Mohiniyattam adalah sebuah tari klasik India yang berasal dari Kerala. Tarian ini dikenal melalui karakter gerakannya yang lembut, pola tubuh melingkar, dan ekspresi yang menonjolkan unsur lasya. Dalam tradisi seni India, bentuk tari ini diklasifikasikan sebagai tari klasik yang berkembang dari praktik ritual, lingkungan istana, serta sistem estetika yang dijelaskan dalam teks-teks dramaturgi Hindu. Keterkaitannya dengan prinsip-prinsip Natyashastra memperkuat kedudukannya sebagai salah satu tari klasik India sebagaimana dijelaskan dalam kajian tentang seni pertunjukan Asia Selatan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Mohiniyattam adalah sebuah tari klasik India yang berasal dari Kerala. Tarian ini dikenal melalui karakter gerakannya yang lembut, pola tubuh melingkar, dan ekspresi yang menonjolkan unsur lasya. Dalam tradisi seni India, bentuk tari ini diklasifikasikan sebagai tari klasik yang berkembang dari praktik ritual, lingkungan istana, serta sistem estetika yang dijelaskan dalam teks-teks dramaturgi Hindu. Keterkaitannya dengan prinsip-prinsip Natyashastra memperkuat kedudukannya sebagai salah satu tari klasik India sebagaimana dijelaskan dalam kajian tentang seni pertunjukan Asia Selatan.[1]
Istilah Mohiniyattam berasal dari dua kata dalam bahasa Malayalam, yaitu mohini yang merujuk pada sosok perempuan pemikat dalam mitologi Hindu, dan attam yang berarti tarian. Dalam literatur Hindu, Mohini dipahami sebagai wujud ilahi yang mengambil bentuk perempuan untuk menjalankan tugas tertentu, sehingga nama tarian ini dikaitkan dengan estetika gerakan yang anggun, mengalir, dan menonjolkan kesan halus.[2][3]
Sejarah Mohiniyattam berkaitan dengan tradisi seni yang berkembang di Kerala dan mengalami perkembangan melalui bentuk-bentuk tari kuil serta lingkungan istana. Kajian mengenai tari India menjelaskan bahwa Mohiniyattam memiliki hubungan dengan praktik para devadasi serta sistem pendidikan tari yang digunakan di wilayah tersebut. Pada masa selanjutnya, dokumentasi melalui karya seni, manuskrip, dan tradisi lisan menunjukkan kesinambungan teknik, repertoar, dan struktur koreografinya.[1]
Perkembangan modern Mohiniyattam dipengaruhi oleh penelitian seni pertunjukan dan upaya pelestarian tari klasik pada abad ke-20. Sejumlah tokoh seni dan lembaga kebudayaan di Kerala terlibat dalam penataan ulang repertoar, teknik gerak, serta tata rias dan kostum agar sejalan dengan definisi kontemporer mengenai tari klasik. Proses kodifikasi tersebut berhubungan dengan pemurnian bentuk gerakan dan penyesuaian terhadap standar estetika yang bersumber pada Natyashastra dan karya-karya turunannya.[4]
Vokal ( musik ) Mohiniyattam melibatkan berbagai ritme. Terdapat banyak komposisi untuk repertoar Mohiniyattam, yang sebagian besar liriknya menggunakan bahasa Manipravalam , campuran bahasa Sansekerta , Tamil , dan Malayalam . Alat musik yang biasanya digunakan dalam Mohiniyattam adalah Mridangam atau Madhalam (gendang tong), Idakka (gendang jam pasir), seruling, Veena, dan Kuzhitalam (simbal). Raga (melodi) dibawakan dalam gaya sopana (langkah), yang merupakan gaya melodi lambat yang berakar dari Natya Shastra .[1]