Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Misi Marshall

Misi Marshall adalah sebuah misi diplomatik gagal yang diusahakan oleh Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat George C. Marshall ke Tiongkok dalam upaya untuk merundingkan pembentukan pemerintahan bersatu dari Partai Komunis Tiongkok dan Nasionalis (Kuomintang).

Wikipedia article
Diperbarui 20 Februari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Misi Marshall
George C. Marshall bersama Mao di Yen'an.

Misi Marshall (Hanzi: 马歇尔使华; Pinyin: Mǎxiē'ěr Shǐhuá; 20 Desember 1945 – Januari 1947) adalah sebuah misi diplomatik gagal yang diusahakan oleh Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat George C. Marshall ke Tiongkok dalam upaya untuk merundingkan pembentukan pemerintahan bersatu dari Partai Komunis Tiongkok dan Nasionalis (Kuomintang).

Latar belakang sejarah

Komite Tiga, dari kiri, perwakilan Nasionalis Zhang Qun, George C. Marshall, dan wakil Komunis Zhou Enlai.

Sepanjang rentang waktu Perang Tiongkok-Jepang Kedua sebuah kebuntuan yang meresahkan telah muncul antara Komunis Tiongkok (PKT) dan Nasionalis Tiongkok (KMT), sementara sebelum perang, kedua belah pihak telah terlibat konflik terbuka satu sama lain. Selama periode itu banyak personel militer Amerika Serikat dan penulis swasta mengunjungi dan melaporkan Bagian Komunis Tiongkok. Pada tahun 1936, jurnalis internasional Edgar Snow melakukan perjalanan dan mewawancarai para anggota terkemuka Partai Komunis Tiongkok. Snow melaporkan bahwa Mao adalah seorang reformis daripada seorang revolusioner radikal,[1] dan banyak pembaca mendapat kesan bahwa komunis Tiongkok adalah "reformis agraria".[2] Pada tahun 1944 Misi Dixie, Kolonel Amerika Serikat John Service mengunjungi Komunis dan memuji mereka, menyatakan bahwa mereka adalah reformis demokratis, menyamakan mereka dengan sosialis Eropa daripada Komunis Soviet dan menyatakan bahwa mereka lebih tidak korup dan kacau daripada kelompok Nasionalis.[3][4][5][6]

Duta Besar Amerika Serikat untuk Tiongkok Clarence Gauss merekomendasikan Amerika Serikat "menarik sumbat dan membiarkan seluruh Pemerintah Tiongkok mengalir ke saluran pembuangan". Jenderal Patrick Hurley menyatakan bahwa Komunis Tiongkok bukan komunis sejati. Komandan Teater Tiongkok Burma India, Joseph Stilwell berulang kali menyatakan (bertentangan dengan statistik Komintern) bahwa Komunis melakukan lebih daripada KMT, dan berusaha untuk memotong semua bantuan AS ke Tiongkok.[7][8]

Usaha-usaha Amerika selama Perang Dunia Kedua untuk mengakhiri perang yang putus sambung antara dua faksi tersebut telah gagal, terutama Misi Hurley: pada tahun 1944 Jenderal Patrick Hurley mendekati kedua kelompok, dan meyakini bahwa perbedaan mereka sebanding dengan Partai Republik dan Demokrat di Amerika Serikat.[9]

Selama perang, baik PKT dan KMT telah menuduh satu sama lain menahan personel tentara dan senjata melawan Jepang sebagai persiapan untuk tindakan ofensif terhadap satu sama lain. Dengan demikian, dalam upaya putus asa untuk menjaga keutuhan negara, Presiden Harry S. Truman pada akhir 1945 mengirim Jenderal George Marshall sebagai utusan khusus kepresidenannya ke Tiongkok untuk merundingkan sebuah pemerintahan persatuan.

