Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mildef Tarantula HMAV

MILDEF Tarantula HMAV 4x4 adalah kendaraan mobilitas infanteri tahan ranjau berlambung V 4×4 Malaysia yang memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap berbagai ancaman medan perang seperti ranjau dan alat peledak improvisasi (''IED''). Kendaraan lapis baja ini dirancang dan diproduksi oleh perusahaan lokal Mildef. Ia pertama kali diluncurkan pada 11 Februari 2021. Kendaraan ini dikembangkan untuk membawa tugas pengangkut personel lapis baja dengan kemampuan tahan ranjau dan juga memiliki kelincahan yang baik di medan perang. Ia dibuat untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan lapis baja buatan luar negeri.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mildef Tarantula HMAV
Mildef Tarantula High Mobility Armoured Vehicle

Purwarupa Tarantula HMAV 4x4
Jenis Pengangkut personel lapis baja / MRAP
Negara asal  Malaysia
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 2021 – Sekarang
Digunakan oleh  Malaysia
Pada perang Tidak ada
Sejarah produksi
Tahun 2013
Produsen Mildef International Technologies
Diproduksi 2021 – sekarang
Jumlah produksi 4
(2 purwarupa)[1]
Spesifikasi
Berat 14 ton (berat kotor), 11 ton (berat kosong)
Panjang 5.6 meter
Lebar 2.5 meter
Tinggi 2.5 meter
Awak 10 orang

Perisai * Pelindung komposit, perlindungan badan STANAG 4569 level 2A
  • Perlindungan lambung STANAG 4569 level 2B
Senjata
utama
12.7mm RCWS
Jenis Mesin Mesin Caterpillar
330 HP
Daya kuda/ton 23.57 Hp/ton
Transmisi Transmisi otomatis Allison
Suspensi 4x4
Kelonggaran tanah 430 mm
Kecepatan 110 km/h

MILDEF Tarantula HMAV 4x4[2] adalah kendaraan mobilitas infanteri tahan ranjau berlambung V 4×4 Malaysia yang memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap berbagai ancaman medan perang seperti ranjau dan alat peledak improvisasi (''IED''). Kendaraan lapis baja ini dirancang dan diproduksi oleh perusahaan lokal Mildef. Ia pertama kali diluncurkan pada 11 Februari 2021. Kendaraan ini dikembangkan untuk membawa tugas pengangkut personel lapis baja dengan kemampuan tahan ranjau dan juga memiliki kelincahan yang baik di medan perang.[3] Ia dibuat untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan lapis baja buatan luar negeri.[4]

Desain

Mildef HMAV 4x4 memiliki panjang 5,6 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 2,5 meter. Berat kendaraan 14 ton. Didukung oleh mesin Caterpillar berkapasitas 7,2 liter diesel turbocharged dengan tenaga 330 dan torsi 1116 Nm serta mampu mencapai kecepatan hingga 110 kilometer / jam.[5]

Kendaraan lapis baja ini telah memenuhi syarat dengan standar Stanag 4569 NATO di mana perlindungan balistiknya kompatibel dengan Stanag 4569 Level 2 untuk balistik dan artileri. Perlindungan di bawah kendaraan kompatibel dengan Stanag 4569 level 2B dan perlindungan lambung kompatibel dengan Stanag 4569 level 2A. Persenjataan utama kendaraan ini menggunakan RCWS 12,7 mm. Ia juga dilengkapi dengan pelontar granat asap untuk perlindungan pertahanan diri.[6]

Setelah Tarantula pertama kali diumumkan pada Februari 2021, kendaraan tersebut diuji selama sembilan hari melalui pengujian jalan raya sepanjang 700 km dan off-road 300 km, diikuti oleh ketahanan jalan raya, efisiensi bahan bakar, beban, winching, kemiringan, pemasangan dan penurunan, pendakian dan pengereman, termasuk uji fording satu meter.[7]

Menurut CEO Mildef Datuk Seri Mohd Nizam Kasa, konstruksi Tarantula terdiri dari 70% konten lokal (sasis, bodi dan sistem mesin) dan 30% (gandar, transmisi enam kecepatan, dan mesin) konten asing.[8]

