Maria Costanza Panas adalah seorang biarawati dan guru yang berasal dari Ordo Kapusin Klara Miskin. Lahir dengan nama Agnese Pacifica Panas di Alano di Piave, provinsi Belluno, Italia, ia menjalani kehidupan kontemplatif di biara Fabriano, Marche, dan menjabat sebagai pemimpin biara selama beberapa periode. Pada 2022, ia dibeatifikasi oleh Gereja Katolik setelah pengakuan atas mukjizat yang dikaitkan dengannya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Maria Costanza Panas (15 Januari 1896 – 28 Mei 1963) adalah seorang biarawati dan guru yang berasal dari Ordo Kapusin Klara Miskin. Lahir dengan nama Agnese Pacifica Panas di Alano di Piave, provinsi Belluno, Italia, ia menjalani kehidupan kontemplatif di biara Fabriano, Marche, dan menjabat sebagai pemimpin biara selama beberapa periode. Pada 2022, ia dibeatifikasi oleh Gereja Katolik setelah pengakuan atas mukjizat yang dikaitkan dengannya.[1]
Agnese Pacifica lahir pada 15 Januari 1896 sebagai anak keempat dari enam bersaudara dalam keluarga pengrajin. Orang tuanya, Antonio Benvenuto Panas dan Maria Biasotto, bermigrasi ke Amerika Serikat pada 1902 karena kesulitan ekonomi. Agnese kemudian dirawat oleh kakek dan pamannya, Angelo, yang menjabat sebagai kapelan paroki. Ia menempuh pendidikan di bawah Suster Kanosis di Feltre dan Vicenza, menerima Komuni Pertama pada 5 Agustus 1906. Setelah lulus sekolah menengah, ia bekerja sebagai guru di Conegliano sebelum memutuskan masuk biara.[2]
Pada 11 Oktober 1917, Agnese memasuki Biara Kapusin Klara Miskin di Fabriano. Ia mengenakan jubah biara pada 19 April 1918 dengan nama Maria Costanza dan mengucapkan kaul pertama pada 8 Mei 1919. Ia menjabat sebagai magistra novis dan kemudian pemimpin biara. Pada 1950-an, ia terpilih sebagai pemimpin Federasi Kapusin Klara untuk provinsi tengah Italia.[3]
Maria Costanza meninggal pada 28 Mei 1963 di biara Fabriano setelah menderita penyakit kronis selama bertahun-tahun. Ia wafat dalam usia 67 tahun, dikelilingi oleh komunitas biara yang dipimpinnya. Pemakamannya dilangsungkan secara sederhana sesuai tradisi ordo, dan makamnya ditempatkan di dalam kompleks biara San Romualdo, Fabriano. Batu nisannya bertuliskan: "Ia menyerahkan diri kepada Tuhan dan untuk-Nya kepada semua orang, selalu percaya pada kasih-Nya.[4]
Proses kanonisasi dimulai pada 1983 di Keuskupan Fabriano-Matelica. Pada 10 Oktober 2016, Paus Fransiskus mengakui kebajikan heroiknya, sehingga ia dinyatakan Venerabilis. Pada 18 Februari 2022, pengakuan atas mukjizat penyembuhan seorang bayi dari anemia fetal dan perdarahan otak membuka jalan bagi beatifikasi. Upacara beatifikasi dilaksanakan pada 9 Oktober 2022 di Katedral Fabriano, dipimpin oleh Kardinal Marcello Semeraro.[1]
Makamnya berada di biara Fabriano dan menjadi tempat ziarah bagi anggota ordo dan umat setempat.[4]