Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMasaru Emoto
Artikel Wikipedia

Masaru Emoto

Masaru Emoto adalah seorang ilmuwan semu dari Hado Institute di Tokyo, Jepang pada tahun 2003 yang mengklaim bahwa kesadaran manusia dapat memengaruhi struktur molekul air. Bukunya dari tahun 2004, The Hidden Messages in Water, menjadi buku terlaris New York Times. Gagasannya telah berkembang seiring tahun, dan karya awalnya berfokus pada hipotesis semu bahwa air dapat bereaksi terhadap pikiran positif, dan air yang tercemar dapat dibersihkan melalui doa dan visualisasi positif.

Wikipedia article
Diperbarui 17 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2016)

Masaru Emoto (lahir 22 Juli 1943 dan meninggal tanggal 17 Oktober 2014) adalah seorang ilmuwan semu dari Hado Institute di Tokyo, Jepang pada tahun 2003 yang mengklaim bahwa kesadaran manusia dapat memengaruhi struktur molekul air. Bukunya dari tahun 2004, The Hidden Messages in Water, menjadi buku terlaris New York Times.[1] Gagasannya telah berkembang seiring tahun, dan karya awalnya berfokus pada hipotesis semu bahwa air dapat bereaksi terhadap pikiran positif, dan air yang tercemar dapat dibersihkan melalui doa dan visualisasi positif.[2][3][4]

Klaim

Emoto mengklaim bahwa ia menemukan bahwa partikel kristal air terlihat menjadi "indah" dan "mengagumkan" apabila mendapat reaksi positif disekitarnya, misalnya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Namun partikel kristal air terlihat menjadi "buruk" dan "tidak sedap dipandang mata" apabila mendapat efek negatif disekitarnya, seperti kesedihan dan bencana. Lebih dari dua ribu buah foto kristal air terdapat di dalam buku Message from Water (Pesan dari Air) yang dikarangnya sebagai pembuktian kesimpulan nya sehingga hal ini berpeluang menjadi suatu terobosan dalam meyakini keajaiban alam. Emoto menyimpulkan bahwa partikel air dapat dipengaruhi oleh suara musik, doa-doa dan kata-kata yang ditulis dan dicelupkan ke dalam air tersebut.[5]

Resepsi

Sampai sekarang Emoto dan karyanya masih dianggap kontroversial.[6][7][8][9] Ernst Braun dari Burgistein di Thun, Swiss, telah mencoba dalam laboratoriumnya metode pembuatan foto kristal seperti yang diungkapan oleh Emoto, sayangnya hasil tersebut tidak dapat direproduksi kembali, walaupun dalam kondisi percobaan yang sama.[10]

Pada 2008, Emoto menerbitkan penemuannya di Journal of Scientific Exploration, yaitu sebuah jurnal dari Masyarakat Penjelajahan Ilmiah yang telah dikritik karena telah melayani sains pinggiran (fringe science).[2] Ia menulis sebuah karya bersama dengan Takashige Kizu dari Institut Umum Medis Kesehatan Internasional (IHM) milik Emoto sendiri, dan Dean Radin dan Nancy Lund dari Institut Ilmu Niskala, yang berada pada daftar Quackwatch untuk organisasi yang dipertanyakan, milik Stephen Barrett.[11]

Banyak yang telah mengkritik Emoto karena kontrol eksperimen yang tidak layak, dan karena tidak memberi detail yang cukup mengenai eksperimennya kepada komunitas ilmiah.[12][13] Ia juga telah dikritik karena mendesain eksperimennya dengan cara yang memungkinkan manipulasi atau kelalaian manusia.[12][14] Ahli biokimia dan Direktur Mikroskopi University College Cork, William Reville, menulis bahwa "sangat tidak mungkin terdapat kebenaran dibalik klaim-klaim Emoto".[12] Reville mencatat ketidakhadiran publikasi ilmiah dan menyebut bahwa siapapun yang dapat mencontohkan fenomena semacam itu akan langsung terkenal dan kemungkinan kaya.[12]

Catatan kaki

  1. ↑ Garner, Dwight (March 13, 2005). "TBR: Inside the list". The New York Times Book Review. hlm. 30. ProQuest 217307067.
  2. 1 2 Kenneth G. Libbrecht. "Snowflake Myths and Nonsense". California Institute of Technology. Diakses tanggal 21 July 2012.[pranala nonaktif]
  3. ↑ "The minds boggle". The Guardian. May 15, 2005. Diakses tanggal 13 January 2024.
  4. ↑ Harriet Hall (November 2007). "Masaru Emoto's Wonderful World of Water". Skeptical Inquirer. Diakses tanggal 13 January 2024.
  5. ↑ (Inggris) Masaru Emoto, Message From Water, Vol.2, Hado Kyoiku Sha Co., Ltd (November 15, 2001)
  6. ↑ (Inggris) Masaru Emoto, answer.com
  7. ↑ Stephen Lower, A gentle introduction to the structure of water, 01.01.2007
  8. ↑ Pseudoscience: myths, hoaxes and misunderstandings concerning water, Lenntech Water treatment & air purification Holding B.V., 27.02.2007 16:15:50
  9. ↑ Water Cluster Quackery -- The junk science of structure-altered waters, 13.01.2007 22:17:49
  10. ↑ (Jerman) Martin Frischknecht, Kristalline Emotionen, Masaru Emotos "Fröhliche Wissenschaft" mit dem Wasser, Ausgabe Nr. 63 Frühling 2002 Diarsipkan 2011-09-17 di Wayback Machine.
  11. ↑ Barrett, Stephen. "Questionable Organizations: An Overview". Quackwatch. Diakses tanggal 14 October 2013.
  12. 1 2 3 4 Reville, William (February 17, 2011). "The pseudoscience of creating beautiful (or ugly) water". The Irish Times. Dublin. hlm. 14. ProQuest 851900025.
  13. ↑ Koh, Lay Chin (January 28, 2009). "A 'hado' will never replace a home full of life". New Straits Times. Kuala Lumpur, MY. hlm. 17. ProQuest 272168250.
  14. ↑ Matthews, Robert (April 8, 2006). "Water: The quantum elixir". New Scientist (2546). Diakses tanggal 13 January 2024.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Korea
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
  • Photographers' Identities
Orang
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Klaim
  2. Resepsi
  3. Catatan kaki
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026