Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Marshalsea

Marshalsea adalah sebuah penjara debitur paling terkenal di Inggris. Tempat tersebut merupakan wadah hukuman berlipat, yang makin menyengsarakan para pengutang. Deskripsi keji mengenai penjara ini mulai populer melalui pemaparan tulisan Charles Dickens, seorang novelis yang ayahnya mendekam di Marshalsea hanya karena tak mampu membayar utang ke tukang roti.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Mei 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Marshalsea

Marshalsea adalah sebuah penjara debitur paling terkenal di Inggris. Tempat tersebut merupakan wadah hukuman berlipat, yang makin menyengsarakan para pengutang. Deskripsi keji mengenai penjara ini mulai populer melalui pemaparan tulisan Charles Dickens, seorang novelis yang ayahnya mendekam di Marshalsea hanya karena tak mampu membayar utang ke tukang roti.

Masuk ke Marshalsea berarti diperbudak hukum seumur hidup. Debitur yang sudah mendekam di Marshalsea, lazimnya sangat sulit untuk keluar lagi. Bagaimana tidak, untuk dapat dibebaskan, debitur wajib melunasi utangnya kepada kreditur dan melunasi tagihan-tagihan selama hidup di penjara.

Narapidana tidak hidup secara gratis di Marshalsea, mereka mesti membayar uang sewa tempat tinggal dan makanan. Mereka juga diwajibkan membayar sejumlah denda jika merusak tangga, berkelahi, ketahuan mencuri, dan sebagainya.

Maka, juga tidak mengherankan, sekitar 300 narapidana mati kelaparan hanya dalam kurun watu tiga bulan pada 1729. Toh mereka memang tak punya uang guna membeli makanan di penjara, semakin depresi ketika mengingat hutang kepada kreditur kian mustahil untuk dilunasi. Sedangkan yang dapat bertahan hidup di Marshalsea hanyalah para debitur yang cukup kaya, dan golongan ini pun perlu bersikap irit.

Namun, dengan segenap cerita kelamnya, Marshalsea pula menyisakan sedikit keleluasaan bagi narapidananya. Mereka diperbolehkan membawa sanak keluarga untuk hidup bersama di penjara ketimbang mesti membayar sewa rumah secara terpisah dan diizinkan pula membuka ladang usaha.

Beberapa narapidana membuka kedai kopi atau rumah steak, sementara yang lain juga menikah, melahirkan, dan membesarkan anak di sana. Ada juga tukang jahit, tukang cukur, dan bahkan para pelacur dadakan yang terpaksa meladeni birahi lantaran utang.

Penjara tersebut akhirnya ditutup pada 1842 melalui Undang-undang Parlemen Inggris. Saat para debitur itu dibebaskan oleh pemerintah, di antara mereka telah menetap di Marshalsea selama 30 tahun.[1]

Referensi

  1. ↑ "Marshalsea, Penjara yang Makin Menyengsarakan Pengutang".
Inggris

Artikel bertopik Inggris ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Charles Dickens

Novelis dan kritikus sosial Inggris (1812–1870)

Hannah Glasse

penulis buku masakan asal Inggris

A Christmas Carol

keuangan karena sifat boros ayahnya, John. Pada 1824, John dijebloskan ke Marshalsea, sebuah penjara pengutang di Southwark, London. Charles yang pada saat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026