Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah adalah sebuah masjid yang berada di kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah | |
|---|---|
| Agama | |
| Afiliasi | Islam |
| Lokasi | |
| Lokasi | Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia |
| Arsitektur | |
| Tipe | Masjid |
| Peletakan batu pertama | 2017 |
| Rampung | 2019 |
| Kapasitas | 25.000 orang |
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah adalah sebuah masjid yang berada di kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.
Masjid ini memiliki kubah terbesar se-Indonesia [1] dan menjadi masjid terbesar di Batam dan di Sumatra [2]
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah ini di inisiasi langsung oleh Wali kota Batam kala itu, yakni Muhammad Rudi, dan peletakan batu pertama dilakukan pada 30 April 2017. Hingga akhirnya pembangunan selesai, dan masjid ini diresmikan pada 20 September 2019. Secara umum, pembangunan masjid ini menghabiskan dana sekitar 400 M.[3]
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah atau dikenal juga dengan nama Masjid Agung II ini, memiliki menara yang tingginya mencapai 99 meter dengan gaya arsitektur bernuansa Melayu dan Arab. Masjid ini juga dilengkapi dengan 8 payung membran setinggi 17 meter, seperti yang ada di Masjid Nabawi. Total luas bangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah mencapai 57.114 meter persegi, sedangkan luas tanahnya mencapai 41.422 meter persegi alias lebih dari 4 hektare.
Dengan luas bangunan dan lahan yang sebesar ini, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah mampu menampung hingga 25.000 orang jemaah.[1][3][4]
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Muhammad Rudi pada 30 April 2017.[5] pembangunan memakan waktu 2 tahun, dan kemudian diresmikan oleh wali kota batam Muhammad Rudi pada tanggal 20 September 2019.[5] Hingga tahun 2023 itu adalah masjid terbesar dan masjid dengan memiliki kubah terbesar di Indonesia, dengan kapasitas lebih dari 25.000 orang.[1][2]