Lihat juga

  • George C. Marshall
  • Misi Dixie
  • Palagan Tiongkok Burma India
  • Red Star Over China
  • Persepsi masa perang Komunis Tiongkok

Catatan

  1. ↑ Brady p. 47.
  2. ↑ Kenneth E. Shewmaker, "The "Agrarian Reformer" Myth," The China Quarterly 34 (1968): 66-81.
  3. ↑ John Service, Report No. 5, 8 March 1944, to Commanding General Fwd. Ech., USAF – CBI, APO 879. "The Communist Policy Towards the Kuomintang." State Department, NARA, RG 59.
  4. ↑ U.S. Congress. Senate Committee on the Judiciary, Subcommittee to Investigate the Administration of the Internal Security Act and the Other Internal Security Laws. The Amerasia Papers: A Clue to the Catastrophe of China. Vol. 1 (Washington, D.C.: GPO, 1970), 406 – 407.
  5. ↑ "John Service, Report No. 5, 8 March 1944, to Commanding General Fwd. Ech., USAF – CBI, APO 879. "The Communist Policy Towards the Kuomintang." State Department, NARA, RG 59.
  6. ↑ The full story of Marshall's mission is told by Daniel Kurtz-Phelan in The China Mission: George Marshall's Unfinished War, W.W. Norton & Co., 2018. http://books.wwnorton.com/books/detail.aspx?ID=4294994542
  7. ↑ Taylor, Jay (209). Stilwell's The Generalissimo: Chiang Kai-shek and the Struggle for Modern China. Harvard University Press. hlm. 297,298. ISBN 0674054717.
  8. ↑ Wesley Marvin Bagby, The Eagle-Dragon Alliance: America's Relations with China in World War II, p.96
  9. ↑ Russel D. Buhite, Patrick J. Hurley and American Foreign Policy (Ithaca, NY: Cornell U Press, 1973), 160 – 162.

Bacaan lebih lanjut

  • Homeyard, Illoyna. "Another Look at the Marshall Mission to China." Journal of American-East Asian Relations (1992): 191-217.; disagrees with Levine (1979); the mission was in fact an attempt to lay the groundwork for the establishment of a stable, democratic China. in JSTOR
  • Levine, Steven I. "A New Look at American Mediation in the Chinese Civil War: the Marshall Mission and Manchuria." Diplomatic History 1979 3(4): 349-375. ISSN 0145-2096
  • May, Ernest Richard. The Truman Administration and China, 1945-1949 (1975)
  • May, Ernest R. "1947-48: When Marshall Kept the U.S. out of War in China." Journal of Military History (2002) 66#4: 1001-1010. online
  • Pogue, Forrest. George C. Marshall: Statesman 1945-1959 (1987) pp 51–143. online edition Diarsipkan 2013-05-10 di Wayback Machine.
  • Rose, Lisle Abbott. Roots of Tragedy: United States and the Struggle for Asia, 1945-53 (1976)
  • Song, Yuwu, ed. Encyclopedia of Chinese-American Relations (2009)
  • Stueck, William W. The Road to Confrontation: American Policy Toward China and Korea, 1947-1950, (1981) online edition
  • Tsou, Tang. America's Failure in China, 1941-50 (1963) online edition
  • Westad, Odd Arne. Decisive Encounters: The Chinese Civil War, 1946-1950 (2003)

Sumber utama

  • Marshall, George Catlett. The Papers of George Catlett Marshall. Vol. 5: "The Finest Soldier," January 1, 1945-January 7, 1947. Larry I. Bland and Sharon Ritenour Stevens, eds. Johns Hopkins U. Press, 2003. 822 pp.
  • US Congress, House, Committee on International Relations. Selected Executive Session Hearings of the Committee, 1943-50 (8 vols., Washington, 1976), Vol. VII: United States Policy in the Far East pt. 1 and Pt 2.
  • U.S. Department of State. Foreign Relations of the United States: Diplomatic Papers, 1945. online
  • ---. Volume VII. The Far East: China. Washington, D.C.: GPO, 1969.
  • ---. Foreign Relations of the United States: Diplomatic Papers, 1946. Volume IX. The Far East: China. Washington, D.C.: GPO, 1972.
  • ---. Foreign Relations of the United States: Diplomatic Papers, 1946. Volume X. The Far East: China. Washington, D.C.: GPO, 1972.
  • ---. Foreign Relations of the United States: Diplomatic Papers, 1947. Volume VII. The Far East: China. Washington, D.C.: GPO, 1972.

