Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Masjid Bab Doukkala

Masjid Bab Doukka atau Masjid Bab Doukkala adalah masjid utama di Marrakesh, Maroko yang berasal dari abad ke-16. Masjid ini dinamai sesuai dengan gerbang kota terdekat, Bab Doukkala, di benteng kota bagian barat. Masjid ini dikenal sebagai Masjid al-Hurra merujuk pada pendirinya yaitu Massa'uda al-Wizkitiya.

masjid di Maroko
Diperbarui 20 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjid Bab Doukkala
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025)
Masjid Bab Doukkala
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 31°37′54.113″N 7°59′45.301″W / 31.63169806°N 7.99591694°W / 31.63169806; -7.99591694Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 31°37′54.113″N 7°59′45.301″W / 31.63169806°N 7.99591694°W / 31.63169806; -7.99591694Lihat peta diperkecil
Agama
AfiliasiIslam Sunni
Diberkati1570–1571 Masehi (979 Hijriah)
StatusActive
Lokasi
LokasiMarrakesh, Maroko
Koordinat31°37′52″N 7°59′44.7″W / 31.63111°N 7.995750°W / 31.63111; -7.995750[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Masjid_Bab_Doukkala&params=31_37_52_N_7_59_44.7_W_type:landmark_region:MA <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">31°37′52″N</span> <span class=\"longitude\">7°59′44.7″W</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">31.63111°N 7.995750°W</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">31.63111; -7.995750</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCQ\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt10\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCg\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCw\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Masjid_Bab_Doukkala&amp;params=31_37_52_N_7_59_44.7_W_type:landmark_region:MA\" class=\"external text\" id=\"mwDA\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwDQ\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDg\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDw\">31°37′52″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwEA\">7°59′44.7″W</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEw\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwFA\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFQ\">31.63111°N 7.995750°W</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFw\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwGA\">31.63111; -7.995750</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGQ\"/></span>"}' id="mwGg"/>
Arsitektur
TipeKompleks Masjid
Gayaarsitektur Saadian, Maroko, Islam
Dibangun olehLalla Ma'suda binti Ahmad
Peletakan batu pertama1557–1558 Masehi (965 Hijriah)
Rampung1570–1571 Masehi (979 Hijriah)
Spesifikasi
Menara1
Bahan bangunanbata, kayu
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: bagian pembuka dalam kondisi cetak tebal dan format tanggal akses belum mengikuti format dalam bahasa Indonesia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Masjid Bab Doukka atau Masjid Bab Doukkala adalah masjid utama (masjid Jumat) di Marrakesh, Maroko yang berasal dari abad ke-16. Masjid ini dinamai sesuai dengan gerbang kota terdekat, Bab Doukkala, di benteng kota bagian barat. Masjid ini dikenal sebagai Masjid al-Hurra (atau Masjid Orang Merdeka) merujuk pada pendirinya yaitu Massa'uda al-Wizkitiya.[1][2][3]

Sejarah

Air mancur, yang bersebelahan dengan tempat tempat berwudu (di sebelah utara masjid), terlihat pada tahun 1915.

Masjid ini didirikan oleh Lalla Mas'uda binti Ahmad, istri Muhammad al-Sheikh (pendiri Dinasti Saadi) dan ibu dari Sultan Ahmad al-Mansur, selama periode Dinasti Saadi. Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1557-58 M (965 H) dan kemungkinan selesai sekitar tahun 1570-71 M (979 H), yang terjadi pada masa pemerintahan Moulay Abdallah al-Ghalib.[2][4] Status Lalla Ma'suda sebagai wanita yang kuat dan "merdeka" atau independen mungkin menjadi alasan mengapa masjid ini juga disebut sebagai Jami' al-Hurra ("Masjid Kemerdekaan").[2]

Pada tahun 1557-1558 Masehi, sultan memerintahkan agar penduduk Yahudi di kota tersebut pindah ke daerah yang lebih dekat dengan Kasbah (benteng kerajaan), yang mengakibatkan terbentuknya mellah Yahudi yang terus ada hingga zaman modern. Pembangunan mellah baru tersebut kemungkinan besar selesai sekitar tahun 1562-63.[4] Sementara itu, pengosongan lingkungan Yahudi lama telah membebaskan sejumlah besar ruang di dalam kota yang terbuka untuk pembangunan kembali. Masjid Bab Doukkala, bersama dengan Masjid Mouassine yang dibangun sekitar waktu yang sama, tampaknya merupakan bagian dari rencana yang lebih besar untuk membangun lingkungan "model" baru di daerah tersebut.[4] Konsepnya adalah sebagai bagian dari kompleks keagamaan dan sipil yang koheren yang mencakup, selain masjid itu sendiri, sebuah madrasah, perpustakaan, hammam (pemandian umum) dengan kakus, rumah wudhu atau mida'a (Arab: ميضأة), dan air mancur umum untuk mendistribusikan air pada penduduk setempat.[2][4] Meskipun banyak masjid era Marinid juga dibangun dengan fasilitas yang menyertainya,[5] tKompleks arsitektur megah jenis ini belum pernah ada sebelumnya di Maroko dan mungkin dipengaruhi oleh tradisi pembangunan kompleks serupa di Mesir Mamluk dan di Kekaisaran Ottoman.[6]

