Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mayari

Mayari adalah dewi bulan dan penguasa dunia pada malam hari dalam mitologi Kapampangan, Filipina. Menurut antropolog Hiligaynon F. Landa Jocano dalam "Notes on Philippine Divinities" (1968) orang Tagalog kuno memuja dewi bulan bernama Mayari yang dikatakan sebagai dewa terindah di istana surga. Dia memiliki dua saudara perempuan, Hanan, dewi pagi, dan Tala, dewi bintang-bintang. Mereka dikatakan sebagai putri Bathala dari seorang wanita dari Bumi yang meninggal setelah dia melahirkan mereka. Bathala membawa ketiga saudara perempuan ini ke langit dan menjadikan mereka anggota istananya. Pada beberapa entri tentang dewa-dewa Tagalog termasuk Mayari, Jocano tidak menyebutkan sumber apa pun dari dewa-dewa Tagalog itu, juga tidak menyebutkan apakah ia mendapatkan mitos tersebut dari tradisi lisan atau sumber lain.

Wikipedia article
Diperbarui 21 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mayari/Malayari
Dewa/Dewi bulan
GenderWanita (Kapampangan dan Tagalog), Pria(Sambal)
SimbolBulan
Pemujaan
DaerahPampanga, Tagalog Selatan, Zambales
Keluarga
Orang tuaBathala
SaudaraApolaki (Kapampangan),Tala & Hanan (Tagalog)

Mayari adalah dewi bulan dan penguasa dunia pada malam hari dalam mitologi Kapampangan, Filipina.[1] Menurut antropolog Hiligaynon F. Landa Jocano dalam "Notes on Philippine Divinities" (1968) orang Tagalog kuno memuja dewi bulan bernama Mayari yang dikatakan sebagai dewa terindah di istana surga. Dia memiliki dua saudara perempuan, Hanan, dewi pagi, dan Tala, dewi bintang-bintang. Mereka dikatakan sebagai putri Bathala dari seorang wanita dari Bumi yang meninggal setelah dia melahirkan mereka. Bathala membawa ketiga saudara perempuan ini ke langit dan menjadikan mereka anggota istananya.[2] [3] Pada beberapa entri tentang dewa-dewa Tagalog termasuk Mayari, Jocano tidak menyebutkan sumber apa pun dari dewa-dewa Tagalog itu, juga tidak menyebutkan apakah ia mendapatkan mitos tersebut dari tradisi lisan atau sumber lain.

Referensi

  1. ↑ Ramos, Maximo (1990). Philippine Myths, Legends, and Folktales. Ancient Cosmology – University of Oregon Lectures.
  2. ↑ Jocano, F. Landa. Notes on Philippine Divinities. Page 171.
  3. ↑ Galang, Zoilo M. (1950). Encyclopedia of the Philippines: Literature. E. Floro, 1950. Page 28


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Bahasa Jawa Kedu

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Rabindranath Tagore

Penyair Bengali dan filsuf

Sungai Oyo

sungai di Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026