Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Maxis Communications

Maxis Communications adalah salah satu perusahaan telekomunikasi di Malaysia. Pada tahun 2006 M, Maxis mempunyai pelanggan sebanyak 8 juta orang. Maxis mempunyai nomor awal (+60) dengan beberapa kode nomor lanjutan yaitu 012, 017 dan 0142.

perusahaan asal Malaysia
Diperbarui 24 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Maxis Communications
Maxis Berhad
Menara Maxis, Kuala Lumpur
Jenis perusahaan
Publik
Kode emitenMYX: 6012
IndustriTelekomunikasi
Didirikan1993
Kantor pusatMaxis Tower, Kuala Lumpur, Malaysia
Wilayah operasi
Asia (tidak termasuk Korea Utara dan Nepal)
Tokoh kunci
Morten Lundal (CEO)
Pendapatan8.2 miliyar MYR (2014)
Laba bersih
1.638 miliyar MYR (2014)
Karyawan
2,901 (2014)
IndukUsaha Tegas
Situs webwww.maxis.com.my
Facebook: maxis X: MaxisListens Instagram: maxis LinkedIn: maxis Youtube: UCEyMBWgXwz8ifr-0JBa4LUw Modifica els identificadors a Wikidata

Maxis Communications adalah salah satu perusahaan telekomunikasi di Malaysia. Pada tahun 2006 M, Maxis mempunyai pelanggan sebanyak 8 juta orang. Maxis mempunyai nomor awal (+60) dengan beberapa kode nomor lanjutan yaitu 012, 017 dan 0142.

Produk dan Fitur

Maxis menawarkan berbagai produk dan fitur telekomunikasi kepada pelanggannya, seperti kartu isi ulang prabayar (Hotlink), Pasca Bayar, MMS, WAP (dalam jaringan GSM dan GPRS), Fitur tetap perumahan: Internet, dan seperti pada awal 2005, fasilitas 3G bagi pelanggan prabayar dan pascabayar.[butuh rujukan]

Bagi pelanggan perusahaan, Maxis menawarkan fasilitas VSAT (komunikasi berjaringan satelit) dan Handphone bermerek BlackBerry selain fitur biasa. Maxis juga menyediakan layanan unduh musik bagi semua pelanggannya untuk jaringan multimedia.[butuh rujukan]

Fasilitas paling besar yang ditawarkan Maxis adalah layanan prabayar Hotlink yang kini digunakan oleh 6.3 juta orang di Malaysia. Selain itu mereka juga menawarkan fasilitas IDD 132, yang menawarkan panggilan murah ke operator tetap di negara-negara terpilih pada tarif 20 sen semenit, yaitu pada waktu tertentu bagi kebanyakan pelanggan, lebih hemat dibandingkan dengan panggilan lokal.[butuh rujukan]

Maxis sekarang sedang perang tarif dengan operator (Telekom Malaysia, Celcom dan DiGi) dalam pasaran kartu prabayar yang menyebabkan tarif pertama hotlinknya naik sampai RM6.[butuh rujukan]

Sejarah Maxis

Binariang Sdn Bhd, yang memiliki Maxis Mobile (GSM 900) dan juga MEASAT I, II dan III (bahasa Inggris: Malaysia East Asia Satellite) merupakan salah satu pembekal pelayanan jaringan penuh. Setakat ini, MEASAT digunakan terutamanya untuk membekalkan layanan penyiaran DTH di bawah pelayanan Penyiaran Astro Measat, anak perusahaannya. Ia juga bercadang untuk menawarkan pelayanan telekomunikasi kepada daerah negara Asia, terutamanya negara-negara yang masih belum memiliki satelit.
Binariang telah secara agresifnya membangun infrastruktur telekomunikasi di kawasan penempatan baru dan kompleks perniagaan. Pendekatan ini dijangka akan dapat membuka pasaran telekomunikasi di kawasan penempatan baru serta zona perniagaan. Namun Binariang telah mengalami krisis keuangan yang parah.[butuh rujukan]

Kebelakangan ini, dalam percobaan perusahaan tersebut untuk memfokuskan halatuju perniagaannya kepada pelayanan telepon genggam yang lebih lumayan, Binariang telah membuat keputusan untuk memberhentikan sebanyak 400 pekerjanya dari Astro dan 300 lagi dari bagian jaringan pelayanan tetap.[butuh rujukan]

Pemiliknya, Ananda Krishnan, memegang 22% saham, manakala mayoritas saham dimiliki oleh Usaha Teguh, sebuah perusahaan yang dimiliki bersama Ananda Krishnan dan Tabung Amanah Tun Fuad Stephens.[butuh rujukan]