Sejarah

Tarantula

Mildef telah lama menjadi perusahaan yang bergerak dalam bidang perawatan, perbaikan dan perombakan kendaraan Angkatan Bersenjata Malaysia. Berdasarkan pengalaman ini, Mildef mengetahui perlunya mengembangkan kendaraan militer baru untuk menggantikan aset Angkatan Bersenjata Malaysia yang sudah tua. Kebutuhan ini mendorong perusahaan untuk mengembangkan kendaraan lapis baja secara lokal.[9]

Pengembangan kendaraan memakan waktu empat tahun untuk diselesaikan dengan total biaya RM16 juta untuk penelitian dan pengembangan. Satu protoype dibuat dan diluncurkan pada 11 Februari 2021 dan diharapkan akan diuji oleh Angkatan Bersenjata Malaysia. Kendaraan ini menggunakan 70 persen komponen lokal sedangkan 30 persen lainnya menggunakan komponen asing seperti transmisi, mesin dan sistem persenjataan.[10]

Pengembangan kendaraan dibantu oleh lembaga lokal, Science Technology Research Institute for Defense (STRIDE) dan juga Angkatan Bersenjata Malaysia.[8] Pada 2 April 2021, Mildef HMAV telah resmi dinamai "Tarantula".[2]

Menurut Menteri Pertahanan Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, beberapa negara Timur Tengah yang tidak disebutkan namanya telah menyatakan minat untuk mengakuisisi Tarantula.[11] Mildef mengatakan bahwa mereka ingin mengekspor Tarantula ke negara-negara anggota ASEAN, diikuti oleh negara-negara di luar kawasan.[4]

Pengguna

Sekarang

  •  Malaysia: 4 unit (2 purwarupa untuk uji coba).[1]

Pesanan

  • 100 unit dipesan oleh pembeli yang dirahasiakan.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 "NST-Mildef unveils locally-made high mobility armoured vehicles". nst.com.my. Diakses tanggal 23 April 2021.
  2. 1 2 "Tarantula HMAV 4×4". malaysian defence.com.
  3. ↑ "Malaysia News Agency:Bernama-Mildef unveils Malaysian-made armoured vehicle". bernama.com.
  4. 1 2 Selan, Siva (February 11, 2021). "First made-in-Malaysia armoured vehicle unveiled".
  5. ↑ "Mildef official website-Products". mildef.com.my.
  6. ↑ "Mildef HMAV". mildef.com.my.
  7. ↑ "MILDEF HMAV 4×4 Successfully Completes First Round of Military Evaluation Testing". Asian Military Review. 25 March 2021. Diakses tanggal 23 April 2021.
  8. 1 2 "NST-Mildef unveils locally-made high mobility armoured vehicles". nst.com.my.
  9. ↑ "Mildef official website-Home". mildef.com.my.
  10. ↑ "Malaysian Defence-Unifil contender out on show". malaysiandefence.com.
  11. ↑ "Malaysia produces its first armoured vehicle, the Tarantula HMAV 4x4 | The Star". www.thestar.com.my.

