Minerva Airlines Penerbangan 1553 merupakan penerbangan penumpang komersial berjadwal dari Cagliari menuju Genoa yang dioperasikan oleh Minerva Airlines di bawah merek Alitalia Express melalui perjanjian penerbangan bersama (codeshare) dengan Alitalia. Pada 25 Februari 1999, pesawat Dornier 328 yang melayani penerbangan tersebut kehilangan kendali dan melampaui ujung landasan saat mendarat di Bandar Udara Genoa Cristoforo Colombo. Dari 31 orang di dalam pesawat, tiga orang meninggal dunia, termasuk pramugari. Satu penumpang lainnya kemudian meninggal di rumah sakit. Pesawat mengalami kerusakan parah dan tidak dapat diperbaiki.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Reruntuhan pesawat yang telah dibongkar | |
| Ringkasan kecelakaan | |
|---|---|
| Tanggal | 25 Februari 1999 (1999-02-25) |
| Ringkasan | Keluar dari landasan saat mendarat |
| Lokasi |
|
![]() | |
| Pesawat | |
D-CPRR, pesawat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, terlihat pada tahun 1998 | |
| Jenis pesawat | Dornier 328-110 |
| Operator | Minerva Airlines, mewakili Alitalia Express |
| IATA | AZ1553 |
| ICAO | AZA1553 |
| Kode panggil | ALITALIA 1553 |
| Registrasi | D-CPRR |
| Asal | Bandar Udara Cagliari Elmas, Cagliari, Italia |
| Tujuan | Bandar Udara Cristoforo Colombo Genoa, Genoa, Italia |
| Orang dalam pesawat | 31 |
| Penumpang | 27 |
| Awak | 4 |
| Tewas | 4 |
| Selamat | 27 |
Minerva Airlines Penerbangan 1553 merupakan penerbangan penumpang komersial berjadwal dari Cagliari menuju Genoa yang dioperasikan oleh Minerva Airlines di bawah merek Alitalia Express melalui perjanjian penerbangan bersama (codeshare) dengan Alitalia. Pada 25 Februari 1999, pesawat Dornier 328 yang melayani penerbangan tersebut kehilangan kendali dan melampaui ujung landasan saat mendarat di Bandar Udara Genoa Cristoforo Colombo. Dari 31 orang di dalam pesawat, tiga orang meninggal dunia, termasuk pramugari.[1] Satu penumpang lainnya kemudian meninggal di rumah sakit. Pesawat mengalami kerusakan parah dan tidak dapat diperbaiki.[2]
Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut adalah Dornier 328-110 dengan nomor seri pabrik 3054, yang pada saat kecelakaan berusia tiga tahun.[3] Pesawat tersebut kemudian dirakit di pabrik Dornier di Oberpfaffenhofen dan menerima nomor registrasi uji coba D-CDXV.[3] Pesawat tersebut dikirimkan pertama kali ke Deutsche Structured Finance Aircraft Leasing, yang mendaftarkannya dengan nomor registrasi pesawat D-CPRR dan kemudian menyerahkannya kepada pelanggan sewaannya, Minerva Airlines, pada 16 Juli 1996, di mana pesawat Dornier tersebut awalnya dioperasikan dengan lambang Minerva Airlines.[3][4]
Setelah mengambil alih penerbangan Alitalia Express, pesawat tersebut dicat dengan warna Alitalia dan terbang atas nama serta menggunakan nomor penerbangan milik pelanggan tersebut. Pesawat penerbangan jarak pendek ini memiliki dua mesin baling-baling turbo Pratt & Whitney PW119B, dengan setiap baling-baling berdaya 1.400 kW.[3]
Penerbangan 1553 berangkat dari Cagliari untuk penerbangan berdurasi sekitar 85 menit menuju Genoa pada 25 Februari 1999, dioperasikan oleh Minerva Airlines atas nama Alitalia, dengan empat awak di dalamnya. Pesawat berada di bawah komando Kapten Alessandro Del Bono, 35 tahun, seorang pilot berpengalaman dengan 6.000 jam terbang, termasuk 2.000 jam pada Dornier 328. Di kokpit juga terdapat Kopilot Walter Beneduce dan seorang pilot siswa. Di kabin terdapat satu orang pramugari.[1]

Pesawat melakukan pendekatan dan menyentuh landasan pacu 29 di Bandara Genoa dengan angin dari belakang (tailwind) sebesar 15 hingga 18 knot sekitar pukul 11.30 UTC (12.30 waktu setempat). Saksi mata melaporkan bahwa pesawat menyentuh landasan jauh dari titik yang seharusnya, memantul beberapa kali, kemudian menyimpang ke kanan, menabrak dinding penahan, dan roda pendaratan depan runtuh sebelum akhirnya terjun ke laut di dekatnya.[5] Tim tanggap darurat bandar udara segera dihubungi dan tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar 70 detik.
Terdapat tiga korban meninggal seketika, dua penumpang dan pramugari, serta sebelas orang mengalami luka-luka. Sebagian besar penumpang dibawa ke rumah sakit dalam kondisi hipotermia, dan satu penumpang kemudian meninggal dunia, sehingga jumlah korban jiwa menjadi empat orang. Diperkirakan jumlah korban akan jauh lebih besar apabila seorang anggota tim renang berusia 15 tahun tidak segera bergegas membuka pintu darurat.
Meskipun kecelakaan ini terjadi pada hari yang sama ketika Parlemen Italia menyetujui pembentukan Badan Nasional untuk Keselamatan Penerbangan (ANSV), lembaga tersebut belum mulai beroperasi sehingga tidak menangani penyelidikan. Sebagai gantinya, Otoritas Penerbangan Sipil Italia melakukan investigasi terhadap kecelakaan ini.
Kapten Del Bono dicabut lisensi pilotnya dan dijatuhi hukuman dua tahun delapan bulan penjara atas tuduhan pembunuhan karena kelalaian. Dua ahli yang ditunjuk pengadilan menyatakan bahwa kesalahan pilot merupakan faktor utama: kapten mendarat dengan kecepatan lebih tinggi dari yang seharusnya, tidak mengimbangi pengaruh angin silang secara efektif, dan tidak mengaktifkan sistem pengereman serta kendali pesawat dengan tepat saat fase pendaratan. Selain itu, ia dinilai tidak menyadari bahwa perlambatan pesawat yang buruk bukan disebabkan oleh kegagalan mekanis, melainkan oleh pengendalian pesawat dan sistemnya yang tidak memadai.
Pada tahun 2002, diajukan banding terhadap hasil tersebut dengan klaim bahwa pembalik daya dorong (thrust reverser) pesawat macet saat pendaratan dan bahwa penyimpangan ke kanan terjadi karena kapten mematikan tenaga mesin kanan dalam upaya memperlambat pesawat.
Pada tahun 2003, hukuman Del Bono dikurangi menjadi dua tahun masa percobaan. Pihak pembela mengacu pada laporan akhir Otoritas Penerbangan Sipil yang menyatakan bahwa pembalik daya dorong tidak berfungsi dan bahwa kesalahan pilot dapat dikesampingkan sebagai penyebab.
Pesawat Dornier 328 tersebut mengalami kerusakan total dan tidak dapat diperbaiki. Minerva Airlines menghentikan operasinya empat tahun kemudian, pada tahun 2003.