Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMasalah Erdős–Graham
Artikel Wikipedia

Masalah Erdős–Graham

Dalam teori bilangan kombinatorial, masalah Erdős–Graham membuktikan bahwa, jika himpunan dari bilangan bulat lebih besar dari satu dipartisi ke dalam terhingga banyaknya subhimpunan, maka salah satu subhimpunan itu dapat digunakan untuk membentuk sebuah representasi pecahan Mesir dari kesatuan. Artinya, untuk setiap , dan setiap -coloring dari bilangan bulat lebih besar dari satu, terdapat suatu subhimpunan monokromatik terhingga dari bilangan bulat tersebut sehingga

Wikipedia article
Diperbarui 14 Desember 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dalam teori bilangan kombinatorial, masalah Erdős–Graham membuktikan bahwa, jika himpunan { 2 , 3.4 , … } {\displaystyle \{2,3.4,\dots \}} {\displaystyle \{2,3.4,\dots \}} dari bilangan bulat lebih besar dari satu dipartisi ke dalam terhingga banyaknya subhimpunan, maka salah satu subhimpunan itu dapat digunakan untuk membentuk sebuah representasi pecahan Mesir dari kesatuan. Artinya, untuk setiap r > 0 {\displaystyle r>0} {\displaystyle r>0}, dan setiap r {\displaystyle r} {\displaystyle r}-coloring dari bilangan bulat lebih besar dari satu, terdapat suatu subhimpunan monokromatik terhingga S {\displaystyle S} {\displaystyle S} dari bilangan bulat tersebut sehingga ∑ n ∈ S 1 n = 1. {\displaystyle \sum _{n\in S}{\frac {1}{n}}=1.} {\displaystyle \sum _{n\in S}{\frac {1}{n}}=1.}

Dalam penjelasan lebih lanjut, Paul Erdős dan Ronald Graham menduga bahwa, untuk nilai r {\displaystyle r} {\displaystyle r} yang cukup besar, anggota terbesar dari S {\displaystyle S} {\displaystyle S} dapat dibatasi oleh b r {\displaystyle b^{r}} {\displaystyle b^{r}} untuk suatu konstanta b {\displaystyle b} {\displaystyle b} yang independen dari r {\displaystyle r} {\displaystyle r}. Andaikata bahwa dugaan tersebut benar, b {\displaystyle b} {\displaystyle b} harus setidaknya berupa konstanta e {\displaystyle e} {\displaystyle e}.[1]

Ernie Croot membuktikan konjekturnya sebagai bagian dari tesis doktor filsafatnya,[2] dan kemudian menerbitkan pembuktiannya di Annals of Mathematics sembari menjadi peneliti postdoc [en] di Universitas California, Berkeley.[3] Nilai yang diberikan Croot untuk b {\displaystyle b} {\displaystyle b} sangat besar, paling banyak e 167000 {\displaystyle e^{167000}} {\displaystyle e^{167000}}. Hasil Croot merupakan korolari suatu teorema yang lebih umum, yang menyatakan keberadaan representasi pecahan Mesir dari kesatuan untuk himpunan C {\displaystyle C} {\displaystyle C} dari bilangan mulus di dalam selang [ X , X 1 + δ ] {\displaystyle [X,X^{1+\delta }]} {\displaystyle [X,X^{1+\delta }]}; disini C {\displaystyle C} {\displaystyle C} mengandung banyak bilangan yang cukup sehingga jumlah dari timbal balik setidaknya enam. Konjektur Erdős–Graham mengikuti hasil tersebut dengan menunjukkan bahwa seseorang dapat mencari suatu selang tersebut, yang penjumlahan dari timbal-balik dari semua bilangan mulus setidaknya 6 r {\displaystyle 6r} {\displaystyle 6r}. Oleh karena itu, jika bilangan bulat adalah r {\displaystyle r} {\displaystyle r}-colored, pasti ada suatu subhimpunan monokromatik C {\displaystyle C} {\displaystyle C} yang memenuhi syarat teorema Croot.

Bentuk hasil yang lebih kuat mengatakan bahwa sebarang himpunan dari bilangan bulat dengan densitas atas positif mencakup penyebut representasi pecahan Mesir dari satu. Hasil tersebut diumumkan pada tahun 2021 oleh Thomas Bloom, seorang peneliti postdoctoral di Universitas Oxford.[4][5][6]

Lihat pula

  • Konjektur oleh Erdős

Referensi

  1. ↑ Erdős, Paul; Graham, Ronald L. (1980). Old and new problems and results in combinatorial number theory. Monographies de L'Enseignement Mathématique [Monographs of L'Enseignement Mathématique]. Vol. 28. Geneva: Université de Genève, L'Enseignement Mathématique. hlm. 30–44. MR 0592420.
  2. ↑ Croot, Ernest S., III (2000). Unit Fractions (Ph.D. thesis). University of Georgia, Athens. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ↑ Croot, Ernest S., III (2003). "On a coloring conjecture about unit fractions". Annals of Mathematics. 157 (2): 545–556. arXiv:math.NT/0311421. doi:10.4007/annals.2003.157.545. MR 1973054. S2CID 13514070. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  4. ↑ Bloom, Thomas F. (December 2021). "On a density conjecture about unit fractions". arΧiv:2112.03726 [math.NT]. 
  5. ↑ "Unit Fractions". b-mehta.github.io. Diakses tanggal 2023-02-19.
  6. ↑ Cepelewicz, Jordana (2022-03-09). "Math's 'Oldest Problem Ever' Gets a New Answer". Quanta Magazine (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-03-09.

Pranala luar

  • Ernie Croot's Webpage

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar masalah matematika yang belum terpecahkan

artikel daftar Wikimedia

Pecahan satuan

menarik perhatian di dalam teori bilangan modern, seperti masalah Erdős–Graham dan konjektur Erdős–Straus yang melibatkan penjumlahan pecahan satuan, sama

Teori graf

kajian grafik yang struktur matematika digunakan untuk model hubungan berpasangan antarobjek

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026