Meta-analisis adalah sebuah analisis statistik yang memadukan hasil berbagai kajian ilmiah. Meta-analisis dapat dilakukan saat terdapat berbagai kajian ilmiah yang ditujukan untuk pertanyaan yang sama, dengan setiap kajian individual melaporkan ukuran-ukuran yang memiliki sedikit tingkat kesalahan. Meta-analisis dapat dipandang sebagai bagian dari tahap peninjauan artikel yang dilakukan secara sistematis menggunakan analisis statistika formal.
metode statistika untuk menyimpulkan data dari berbagai sumber
Meta-analisis adalah sebuah analisis statistik yang memadukan hasil berbagai kajian ilmiah. Meta-analisis dapat dilakukan saat terdapat berbagai kajian ilmiah yang ditujukan untuk pertanyaan yang sama, dengan setiap kajian individual melaporkan ukuran-ukuran yang memiliki sedikit tingkat kesalahan. Meta-analisis dapat dipandang sebagai bagian dari tahap peninjauan artikel yang dilakukan secara sistematis menggunakan analisis statistika formal (Anwar, 2005).
Tujuan
Untuk memperoleh estimasi effect size, yaitu kekuatan hubungan ataupun besarnya perbedaan antar-variabel.
Untuk melakukan inferensi dari data dalam sampel ke populasi, baik dengan uji hipotesis (Nilai p) maupun estimasi (interval kepercayaan).
Untuk melakukan kontrol terhadap variabel yang potensial bersifat sebagai perancu (confounding) agar tidak mengganggu kemaknaan statistik dari hubungan atau perbedaan.
Menggabungkan beberapa studi yang sebagian besar hasilnya secara individu tidak signifikan, tetapi setelah digabung menjadi signifikan (Anwar, 2005).
Tahap Metodologi
Kriteria pemilihan (kriteria inklusi dan eksklusi) untuk artikel penelitian yang akan disertakan dalam meta-analisis. Tentukan apakah akan disertakan hasil penelitian yang tidak dipublikasi, bagaimana cara menemukan hasil penelitian yang tidak dipublikasikan tersebut.
Metode untuk menemukan atau menelusur penelitian, dan siapa yang akan melakukan penelusuran pustaka.
Kriteria yang jelas untuk penilaian kualitas artikel penelitian yang mencakup aspek desain, pelaksanaan, serta analisis.
Kriteria Pemilihan Studi
Studi yang akan disertakan dalam meta-analisis bergantung pada tujuannya. Karena itulah hipotesis studi meta-analisis amat membantu menentukan kriteria inklusi dan eksklusi yang harus digunakan sejak awal untuk identifikasi studi yang relevan.
Peneliti harus menetapkan jenis dan rincian laporan penelitian yang akan digabung. Untuk uji klinis, misalnya perlu ditetapkan apakah hanya akan disertakan uji klinis dengan randomisasi, berapa jumlah subyek minimal yang dapat diterima, karakteristik klinis pasien, intervensi yang dilakukan, lama follow up minimal, outcome yang diperlukan, rentang umur subyek, dan lain-lain.
Strategi Penelusuran Bahan Studi
Untuk penelusuran bahan studi harus ditentukan kualifikasi penelusur (misalnya petugas perpustakaan dan peneliti). Ini perlu ditekankan, karena kualitas penelusur sangat mempengaruhi jumlah dan jenis pustaka yang diperlukan. Untuk menelusur artikel yang telah dipublikasi, database elektronik sangat bermanfaat, namun bila hanya cara ini yang digunakan, mungkin akan terlewatkan hasil studi lain yang relevan. Oleh karenanya biasanya disarankan untuk melengkapinya dengan pencarian manual.
Kepentingan itu pun harus dijelaskan spesifikasi database yang dipakai, strategi pencarian, termasuk periode waktu yang disertakan dan kata kunci yang digunakan. Harus dijelaskan cara untuk memasukkan semua studi yang ada yang memenuhi kriteria, termasuk kontak dengan para penulis, perangkat lunak yang dipakai (nama dan versi), pencarian secara manual (dari daftar rujukan pada artikel), bahasa selain bahasa Inggris, serta metode penelusuran hasil studi yang tidak dipublikasi.
Referensi
Bacaan tambahan
Cooper, H. & Hedges, L.V. (1994). The Handbook of Research Synthesis. New York: Russell Sage.
Cornell, J. E. & Mulrow, C. D. (1999). Meta-analysis. In: H. J. Adèr & G. J. Mellenbergh (Eds). Research Methodology in the social, behavioral and life sciences (pp.285–323). London: Sage.
Sutton, A.J., Jones, D.R., Abrams, K.R., Sheldon, T.A., & Song, F. (2000). Methods for Meta-analysis in Medical Research. London: John Wiley. ISBN0-471-49066-0
Higgins JPT, Green S (editors). Cochrane Handbook for Systematic Reviews of Interventions Version 5.0.1 [updated September 2008]. The Cochrane Collaboration, 2008. Available from www.cochrane-handbook.org
Thompson SG, Pocock SJ; Pocock, Stuart J (2 November 1991). "Can meta-analysis be trusted?"(PDF). The Lancet. 338 (8775): 1127–1130. doi:10.1016/0140-6736(91)91975-Z. PMID1682553. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 22 November 2011. Diakses tanggal 17 Juni 2011.. Explores two contrasting views: does meta-analysis provide "objective, quantitative methods for combining evidence from separate but similar studies" or merely "statistical tricks which make unjustified assumptions in producing oversimplified generalisations out of a complex of disparate studies"?
Wilson, D. B., & Lipsey, M. W. (2001). Practical meta-analysis. Thousand Oaks: Sage publications. ISBN0-7619-2168-0
Ellis, Paul D. (2010). The Essential Guide to Effect Sizes: An Introduction to Statistical Power, Meta-Analysis and the Interpretation of Research Results. United Kingdom: Cambridge University Press. ISBN0-521-14246-6