, kovarian antara faktor dan bentuk ekologis, serta untuk memperkirakan bentuk parameter kuantitatif-genetik. Morfometri juga dapat digunakan untuk mengukur ciri yang signifikan secara evolusioner dengan mendeteksi perubahan pada bentuk, dapat menentukan sesuatu mengenai hubungan ontogeni, fungsi atau evolusionernya. Tujuan utama morfometri adalah untuk menguji hipotesis mengenai faktor yang memengaruhi bentuk secara statistik.