Marjory Stoneman Douglas adalah seorang jurnalis, penulis, aktivis hak pilih perempuan, dan aktivis lingkungan asal Amerika Serikat. Ia dikenal karena advokasinya yang gigih dalam melindungi Everglades di Florida dari upaya drainase dan pembangunan
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Marjory Stoneman Douglas | |
|---|---|
![]() Marjory Stoneman Douglas | |
| Lahir | (1890-04-07)7 April 1890 Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat |
| Meninggal | 14 Mei 1998(1998-05-14) (umur 108) Coconut Grove, Miami, Florida, Amerika Serikat |
| Kebangsaan | Amerika Serikat |
| Almamater | Wellesley College (BA, 1912) |
| Pekerjaan | Jurnalis, penulis, aktivis lingkungan, aktivis hak pilih perempuan |
| Dikenal atas | Advokasi konservasi Everglades, buku *The Everglades: River of Grass* (1947) |
| Penghargaan | Presidential Medal of Freedom (1993) |
| Penghargaan
| |
Marjory Stoneman Douglas (7 April 1890 – 14 Mei 1998) adalah seorang jurnalis, penulis, aktivis hak pilih perempuan, dan aktivis lingkungan asal Amerika Serikat. Ia dikenal karena advokasinya yang gigih dalam melindungi Everglades di Florida dari upaya drainase dan pembangunan[1]
Ia pindah ke Miami saat masih muda untuk bekerja di The Miami Herald dan kemudian menjadi penulis lepas, menghasilkan lebih dari seratus cerita pendek yang diterbitkan di berbagai majalah populer[1] Karya terpentingnya adalah buku The Everglades: River of Grass yang terbit pada tahun 1947. Buku ini mengubah persepsi populer tentang Everglades—dari rawa yang tidak berguna menjadi sungai yang berharga. Dampak karyanya sering dibandingkan dengan buku Silent Spring (1962) karya Rachel Carson[1]
Atas usahanya yang tak kenal lelah, ia dijuluki "Grande Dame of the Everglades" (Wanita Agung Everglades) serta berbagai julukan lain seperti "Our Lady of the Glades", "Guardian of the Glades", dan "Everglades Evangelist".[2] Ia menerima banyak penghargaan, termasuk Presidential Medal of Freedom pada tahun 1993. Ia hidup hingga usia 108 tahun dan terus bekerja untuk restorasi Everglades hampir sampai akhir hayatnya.[3]