Pranala luar

  • HMAV di situs web Mildef
  • l
  • b
  • s
Kendaraan Angkut Personel dan Penempur Infanteri Moderen Beroda
4 × 4
  • ACMAT
  • Agrale Marruá
  • AMZ Dzik
  • AMZ Tur
  • AMZ Żubr
  • Aravis
  • ATF Dingo
  • Austin Champ
  • AXE
  • Badger ILAV
  • BPM-97
  • BOV
  • Buffel
  • Bushmaster
  • Casspir
  • Cheetah MMPV
  • Cobra
  • Commando
  • Chaimite
  • Condor
  • Corvo
  • Cougar H
  • Duro III
  • Dozor-B
  • Didgori
  • Eagle
  • Enok
  • F2
  • Fahd
  • FNSS Pars
  • Fennek
  • FTTS
  • FMC XR311
  • G-Class
  • Golan
  • Grizzly
  • Humvee
  • Honker
  • Iveco LMV
  • Kaya
  • Komatsu LAV
  • Land Rover Wolf
  • LIV (SO) Serval
  • LOV-1
  • M1117 Guardian
  • Mamba
  • Marine MPV
  • Marauder
  • Matador
  • Maverick
  • Marksman
  • M-ATV
  • MaxxPro
  • Mildef Tarantula HMAV
  • Millenworks LUV
  • Mungo ESK
  • MWMIK
  • MXT-MV
  • MX-1 Kalakian
  • MX-8 Barako
  • NIMR
  • Ocelot
  • OKA
  • Perentie
  • P4
  • Pinzgauer
  • PVP
  • Pindad APR-1V
  • Piranha
  • Puma
  • Reva
  • RG-12
  • RG-31 Nyala
  • RG-32 Scout
  • RG Outrider
  • RG-33
  • RG-34 Iguana
  • RG-35
  • S600
  • Sand Cat
  • Santana Anibal
  • Saxon
  • Simba
  • Sherpa 2
  • Storm
  • T-98 Kombat
  • TAD Turangga
  • Type 90
  • Tiuna
  • Tempest MPV
  • Type 6614
  • GAZ-2975 Tigr
  • Unibuffel
  • UR-416
  • URO VAMTAC
  • VAB
  • VBL
  • VPK-3927 Volk
  • VXB
  • Vodnik
  • Wolf
6 × 6
  • ACMAT
  • Al-Faris 8-400
  • Alvis Saracen
  • Arma
  • AMX 10 RC
  • Armoured Multirole Carrier
  • AVGP Grizzly
  • BAE Caiman
  • Buffalo H
  • Ceradyne Bull
  • Cougar HE
  • Duro III
  • EE-9 Cascavel
  • EE-11 Urutu
  • ERC 90 Sagaie
  • F2
  • FNSS Pars
  • Fuchs
  • Grizzly HPV
  • Mastiff PPV
  • Mbombe
  • MPV-I
  • MTVR
  • NIMR
  • Nurol Ejder
  • Pandur 6x6
  • Patria Pasi
  • Perentie
  • Pindad APS-2
  • Pindad APS-3 Anoa
  • Pegaso BMR
  • Pegaso VEC-M1
  • Pinzgauer
  • Piranha
  • Puma
  • Ratel
  • RG-33
  • RG-35
  • RN-94
  • Shoet
  • TATRAPAN
  • WZ551 Type 92
  • WZ523 Type 93
  • VBTP-MR
  • VAB
  • LKOV Valuk
  • Rheinmetall YAK
8 × 8
  • Al-Fahd
  • Arma
  • Patria AMV
  • ASLAV
  • AV-81 Terrex
  • Bison
  • Boxer MRAV
  • Bumerang APC
  • BTR-3
  • BTR-4
  • BTR-80
  • BTR-90
  • BTR-94
  • Centauro VBC
  • CM-32
  • Coyote
  • FNSS Pars
  • KTO Irbis
  • KTO Rosomak
  • KTO Ryś
  • Lazar BVT
  • LAV-25
  • LAV III
  • SEP
  • Luchs
  • LVS
  • NZLAV
  • Pandur II 8x8
  • Piranha
  • RG41
  • Rooikat
  • Saur 1
  • Stryker
  • OT-64 SKOT
  • Tatra T815
  • Type 92
  • Type 96
  • VBCI
  • VBTP-MR
10 × 10
  • LVSR
  • Piranha

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Desain
  2. Sejarah
  3. Pengguna
  4. Sekarang
  5. Pesanan
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

ACMAT

Mamba Marine MPV Marauder Matador Maverick Marksman M-ATV MaxxPro Mildef Tarantula HMAV Millenworks LUV Mungo ESK MWMIK MXT-MV MX-1 Kalakian MX-8 Barako

Patria AMV

Mamba Marine MPV Marauder Matador Maverick Marksman M-ATV MaxxPro Mildef Tarantula HMAV Millenworks LUV Mungo ESK MWMIK MXT-MV MX-1 Kalakian MX-8 Barako

Terrex

Mamba Marine MPV Marauder Matador Maverick Marksman M-ATV MaxxPro Mildef Tarantula HMAV Millenworks LUV Mungo ESK MWMIK MXT-MV MX-1 Kalakian MX-8 Barako

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026