Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMona Rudao
Artikel Wikipedia

Mona Rudao

Mona Rudao atau Mouna Rudao adalah putra seorang kepala suku Seediq di Taiwan. Ia menggantikan ayahnya sebagai kepala desa Mahebo dan menjadi salah satu pemimpin yang paling berpengaruh di wilayah Wushe. Mona Rudao berasal dari klan Tgdaya dari suku Seediq.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mona Rudao

Mona Rudao
Mona Rudao (tengah) dan para tetua suku lainnya
Lahir(1880-05-21)21 Mei 1880
Formosa
Meninggal28 November 1930(1930-11-28) (umur 50)
Prefektur Taichū, Taiwan Jepang
KebangsaanSeediq
PekerjaanKepala desa Mahebo
Anak3
Orang tuaLuhe Rudao
Patung Mona Rudao di Taman Peringatan Peristiwa Wushe

Mona Rudao atau Mouna Rudao (1880–1930; Hanzi: 莫那·魯道) adalah putra seorang kepala suku Seediq di Taiwan. Ia menggantikan ayahnya sebagai kepala desa Mahebo (Hanzi: 馬赫坡社) dan menjadi salah satu pemimpin yang paling berpengaruh di wilayah Wushe. Mona Rudao berasal dari klan Tgdaya dari suku Seediq.

Mona Rudao yang pernah berkunjung ke Jepang menjadi terkenal karena mengatur insiden Wushe di Kabupaten Nantou pada tahun 1930, suatu pemberontakan melawan Jepang. Dia melakukan aksi bunuh diri dengan cara menembak dirinya dengan pistol pada saat pemberontakan agar tak ditangkap hidup-hidup oleh tentara Jepang. Jenazahnya ditemukan di hutan pada tahun 1933, dan dibawa ke Departemen Arkeologi Universitas Kekaisaran Taihoku (sekarang Universitas Nasional Taiwan) di mana tubuhnya dipamerkan sebagai bentuk peringatan bagi calon-calon pemberontak. Tulang belulang tersebut "diidentifikasi" oleh putrinya meski tidak dikonfirmasi lebih lanjut melalui uji DNA. Setelah kedatangan Kuomintang, jenazah Rudao disimpan di sebuah gudang hingga tahun 1974. Setelah itu, jenazah Rudao dikubur kembali di Taman Peringatan Insiden Wushe. Rakyat Taiwan menghormatinya sebagai pahlawan karena melakukan perlawanan terhadap penjajah dan wajahnya diabadikan dalam koin Dolar Baru Taiwan.

Pada tahun 2005, rezim Kuomintang memajang foto besar Mona Rudao di kantor pusatnya untuk memperingati 60 tahun Penyerahan Taiwan.[1]

Mona Rudao telah menjadi bagian dari budaya populer Taiwan, muncul dalam buku dan manga. Ia menjadi figur protagonis dalam Drama TV 2003 Dana Sakura (風中緋櫻) dan film Taiwan 2011 Warriors of the Rainbow: Seediq Bale.

Putri Mona Rudao, Mahung Mona, dijuluki sebagai "wanita yang membasuh wajahnya dengan air mata" karena semua anggota keluarga dekatnya, termasuk orang tua, saudara kandung, pamannya Tado Mona, suaminya Sapu Pawan, dan anak-anaknya meninggal dalam peristiwa Wushe.[2]

Referensi

  1. ↑ 記者舞賽台北報導 (2005-10-26). "國民黨紀念光復稱莫那魯道抗日英雄". 台灣立報 lih pao. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2021-12-23.
  2. ↑ Han Cheung (1 November 2020). "Taiwan in Time: The woman who washed her face with tears". Taipei Times.

Pranala luar

  • (dalam bahasa Inggris) Mona Rudao
  • (dalam bahasa Mandarin) Mona Rudao

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Suku Seediq

Seediq 賽德克族 Sediq/Seedziq Patung Mona Rudao di Taman Peringatan Insiden Wushe Jumlah populasi 10,485 (April 2020) Daerah dengan populasi signifikan Hualien

Insiden Musha

terlibat Tkdaya Kekaisaran Jepang Toda Truku (Taroko) Tokoh dan pemimpin Mona Rudao ⚔ Ishizuka Eizō Kekuatan ~1.200 ~2.000 Korban 644 tewas 27 Oktober: ~134

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026