Menjangan adalah sebuah desa di Subah, Batang, Jawa Tengah, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Menjangan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Batang | ||||
| Kecamatan | Subah | ||||
| Kode pos | 51262 | ||||
| Kode Kemendagri | 33.25.09.2004 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Menjangan adalah sebuah desa di Subah, Batang, Jawa Tengah, Indonesia.
Desa ini terdiri atas dua dukuh, yaitu Menjangan dan Bebed. Secara geografis, wilayah desa berada pada ketinggian sekitar 230–300 meter di atas permukaan laut, dengan jarak sekitar 2,5 kilometer dari jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) melalui Desa Keborangan. Mayoritas penduduk Desa Menjangan bermata pencaharian sebagai petani dan memeluk agama Islam.
Sejak tahun 1953, Desa Menjangan telah dipimpin oleh beberapa kepala desa, yaitu Koempoel (1953–1988), Sutarno (1988–1996), Tochlan (1996–2013), dan Kuntoro yang mulai menjabat sejak 2013. Dalam perjalanannya, pembangunan fasilitas dasar desa dilakukan secara bertahap, meliputi sarana pendidikan dasar, lapangan olahraga, tempat ibadah, jaringan jalan, serta fasilitas sosial lainnya.
Pada masa kepemimpinan berikutnya, pengembangan infrastruktur desa terus berlanjut, termasuk peningkatan kualitas jalan penghubung antarwilayah serta sarana pendukung kegiatan masyarakat. Kegiatan olahraga yang berkembang di desa ini antara lain bola voli dan sepak bola, yang mengalami perubahan popularitas seiring waktu.
Secara sosial dan ekonomi, masyarakat Desa Menjangan bertumpu pada sektor pertanian yang didukung oleh perbaikan sistem irigasi melalui berbagai program pemerintah dan swadaya masyarakat. Selain itu, sebagian penduduk mulai mengembangkan usaha mandiri di bidang peternakan, perdagangan, dan jasa. Akses terhadap infrastruktur dasar seperti listrik dan jalan beraspal juga telah tersedia.