Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMarga Tegamoan
Artikel Wikipedia

Marga Tegamoan

Marga Tegamoan merupakan pembagian wilayah administratif tradisional yang pernah ada di Lampung, Indonesia.

Wikipedia article
Diperbarui 21 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Marga Tegamoan

Marga Tegamoan merupakan pembagian wilayah administratif tradisional (genealogis - teritorial) yang pernah ada di Lampung, Indonesia.[1]

Peta Wilayah Marga di Lampung tahun 1910

Dalam kesatuan wilayah ini hirarkinya Punyimbang Marga, Punyimbang Tiyuh dan Punyimbang Suku. Marga Tegamoan dikepalai oleh Punyimbang Marga/ Pesirah yang membawahi diantaranya Tiyuh Pagar Dewa, Panaragan, Bandar Dewa, Menggala Mas dan lainnya untuk mengatur jalannya pemerintahan yang bersifat adat.[2][3]

Pada masa Hindia Belanda di tahun 1928 sistem pemerintahan marga secara administratif ditetapkan menjadi teritorial - genealogis. Lanjut setelah kemerdekaan (Residen Lampung berada dibawah Provinsi Sumatera Selatan) pemerintahan marga dihapuskan dan diganti menjadi "negeri" berdasarkan "Peraturan Residen Lampung Nomor 153 tertanggal 03 Desember 1952".[4] Sejak tahun 1965 (Provinsi Lampung sudah berdiri), nampak susunan negeri sebagai persiapan persiapan pemerintahan daerah tingkat III tidak efektif, sehingga Pemerintah Kecamatan langsung mengurus Desa/ Kampung/ Tiyuh/ Pekon sebagai bawahannya. Tetapi sistem adat yang telah berjalan turun temurun dalam kesatuan marga-marga di Lampung tetap berjalan hingga kini, sebagai tradisi leluhur masyarakat setempat.[5][3]

Lihat Pula

Kesatuan Marga, Megopak Tulang Bawang:

  • Marga Tegamoan
  • Marga Buay Bulan
  • Marga Suway Umpu
  • Marga Buay Aji

Kesatuan Marga, Abung Siwo Mego:

  • Buay Nunyai
  • Buay Unyi
  • Buay Subing
  • Buay Nuban
  • Buay Beliuk
  • Buay Selagai
  • Buay Kunang
  • Buay Anak Tuha
  • Buay Nyerupa

Kesatuan Marga, Pubian Telu Suku:

Kesatuan Marga, Sungkai Bunga Mayang:

Kesatuan Marga, Way Kanan:

Referensi

  1. ↑ "Marga-indeeling Residentie Lampongsche Districten". Leiden University Libraries. 1910.
  2. ↑ Adatrechtbundels : XXXII: Zuid-Sumatra. Koninklijk Instituut. 1930. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Akip, Hi. Assa'ih (1980). Kerajaan Tulang Bawang, Lampung : sebelum dan sesudah Islam. [s.n.]
  4. ↑ Sejarah Lampung. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1977. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Utomo, Kampto (1983). Marga Lampung Dan Kedudukan Kaum Pendatang. Gadjah Mada University Press. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat Pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Marga Buay Aji

marga-marga di Lampung tetap berjalan hingga kini, sebagai tradisi leluhur masyarakat setempat. Kesatuan Marga, Megopak Tulang Bawang: Marga Tegamoan

Marga Suway Umpu

marga-marga di Lampung tetap berjalan hingga kini, sebagai tradisi leluhur masyarakat setempat. Kesatuan Marga, Megopak Tulang Bawang: Marga Tegamoan

Marga Buay Bulan

marga-marga di Lampung tetap berjalan hingga kini, sebagai tradisi leluhur masyarakat setempat. Kesatuan Marga, Megopak Tulang Bawang: Marga Tegamoan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026