Marabuana adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Marabuana | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sulawesi Selatan | ||||
| Kabupaten | Luwu | ||||
| Kecamatan | Walenrang Utara | ||||
| Kode Kemendagri | 73.17.16.2007 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | 1500 -+ jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Marabuana adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.[1]
Bahasa yang Paling umum didesa Marabuana Adalah bahasa Indonesia dan bahasa Luwu
Dahulunya Budaya dari Marabuana Berasal dari desa Siteba desa disebuah pengunungan, salah satu tarian yaitu Mas'sengo,Tapi adat tersebut sudah termakan oleh jaman dan terancam keberadaanya .
Adapun budaya yang ada pada Marabuana yaitu acara Ma'baca-baca (Mendoakan) orang yang sudah meninggal,biasanya dilakukan menjelang bulan Puasa ataupun acara Kematian .
Jalanan didesa marabuana Sudah cukup memadai dengan jalanan Aspal dan cor Jalan penghubung desa Siteba
Lingkungan dimarabuana Kebanyakan wilayahnya masih Banyak Pepohonan,Hamparan Sawah dan perkebuanan .
Mayoritas agama di Marabuana adalah Muslim Sekitar 65 % Beragama muslim dan 35 % lainnya beragama Kristen .
Kegiatan ekonomi yang berlangsung di Marabuana Mayoritas berkaitan sumber daya alam,berupa hasil pertanian,perkebunan,perdangan . Seperti Padi,Kakao,Cengkih,merica,Sawit dan rempah-rempah lainya . Dan salah satu penghasil buah durian terbesar diluwu .