Memancing dengan kormoran adalah sebuah teknik memancing tradisional kala nelayan memakai kormoran terlatih untuk menangkap ikan di sungai-sungai. Pada masa lalu, memancing dengan kormoran dilakukan di Tiongkok dan Jepang, serta Yunani, Makedonia Utara, dan secara singkat, Inggris dan Prancis. Terkadang disebut sebagai "memancing dengan bebek", teknik tersebut dilakukan sebagai metode yang dipakai oleh bangsa Jepang kuno dalam Kitab Sui, catatan sejarah resmi dinasti Sui Tiongkok, yang dirampungkan pada 636 Masehi. Meskipun memancing dengan kormoran sempat menjadi usaha yang sukses, pemakaian utamanya pada saat ini adalah untuk industri pariwisata. Metode memancing artisan tak lagi dipakai di tempat manapun selain Tiongkok barat daya, tempat teknik tersebut juga berada di bawah ancaman dari kompetisi dengan metode yang lebih modern.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Memancing dengan kormoran adalah sebuah teknik memancing tradisional kala nelayan memakai kormoran terlatih untuk menangkap ikan di sungai-sungai. Pada masa lalu, memancing dengan kormoran dilakukan di Tiongkok dan Jepang,[1] serta Yunani, Makedonia Utara, dan secara singkat, Inggris dan Prancis. Terkadang disebut sebagai "memancing dengan bebek", teknik tersebut dilakukan sebagai metode yang dipakai oleh bangsa Jepang kuno dalam Kitab Sui, catatan sejarah resmi dinasti Sui Tiongkok, yang dirampungkan pada 636 Masehi. Meskipun memancing dengan kormoran sempat menjadi usaha yang sukses, pemakaian utamanya pada saat ini adalah untuk industri pariwisata. Metode memancing artisan tak lagi dipakai di tempat manapun selain Tiongkok barat daya, tempat teknik tersebut juga berada di bawah ancaman dari kompetisi dengan metode yang lebih modern.[2][3][4]