Matesih adalah sebuah kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kecamatan ini terkenal karena di wilayah tersebut terdapat Astana Giri Bangun yaitu sebuah mausoleum bagi keluarga Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto. Kompleks makam ini terletak di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 660 mdpl, tepatnya di Desa Girilayu, sekitar 35 km di sebelah timur kota Surakarta.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Matesih | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Kecamatan Matesih | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Karanganyar | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Mulyono S.H,M.M | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 43,279 (2.003) jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 33.13.05 | ||||
| Kode BPS | 3313050 | ||||
| Luas | 26,27 km² | ||||
| Kepadatan | 1.647 per km² | ||||
| Desa/kelurahan | 9 | ||||
| |||||
Matesih (bahasa Jawa: ꦩꦠꦼꦱꦶꦃcode: jv is deprecated ) adalah sebuah kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kecamatan ini terkenal karena di wilayah tersebut terdapat Astana Giri Bangun yaitu sebuah mausoleum bagi keluarga Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto. Kompleks makam ini terletak di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 660 mdpl, tepatnya di Desa Girilayu, sekitar 35 km di sebelah timur kota Surakarta.[butuh rujukan]
| Utara | Kecamatan Karangpandan |
| Timur laut | Kecamatan Tawangmangu |
| Timur | Kecamatan Tawangmangu |
| Tenggara | Kecamatan Jatiyoso |
| Selatan | Kecamatan Jumantono |
| Barat daya | Kecamatan Karanganyar |
| Barat | Kecamatan Karanganyar |
| Barat laut | Kecamatan Karanganyar |