Menara masjid tampaknya dibangun beberapa waktu setelah pembangunan masjid. Berdasarkan gayanya, Xavier Salmon berpendapat bahwa menara tersebut mungkin dibangun pada waktu yang sama dengan menara Zawiya Sidi Bel Abbes (dibangun oleh Abu Faris Abdallah), pada awal abad ke-17.[2] Tiga lengkungan pada fasad timur laut luar masjid, dekat dasar menara, kemungkinan besar juga berasal dari masa ini dan berfungsi untuk memperkuat dinding guna menyangga menara.[2][6] Sejarawan Gaston Deverdun berpendapat bahwa masjid, mida'a, air mancur, dan hammam di kompleks ini kemungkinan besar semuanya dibangun pada waktu yang sama selama konstruksi asli, sedangkan menara, madrasah kecil yang bersebelahan (tidak lagi dilestarikan), dan msid (sekolah Al-Qur'an untuk anak-anak) yang sebelumnya bersebelahan dengan mida merupakan bangunan yang dibangun kemudian (mungkin kemudian pada periode Saadian).[2][6]

Arsitektur

Pintu masuk utara masjid

Masjid

Masjid Bab Doukkala memiliki bentuk dan tata letak yang mirip dengan Masjid Mouassine yang dibangun tak lama setelahnya. Masjid ini mempertahankan karakteristik arsitektur Almohad, seperti Masjid Kutubiyya dan Masjid Tinmal, tetapi dengan detail yang lebih halus.[2][7] Denahnya khas periode Saadian dengan bagian selatan adalah ruang salat hipostil, sementara bagian utara memiliki halaman dalam (sahn) berukuran 29 x 30 meter dengan air mancur di tengahnya, dikelilingi galeri beratap. Menara berada di sudut timur laut dengan fasad bermotif darj-wa-ktaf dan lengkungan lambrequin buta.[2]

Aula salat terbagi dalam tujuh lorong dengan lengkungan tapal kuda, tegak lurus dengan dinding qibla. Lorong tengah lebih lebar dan sejajar dengan mihrab, ditandai dengan kubah dekoratif di kedua ujungnya. Kubah di depan mihrab berbentuk persegi dengan muqarnas, sementara kubah di pintu masuk aula berbentuk segi delapan dengan muqarnas bertingkat. Struktur kubah ini kemungkinan merupakan hasil renovasi pada 1852–1853 oleh Muhammad as-Sheikh al-Ma'mun, sebagaimana tertulis dalam prasasti di kubah..[2][6]

Lorong lain membentang sejajar dinding qibla, membentuk pola "T". Mihrab ditekankan dengan dua lengkungan lambrequin di sisinya dan dihiasi ukiran plester serta inskripsi Kufi dalam bingkai persegi. Relung mihrab memiliki kubah muqarnas segi delapan kecil.[2] Di sudut barat daya, terdapat ruang bayt al-'itikaf untuk ibadah khusus. Ruangan ini berupa kamar kecil dengan jendela berkubah ganda menghadap aula salat. Lengkungan jendelanya memiliki dekorasi plester sederhana, dengan kolom marmer dan kapitel muqarnas, serupa dengan Masjid Mouassine, meskipun dekorasinya lebih sederhana.[2]

Bentuk dan tata letak masjid ini sangat mirip dengan Masjid Mouassine, yang dibangun tak lama setelahnya. Masjid ini juga melanjutkan banyak karakteristik arsitektur dari masjid-masjid Almohad sebelumnya, seperti Masjid Kutubiyya dan Masjid Tinmal. Meskipun sedikit lebih kecil dari Masjid Mouassine, arsitektur Masjid Bab Doukkala dalam beberapa hal lebih canggih dan lebih dihiasi dengan detail yang lebih teliti. Masjid itu sendiri memiliki denah lantai standar untuk periode Saadian: bagian selatannya terdiri dari ruang shalat hipostil, sementara bagian utara yang sedikit lebih besar terdiri dari halaman dalam yang hampir berbentuk persegi (sahn) yang dikelilingi di semua sisinya oleh galeri beratap dengan lengkungan. Halaman tersebut berukuran 29 meter kali 30 meter dan memiliki sebuah air mancur di tengahnya.[2][7] Menara tersebut terletak di sudut timur laut masjid. Fasadenya dihiasi dengan motif darj-wa-ktaf dan lengkungan lambrequin buta.[2]

