Margaret Sibella Brown adalah seorang ahli briologi amatir asal Kanada yang mengkhususkan diri dalam penelitian lumut daun dan lumut hati di Nova Scotia. Pada awal kariernya, ia terlibat dalam pengumpulan lumut sphagnum untuk digunakan sebagai perban bedah selama Perang Dunia I akibat kelangkaan kapas. Setelah perang, ia melakukan penelitian terhadap lumut dari berbagai wilayah dunia, termasuk Eropa, Karibia, Amerika Serikat, dan Kanada. Ia menerbitkan sejumlah makalah di jurnal akademik, baik berdasarkan spesimen yang dikumpulkannya sendiri maupun katalog spesimen dari penelitian lain. Spesimen yang dikumpulkannya kini tersimpan di beberapa herbarium utama di Amerika Utara dan Eropa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Margaret Sibella Brown | |
|---|---|
| Lahir | (1866-03-02)2 Maret 1866 Sydney Mines, Nova Scotia |
| Meninggal | 16 November 1961(1961-11-16) (umur 95) Halifax, Nova Scotia |
| Kebangsaan | Kanada |
| Dikenal atas | Kontribusi pada briologi |
| Penghargaan | Magistrat (honoris causa), Universitas Acadia (1950) |
Margaret Sibella Brown (2 Maret 1866 – 16 November 1961) adalah seorang ahli briologi amatir asal Kanada yang mengkhususkan diri dalam penelitian lumut daun dan lumut hati di Nova Scotia. Pada awal kariernya, ia terlibat dalam pengumpulan lumut sphagnum untuk digunakan sebagai perban bedah selama Perang Dunia I akibat kelangkaan kapas. Setelah perang, ia melakukan penelitian terhadap lumut dari berbagai wilayah dunia, termasuk Eropa, Karibia, Amerika Serikat, dan Kanada. Ia menerbitkan sejumlah makalah di jurnal akademik, baik berdasarkan spesimen yang dikumpulkannya sendiri maupun katalog spesimen dari penelitian lain. Spesimen yang dikumpulkannya kini tersimpan di beberapa herbarium utama di Amerika Utara dan Eropa.
Brown lahir dalam keluarga kelas atas dan menerima pendidikan di Halifax, Stuttgart, dan London. Meskipun tidak memiliki pelatihan ilmiah formal, ia diakui atas kontribusinya dalam bidang briologi serta sebagai pakar lumut dan lumut hati di Nova Scotia. Pada usia 84 tahun, ia dianugerahi gelar kehormatan M.A. dari Universitas Acadia setelah menolak tawaran Ph.D. Ia meninggal di Halifax pada tahun 1961 dalam usia 95 tahun. Pada tahun 2010, namanya diabadikan dalam Nova Scotia Scientific Hall of Fame.


Margaret Sibella Brown[a] merupakan anak sulung dari pasangan Barbara (nama gadis Davidson, 1842–1898) dan Richard Henry (1837–1920) Brown[2] yang lahir pada tanggal 2 Maret 1866 di Sydney Mines, Nova Scotia.[3] Lahir bersama dengan saudara kembarnya yaitu Elizabeth, Margaret Brown juga memiliki tiga adik lainnya, yaitu Anne, Richard, dan Lilian.[4] Mereka tinggal di sebuah rumah yang dikenal dengan sebutan Beech Hill yang dibangun oleh kakek mereka pada tahun 1826, dan rumah tersebut merupakan rumah keluarga Brown hingga tahun 1901.[2]
Richard Henry adalah jenderal manajer pertambangan batubara General Mining Association disana, sebagaimana ayahnya Richard (1805–1882) pada masa sebelumnya.[2] Saudaranya Richard adalah anggota Geological Society of London dan Royal Geographical Society dan menulis sejumlah buku tentang sejarah Tanjung Breton dan industri batubara di wilayah tersebut.[5]
Pendidikan awal Brown dilakukan di Anglican School for Girls dan King's College di Halifax. Ia lulus dengan gelar sarjana.[6] Ia kemudian masuk Anglo-German Institute, sebuah sekolah penyelesaian di Stuttgart, Jerman, dari 1883 sampai 1884. Setelah itu, ia mengambil kelas dalam bidang lukisan Tionghoa dan Prancis di London. Usai kembali ke Nova Scotia pada 1885, ia belajar di Victoria School of Art and Design (kini NSCAD University).[7] Brown tak pernah menikah.[1] Dalam biografi keluarga Nova Scotia awal, Mary Byers menulis: "Seorang keturunan menulis bahwa atmosfer carang dari posisi sosial mereka di Sydney Mines membuatnya sulit bagi keluarga Brown untuk menemukan pasangan yang diterima."[8]
