Metoksi polietilen glikol-epoetin beta adalah aktivator reseptor eritropoietin kerja panjang (CERA) yang digunakan untuk pengobatan anemia yang berhubungan dengan gagal ginjal kronis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Mircera |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| License data | |
| Kategori kehamilan |
|
| Rute pemberian | Intravena, subkutan |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Pengenal | |
| Nomor CAS | |
| DrugBank |
|
| ChemSpider |
|
| UNII | |
| KEGG |
|
| ChEMBL | |
| | |
Metoksi polietilen glikol-epoetin beta adalah aktivator reseptor eritropoietin kerja panjang (CERA) yang digunakan untuk pengobatan anemia yang berhubungan dengan gagal ginjal kronis.[3]
Obat ini tercantum dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[5] Obat ini telah disetujui untuk penggunaan medis di Uni Eropa[4] dan Amerika Serikat pada tahun 2007.[3]
Berat molekul rata-rata obat ini adalah sekitar 60 kDa. Obat ini merangsang eritropoiesis dengan berinteraksi dengan reseptor eritropoietin pada sel progenitor di sumsum tulang.[6]
Pengadilan Tinggi Federal Amerika Serikat memutuskan pada bulan September 2009, bahwa Mircera melakukan pelanggaran paten yang dimiliki oleh Amgen Inc. Pengadilan menolak untuk mencabut putusan pengadilan yang dikeluarkan pada musim gugur tahun 2008 yang melarang Roche menjual Mircera di Amerika Serikat.[7] Putusan pengadilan tersebut telah kedaluwarsa dan Mircera telah tersedia di pasar AS sejak tahun 2015.[8]
Obat ini dilaporkan dapat menggantikan obat eritropoietin tradisional sebagai agen doping darah dalam olahraga ketahanan. Obat ini tampaknya termasuk dalam bagian S2 dari daftar zat yang secara resmi dilarang dalam kompetisi dan di luar kompetisi, di Prancis dan oleh Badan Antidoping Dunia.[9]
Pada bulan Juli 2008, pembalap sepeda asal Italia Riccardo Riccò didiskualifikasi dari Tour de France setelah laporan bahwa sampel urinnya positif mengandung obat ini.[10][11] Sebelumnya belum ada pengakuan publik bahwa tes untuk obat baru tersebut sedang dilakukan, atau bahkan telah dikembangkan. Pengujian Tour de France dilakukan di bawah naungan Federasi Bersepeda Prancis dan Badan Anti-Doping Prancis, bukan Uni Sepeda Internasional.[12][13]