Air mancur jalan dan fasilitas lainnya

Seperti Masjid Mouassine, Masjid Bab Doukkala memiliki tempat wudu (mida'a) yang terletak di bangunan terpisah di timur laut masjid, berseberangan dengan menara. Bangunan ini terdiri dari halaman persegi panjang dengan paviliun di tengahnya yang menaungi bak air panjang untuk wudu. Di sekelilingnya terdapat ruangan kecil berisi jamban. Desain ini kemungkinan berasal dari periode Almoravid, sebagaimana terlihat pada Qubba Ba'adiyin di Masjid Ben Youssef. Paviliun beratapnya menonjol karena memiliki langit-langit kayu berchla atau artesonado.[2]

Di fasad timur laut mida'a terdapat air mancur berdekorasi, mengikuti tradisi arsitektur Saadi seperti Air Mancur Mouassine dan Shrob ou Shof. Air mancur ini memiliki tiga lengkungan di kanan sebagai palungan air untuk hewan dan satu lengkungan di kiri sebagai bak air untuk manusia dengan palang kayu yang mencegah hewan besar menjangkaunya. Hanya bagian untuk manusia yang dihiasi ukiran, dengan konsol plester berukir, ambang kayu corbel, dan kanopi kayu. Ambang kayunya, kemungkinan masih asli, terbuat dari cedar dan diukir dengan motif khas era Saadi. Bagian atasnya berisi inskripsi Thuluth yang berbunyi: "Kata-kata terindah yang pernah diucapkan adalah: pujian bagi Allah dalam segala keadaan!"[2]

Hammam (pemandian) di kompleks ini terletak di tenggara mida'a, menyediakan fasilitas mandi dan ghusl bagi warga sekitar. Seperti hammam khas Maroko, bangunan ini memiliki ruang ganti, ruang dingin, ruang hangat, dan ruang panas. Ruang uapnya ditutup kubah bata berlapis plester tanpa dekorasi, sementara ruang gantinya lebih mewah. Ruangan berbentuk persegi ini memiliki empat pilar yang membentuk galeri sempit dengan langit-langit kayu, friz plester bermotif bintang 16 sisi, serta kubah kayu berchla di bagian tengah. Ambang dan corbel kayunya dihiasi ukiran arabesk dan kaligrafi Thuluth berisi doa untuk kesehatan dan kesejahteraan. Xavier Salmon menilai ornamen hammam ini lebih rumit dibandingkan Hammam Mouassine dan merupakan salah satu contoh terbaik ukiran kayu Saadi.[2]

Madrasa lama masjid ini, yang dulunya berada di timur atau barat laut bangunan, kini telah digantikan oleh struktur baru. Sekolah Qur'an kecil (msid) juga pernah berdampingan dengan air mancur di sisi timurnya, terletak di lantai atas yang diakses melalui tangga curam, tetapi kini sudah tidak ada. Namun, fitur serupa masih terjaga dalam kompleks Masjid Mouassine.[2]

Lihat Juga

  • Masjid di Maroko
  • Islam di Maroko

Referensi

  1. ↑ Samir, Ait Oumghar. "Xavier Salmon, Marrakech, Splendeurs Saadiennes 1550-1650," Hespéris-Tamuda, LII (3) (2017): 429-435".
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Salmon, Xavier (2016). Marrakech: Splendeurs saadiennes 1550-1650 (dalam bahasa Prancis). Paris: Lien Art. hlm. 64–66. ISBN 9782359061826. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-05-29.
  3. ↑ باحث, ذ أحمد متفكر / استاذ. "مسجد باب دكالة في مراكش ..التاريخ .. والمرافق". المراكشية : بوابة مراكش (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-11-19. Diakses tanggal 2026-03-29.
  4. 1 2 3 4 Wilbaux, Quentin (2001). La médina de Marrakech: Formation des espaces urbains d'une ancienne capitale du Maroc. Paris: L'Harmattan. ISBN 2747523888.
  5. ↑ Almela, Iñigo (2019). "Religious Architecture as an Instrument for Urban Renewal: Two Religious Complexes from the Saadian Period in Marrakesh". Al-Masāq. 31 (3): 272–302.
  6. 1 2 3 4 Deverdun, Gaston (1959). Marrakech: Des origines à 1912. Rabat: Éditions Techniques Nord-Africaines.
  7. 1 2 Marçais, Georges (1954). L'architecture musulmane d'Occident. Paris: Arts et métiers graphiques. hlm. 385–386.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Arsitektur
  3. Masjid
  4. Air mancur jalan dan fasilitas lainnya
  5. Lihat Juga
  6. Referensi

Artikel Terkait

Masjid Hassan II

masjid di Maroko

Masjid Agung Meknes

masjid di Maroko

Masjid Koutoubia

masjid di Maroko

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026