Sebagai briologis, Brown biasanya mengumpulkan dan mengklasifikasikan lumut daun dan lumut hati yang berasal dari Nova Scotia.[3] Dalam sebuah monografi tahun 2024, Basquill et al. berkata, "Brown menambahkan kekayaan pengetahuna pada briofit Nova Scotia, mendokumentasikan puluhan spesies baru dan ratusan lokasi baru untuk spesies yang diketahui".[9] Kebanyakan pengerjaannya dilakukan di Tanjung Breton, selain ia juga mengumpulkan spesimen dari Trinidad, Puerto Riko, Spanyol, Prancis, dan Jamaika[6] bekerja dengan salah satu pendiri New York Botanical Garden Nathaniel Lord Britton, istrinya dan salah satu pendiri Sullivant Moss Society Elizabeth Gertrude Britton, serta botanis Inggris Joseph Edward Little selaku kolektor spesimen bersama.[10] Brown mengikuti sebuah ekspedisi ke Coamo Springs, Puerto Riko, dengan Elizabeth dan Nathaniel Britton pada Januari 1922.[11] Sebuah laporan ekspedisi tersebut yang diterbitkan dalam Journal of the New York Botanical Garden saat kepulangan mereka pada bulan April menyebutkan "sekitar 4000 spesimens dimasukkan dalam 1304 nomor bidang".[12][b] Sebuah spesies tumbuhan yang ditemukan disana, Pilea margarettae (Margarett's clearweed) mengambil nama darinya.[14][15][16]

Sepanjang masa hidup Brown, ilmuwan wanita kurang umum. Karier ilmiahnya dimulai pada Perang Dunia I kala ia menjadi sekretaris kehormatan cabang Halifax dari Palang Merah Kanada[7] dan bertugas sebagai perawat Voluntary Aid Detachment.[17] Karena penipisan kapas untuk membuat pembalut bedah, pemakaian lumut sfagnum dipakai sebagai penggantinya.[18] Sfagnum telah dipakai sebagai pembalut sejak Zaman Perunggu dan banyak dipakai pada masa perang tersebut kala diamati dapat menghambat perkembangan gangren gas. Pada waktu itu, dampak penghambatnya diyakini karena kemampuan lumut tersebut untuk menyerap 25 kali bobotnya sendiri dalam bentuk cair (3–4 kali ketimbang kapas) tetapi penelitian modern menunjukkan bahwa lumut mengandung polisakarida yang menghambat pertumbuhan bakteria serta berreaksi dengan toksin yang dihasilkan oleh mereka.[19]
Robert Boyd Thomson, seorang profesor morfologi tumbuhan di Universitas Toronto, meminta agar Brown mengamati upaya Nova Scotia untuk mengumpulkan lumut,[7][18] spesies Kanada terbaik untuk keperluan tersebut yang ditemukan di British Columbia dan Nova Scotia.[18] Brown dan Thomson menjalankan proyek di Arichat, menghasilkan lumut yang disiapkan untuk membalut luka dan matras ambulan.[20] Setelah pengalaman tersebut, ia datang untuk menerbitkan setidaknya delapan makalah ilmiah tentang subjek tersebut.[7]

Makalah terawal buatannya yang diketahui adalah survei tahun 1924 dari hepatik (lumut hati) yang ditemukan pada kunjungan musim dingin ke Thomasville, Georgia, yang diterbitkan dalam The Bryologist kala ia berusia 58 tahun.[7][21] Sebuah makalah tahun 1932 menjelaskan spesies lumut baru Entosthodon neoscoticus[7] yang dikumpulkan olehnya pada 1928 di Peggy's Cove, Nova Scotia[22] tetapi kemudian diidentifikasikan oleh Crum dan Anderson in 1955 yang sebenarnya merupakan contoh dari Pottia randii.[23] Pada 1936, ia menerbitkan katalog panjang tentang lumut daun dan lumut hati Nova Scotia[7] mendaftarkan 25 spesies yang ditemukan sejak laporan terakhir pada tujuh tahun sebelumnya.[24] Sebuah makalah tahun 1937 mengkategorisasikan koleksi sampel lumut yang dikumpulkan di Suriah oleh naturalis William Bacon Evans.[25]
Brown masuk ke Moss Exchange Club (kini dikenal sebagai British Bryological Society)[26] dan Sullivant Moss Society (kini dikenal sebagai American Bryological and Lichenological Society). Ia menjadi presiden Halifax Floral Society.[7] Dalam sebuah wawancara tahun 1950, Brown menjelaskan kariernya sebagai botanis terapan:[27]
Kau hanya menemukan hal-hal kecil dan mengirimkannya pulang, menempatkannya di bawah kaca dan mengklasifikasikannya ... Mereka semua harus diklasifikasikan dan, sebenarnya, beberapa dari mereka sangat tak terlihat tanpa mikroskop.