Binariang mendapat perhatian luas apabila terdapat kabar palsu yang mengatakan bahwa ia akan dibeli dan dimiliki oleh perusahaan asing. SingTel dan China Mobile dipercayai telah memperolehi baki 61% saham, yaitu sebanyak RM1.4 miliar yang diberikan untuk perusahaan asing. Sebaliknya, apa yang telah berlaku adalah British Telecom (BT) membayar sebanyak RM1.8 miliar untuk memperolehi hanya satu pertiga ekuiti perusahaan Binariang.[butuh rujukan]

Kini Binariang Sdn. Bhd. dikenal sebagai Maxis Communications yang diterajui oleh Dato' Jamaludin Ibrahim sebagai Ketua Pegawai Eksekutif (CEO) dan Edward Ying sebagai Ketua Pegawai Operasi (COO).Ibu pejabatnya terletak di Menara Maxis, bersebelahan dengan Menara KLCC.[butuh rujukan]

Pada 2002, Maxis telah mengambil alih Timecel seterusnya menggunakan talian 017.[butuh rujukan]

Maxis 3G

Maxis meresmikan layanan 3Gnya pada 1 Juli 2005 (pelayanan kartu data 3G diluncurkan secara kecil-kecilan pada bulan Februari 2005). Layanan 3G ini terdapat dalam kawasan-kawasan terpilih di Malaysia. Kawasan-kawasan kota utama termasuk:[butuh rujukan]

  • Lembah Klang (merangkumi Kuala Lumpur dan sebagian besar Selangor) - peluncuran asal pada Juli 2005
  • Pulau Pinang - Desember 2005
  • Johor Bahru - Januari 2006
  • Kuantan - September 2006

Maxis kelihatan sedang mengambil strategi "kota tebal" bagi 3G. Ini berarti layanan 3G ini hanya dilaksanakan dalam kawasan-kawasan di mana aliran data amat berat, atau kawasan-kawasan yang mempunyai kepentingan strategis (contohnya, Putrajaya sebagai pusat pentadbiran kerajaan). Kawasan-kawasan lain dalam negara pula di bawah layanan 2.5G (GPRS; kota seluruh negara) yang sedang dinaik tarif secara progresif ke 2.75G (EDGE atau E-GPRS).[butuh rujukan]

Ciri-ciri utama Maxis 3G termasuk:[butuh rujukan]

  • Panggilan video dan mail video
  • Layanan pengaliran video packet-switched (termasuk saluran siaran langsung, video-on-demand dan unduh klip video)
  • Pantauan lalulintas (Maxis mengaku mempunyai 50 buah kamera video yang dipasang sekitar Lembah Klang, Pulau Pinang dan Johor Bahru)
  • Unduh lagu penuh
  • Kartu data 3G

Pada bulan September 2006, Maxis melancarkan 3.5G (HSDPA) sebagai sebagian pelayanan "modem pita lebar tanpa kabel" yang ditujukan kepada pengguna "pasaran massa/rumah" (dan bukannya pengguna perniagaan). Maxis sedang menaik tarif keseluruhan jaringan 3G kepada 3.5G secara bertingkat. Seperti pada bulan Desember 2006, seluruh Pulau Pinang, dan sebagian Lembah Klang, Johor Bahru dan Kuantan sudah dijangkau kemudahan 3.5G.[butuh rujukan]

Pranala luar

  • Situs Resmi
  • Halaman web Hotlink
  • Maxis Group CEO appointed to Binariang GSM Board
  • l
  • b
  • s
Malaysia Perusahaan Malaysia di Indeks Komposit Kuala Lumpur
Per 3 Maret 2010
30 Utama
  • AMMB
  • Axiata
  • BAT Malaysia
  • CIMB Group
  • DIGI.COM
  • Genting
  • Genting Malaysia
  • Hong Leong Bank
  • Hong Leong Financial Group
  • IOI Corporation
  • KL Kepong
  • Malayan Banking
  • Malaysia Airlines
  • Maxis
  • MISC
  • MMC Corporation
  • Nestle Malaysia
  • PPB
  • Petronas Dagangan
  • Petronas Gas
  • PLUS Expressways
  • Public Bank
  • RHB Capital
  • Sime Darby
  • Tanjong
  • Telekom Malaysia
  • Tenaga Nasional
  • UMW
  • YTL Corporation
  • YTL Power International

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Produk dan Fitur
  2. Sejarah Maxis
  3. Maxis 3G
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Malaysia

negara di Asia Tenggara

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Genting Group

sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Wisma Genting, Kuala Lumpur, Malaysia. Perusahaan ini memiliki sejumlah anak usaha, yakni Genting Malaysia Bhd

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026