Masjid Yeni Larissa adalah sebuah masjid peninggalan Kesultanan Utsmaniyah yang berada di kota Larissa, Provinsi Thessalia, Yunani. Masjid ini dibangun di pusat kota sekitar pergantian abad ke-20. Namun tanggal pasti pembangunannya, serta pendirinya, tidak diketahui, tetapi dilihat dari arsitektur neoklasik baik di bagian luar maupun di bagian dalam menunjuk sekitar abad ke-19. Masjid ini juga merupakan yang terakhir dari beberapa masjid yang dibangun di bawah pemerintahan Ottoman.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Masjid Yeni Larissa Λάρισσα Νέο Τζαμί | |
|---|---|
Masjid tahun 2011, saat itu masih ditempati Museum Arkeologi Larissa | |
Koordinat: 39°38′22.322″N 22°25′11.906″E / 39.63953389°N 22.41997389°E / 39.63953389; 22.41997389Lihat peta diperbesar Koordinat: 39°38′22.322″N 22°25′11.906″E / 39.63953389°N 22.41997389°E / 39.63953389; 22.41997389Lihat peta diperkecil | |
| Agama | |
| Afiliasi | Islam – Sunni |
| Provinsi | Thessalia |
| Lokasi | |
| Lokasi | Larissa |
| Negara | |
| Arsitektur | |
| Tipe | Masjid |
| Gaya | Neoklasik dengan sedikit sentuhan arsitektur Turki |
| Didirikan | 1902 |
| Spesifikasi | |
| Kubah | 3 |
| Menara | 1 |
Masjid Yeni Larissa (bahasa Yunani: Λάρισσα Νέο Τζαμί) (bahasa Turki: Yeni Larissa Camii) (bahasa Indonesia: Masjid Baru Larissa) adalah sebuah masjid peninggalan Kesultanan Utsmaniyah yang berada di kota Larissa, Provinsi Thessalia, Yunani. Masjid ini dibangun di pusat kota sekitar pergantian abad ke-20.[1] Namun tanggal pasti pembangunannya, serta pendirinya, tidak diketahui, tetapi dilihat dari arsitektur neoklasik baik di bagian luar maupun di bagian dalam menunjuk sekitar abad ke-19. Masjid ini juga merupakan yang terakhir dari beberapa masjid yang dibangun di bawah pemerintahan Ottoman.[2]
Masjid ini terus digunakan oleh umat Islam setempat hingga tahun 1924, bertepatan dengan peristiwa pertukaran penduduk Yunani–Turki.[2] Dari tahun 1939 hingga 1941 bangunan ini digunakan untuk menampung perpustakaan kota dan koleksi arkeologi kecil, yang sebagian dijarah oleh pasukan pendudukan selama pendudukan Blok Poros di Yunani.[2] Kemudian masjid ini rusak akibat peristiwa gempa bumi yang terjadi pada tahun 1941, 1955, 1957, dan 1980.[2] Dari akhir tahun 1950-an hingga 2011, bangunan ini sempat berubah menjadi Museum Arkeologi Larissa.[1]