Ia memutuskan agar ia menganggapnya menjadi hobi, meskipun dilakukan dalam waktu penuh. Berbicara soal penemuannya terhadap Entosthodon neoscoticus, ia berkata:[27]
Aku mendapatinya tumbuh. Ini nampak sedikit berbeda, sehingg aku membawanya pulang. Kami menamainya "Neo Scotien" karena ini berasal dari provinsi tersebut.

E.C. Smith Herbarium di Universitas Acadia menyimpan koleksinya yang terdiri dari 1779 lumut daun, 858 lumut hati, dan 53 lumut kerak.[7] Herbaria Kanada lain yang menyimpan spesimennya meliputi Universitas Dalhousie, New Brunswick Museum, Museum Sejarah Alam Nova Scotia, dan Devonian Botanical Garden di Universitas Alberta.[7] Di luar Kanada, Brown diwakilkan dalam koleksi dari New York Botanical Garden,[7] Yale University Herbarium,[28] dan Harvard University Herbaria[29] di Amerika Serikat serta British Museum di London.[7]
Brown dianugerahi gelar magistrat kehormatan dari Universitas Acadia pada 16 Mei 1950, dalam usia 84 tahun. Ia ditawari gelar doktor kehormatan, yang ia tolak dan lebih memilih gelar magistrat. Program kelulusan mencata bahwa ia "mungkin menjadi pemimpin otoritas Maritime tentang lumut daun dan lumut hati".[6][c] Gelar tersebut diberikan atas pengakuan terhadap hadiah Brown dari universitas tersebut terhadap koleksi briofitnya, yang disumbangkan atas saran muridnya John Erskine[7] dan "dalam pengakuan kehidupan panjang yang dicurahkan untuk pengkhususan menonjol tersebut".[27] Dalam sebuah makalah tahun 1993, Bruce Bagnell et al menyebut Brown dan Erskine sebagai "dua briologis Nova Scotia amatir tulen"[30] dan Museum Sejarah Alam Nova Scotia berujar bahwa mereka "sama-sama membuat kontribusi signifikan terhadpa kajian briofit di Nova Scotia".[31] Erskine, yang menulis sebagai anggota kuratorial di Nova Scotia Museum pada 1968, berkata:[7][32]
Pada dua puluh lima tahun berikutnya [ca. 1922-1951] Nyonya Margaret S. Brown menghantarkan karya [kajian lumut Nova Scotia], menjalani musim panasnya di banyak belahan dari provinsit ersebut, dan siapapun yang memahami hal apapun tentang lumut pada seperempat abad tersebut banyak mendapatkan pengetahuan dan kemurahan hatinya.
Pada 1934, Brown menerima diploma kehormatan dari Victoria School of Art and Design dalam pengakuan atas karyanya yang memberikan dana untuk membuka Nova Scotia College of Art and Design di kampus baru. Ia kemudian menjabat pada badan tersebut, dan sebagai anggota komite pendidikan.[7] Dalam surat undangan pada pertemuan tahunan 1976 dari American Society of Bryology and Lichenology, Brown didaftkarkan sebagai salah satu "muskologis dan kolektor Amerika Utara yang sangat berpengaruh", dengan alasan bahwa ia adalah salah satu orang yang "membuat dampak paling berkelanjutan terhadap muskologi".[33][d] Ia secara anumerta dimasukkan pada Nova Scotia Scientific Hall of Fame pada 2010.[7]
Brown wafat di rumahnya yang terletak di Halifax akibat bronkopneumonia sekunder dari bronkitis kronis pada 16 November 1961. Terdapat beberapa pertanyaan soal tanggal kematiannya; kebanyakan sumber menyebutkannya sebagai 15 November, tetapi sertifikat kematiannya menyatakan 16 November.[1] Sebelum ia meninggal dalam usia 95 tahun, ia merupakan anggota tertua yang masih hidup dari Nova Scotian Institute of Science.[7]