Masalah monyet dan pisang adalah sebuah masalah mainan terkenal dalam kecerdasan buatan, terutama dalam pemprograman logika dan perencanaan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022) |

Masalah monyet dan pisang adalah sebuah masalah mainan terkenal dalam kecerdasan buatan, terutama dalam pemprograman logika dan perencanaan.
Seekor monyet berada di sebuah ruangan. Sekumpulan pisang berada di langit-langit, di luar jangkauan monyet. Namun, di ruangan tersebut terdapat juga kursi dan tongkat. Langit-langit itu sangat tinggi sehingga monyet berdiri di kursi agar dapat menekan pisang tersebut ke bawah dengan tongkat. Monyet tersebut mengetahu cara bergerak di sekitarnya, membawa hal lain di sekitarnya, untuk mendapatkan pisang tersebut, dan mengibaskan tongkat di udara. Apa cara terbaik untuk monyet tersebut?
Tingkat kemampuan semacam itu dengan disertai insting atau pemahaman adalah bahan perdebatan. Menurut artikel dalam Psychology Today,[1] masalah monyet dan pisang terinspirasi oleh eksperimen serupa dengan monyet rhesus.[2] Pada 1984, seekor merpati diamati memiliki kemampuan untuk memecahkan sebuah masalah.[3][4]