Mono-tanah papua, adalah sejenis Ular dari keluarga Boidae. Ular ini hanya ditemukan di Pulau Papua.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Mono-tanah papua
| |
|---|---|
| Candoia aspera | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 196559 |
| Taksonomi | |
| Superkerajaan | Holozoa |
| Kerajaan | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Reptilia |
| Ordo | Squamata |
| Famili | Boidae |
| Genus | Candoia |
| Spesies | Candoia aspera Günther, 1877 |
Mono-tanah papua (bahasa Inggris : Viper ground-boa)[1], adalah sejenis Ular dari keluarga Boidae. Ular ini hanya ditemukan di Pulau Papua.[2]
Ular ini berbadan gemuk, ekor agak pendek dan meruncing. Panjang tubuhnya mencapai 1 meter. Warna tubuhnya hitam atau cokelat tua dengan variasi adanya motif polos di badannya, meskipun ada juga yang berwarna merah. Secara morfologis, corak warna ular ini tampak mirip dengan beludak kongkang (Bitis arietans) dari Afrika. Di lapangan, kedua ular ini sukar dibedakan, kecuali jika ular beludak kongkang membuka mulutnya akan jelas terlihat taringnya, sedangkan mono tanah sendiri tidak punya taring, hanya gigi berukuran agak sedang saja.[3]
Ular ini tinggal di tanah (terestrial), namun juga ditemukan melingkar di tanaman atau pohon (semi-arboreal). Biasanya ditemukan tidak jauh dari perairan. Aktif pada malam hari. Tidak berbahaya dan tidak agresif. Mangsanya adalah kadal, cecak, dan mamalia kecil.[2][3]
Catatan populasi ular ini belum dievaluasi. Namun sekarang, ular ini sangat langka karena sungai yang menjadi habitatnya dikeringkan untuk wilayah pemukiman atau pertanian, dan ular ini banyak diburu untuk dipelihara.[2][3]