Pranala luar

  • The MacArthur Hearing: The China Mission Diarsipkan 2013-02-04 di Archive.is Time Magazine article dated Monday, 21 May 1951. General Marshall responds to questions about the China Mission regarding both the political and military situation.
  • l
  • b
  • s
Perang Saudara Tiongkok
Pihak yang terlibat dan kampanye militer utama
Partai Nasionalis /  Republik Tiongkok ( Tentara Revolusioner Nasional → Angkatan Bersenjata Republik Tiongkok)

Partai Komunis /  Tiongkok ( Tentara Merah → Tentara Rute ke-8, N4A, dsb → Tentara Pembebasan Rakyat)

Pra-1945Pasca-1945Isu-isu saat ini
1924 Front Persatuan Pertama
1926 Kudeta Kanton
1927 Insiden Nanking
Komune Shanghai
Pembantaian Shanghai
Perpecahan Nanjing-Wuhan
Insiden 715
Pemberontakan Nanchang
Pemberontakan Panen Musim Gugur
Pemberontakan Guangzhou
1929 Konflik Tiongkok-Soviet
1930–1934 Kampanye Pengepungan
1931–1934 Republik Soviet Tiongkok
1933–1934 Pemerintahan Rakyat Fujian
1934–1936 Mars Panjang
1936 Insiden Xi'an
1937–1946 Front Persatuan Kedua
1944 Misi Dixie
1945 Negosiasi Chongqing
Perjanjian Sepuluh Kembar
Penyerahan kembali Taiwan
1946 Insiden Jiaochangkou
1945-1947 Misi Marshall
1945–1949 Operasi Beleaguer
1946–1949 Revolusi
1948 Insiden SS Kiangya
Kampanye Liaoshen
1948–1949 Kampanye Huaihai
Kampanye Pingjin
1949 Insiden Kapal Uap Taiping
Kampanye Penyeberangan Sungai Yangtze
Insiden Amethyst
Pemerintah Republik Tiongkok mundur ke Taiwan
Penggabungan Xinjiang
1949–1953 Pengeboman Shanghai
1950 Kampanye Pulau Hainan
Kampanye Kepulauan Wanshan
Pertempuran Chamdo (Penggabungan Tibet)
1950–1958 Pemberontakan Islam Kuomintang
1955 Krisis Selat Taiwan Pertama
1958 Krisis Selat Taiwan Kedua
1960–1961 Perbatasan Tiongkok–Burma
1961–1972 Proyek Kejayaan Nasional
1996 Krisis Selat Taiwan Ketiga
2005–kini Kunjungan Pan-Biru
  • Status politik Taiwan
  • Reunifikasi Tiongkok
  • Gerakan kemerdekaan Taiwan
  • Hubungan Lintas Selat

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang sejarah
  2. Lihat juga
  3. Catatan
  4. Bacaan lebih lanjut
  5. Sumber utama
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

STS-135

Penerbangan dari Raffaello menandai misi satu-satunya Atlantis membawa sebuah MPLM. Selama pidatonya di Marshall Space Flight Center pada 16 November

Red Notice (film)

Film komedi laga Amerika Serikat

Misi Dixie

promosinya menjadi brigadir jenderal. Misi Dixie menyelenggarakan misi-misi diplomatik Patrick Hurley dan George Marshall untuk merundingkan penyatuan Komunis

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026