9.5622°S 119.4453°E
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Desa Manola | |
|---|---|
Desa | |
| Negara | Indonesia |
| Provinsi | Nusa Tenggara Timur |
| Kabupaten | Kabupaten Sumba Barat |
| Kecamatan | Loli |
9°33′44″S 119°26′43″E / 9.5622°S 119.4453°E / -9.5622; 119.4453[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Manola,_Loli,_Sumba_Barat¶ms=9.5622_S_119.4453_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">9°33′44″S</span> <span class=\"longitude\">119°26′43″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">9.5622°S 119.4453°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-9.5622; 119.4453</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBg\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt6\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBw\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCA\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Manola,_Loli,_Sumba_Barat&params=9.5622_S_119.4453_E_\" class=\"external text\" id=\"mwCQ\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwCg\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCw\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDA\">9°33′44″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDQ\">119°26′43″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDw\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEA\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEQ\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEg\">9.5622°S 119.4453°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFA\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFQ\">-9.5622; 119.4453</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFg\"/></span>"}' id="mwFw"/>
Desa Manola adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Desa ini merupakan hasil pemekaran dari Desa Bali Ledo berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sumba Barat Nomor 12 Tahun 2010. Tujuan pemekaran ini adalah untuk memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan dan mempercepat pembangunan.
Desa Manola adalah salah satu desa di Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, yang resmi berdiri pada tahun 2010 sebagai hasil pemekaran dari Desa Bali Ledo. Pemekaran ini ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Sumba Barat Nomor 12 Tahun 2010, dengan tujuan utama untuk mendekatkan dan mengoptimalkan pelayanan kepada warga, serta mempercepat pembangunan di tingkat desa, baik dalam aspek pemerintahan, sosial, maupun pelayanan kemasyarakatan.
Sejak awal berdirinya, Desa Manola telah mengalami perkembangan yang signifikan. Setelah resmi dimekarkan, masyarakat desa mengadakan pemilihan kepala desa pertama, yang diikuti oleh dua calon, yaitu Ibu Martina Hori Tena dan Bapak Petrus Dangi Loja. Hasil pemilihan menetapkan Ibu Martina Hori Tena sebagai Kepala Desa pertama Manola. Ia menjabat selama dua periode berturut-turut, yaitu 2011–2017 dan 2018–2023.
Memasuki masa transisi pemerintahan, pada tanggal 29 Desember 2023, Bupati Sumba Barat Bapak Yohanis Dade, SH melantik Bapak Jape Nisa sebagai Kepala Desa Manola untuk periode 2024–2029. Pelantikan ini sekaligus menjadi tonggak awal perubahan perencanaan jangka menengah desa, menyusul terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 yang memperpanjang masa jabatan kepala desa dari 6 menjadi 8 tahun. Oleh karena itu, RPJM Desa Manola pun diubah dari periode 2024–2029 menjadi 2024–2031, menyesuaikan arah kebijakan nasional dan kebutuhan pembangunan lokal.
Sejak berdirinya, Desa Manola berkembang menjadi wilayah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan budaya. Wilayah desa yang subur sangat mendukung budidaya tanaman seperti jagung, padi ladang, umbi-umbian, sirih, dan pinang. Selain itu, masyarakatnya menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, termasuk adat Marapu, yang masih dijaga dan dilestarikan hingga kini.
Seiring berjalannya waktu, Desa Manola juga mulai membangun infrastruktur dan meningkatkan pelayanan publik dengan dukungan Dana Desa, khususnya sejak tahun 2015. Melalui pembangunan yang partisipatif dan perencanaan yang matang, desa ini menargetkan pencapaian visi-misi yang berkelanjutan dan menyeluruh demi kesejahteraan masyarakatnya.
Desa Manola berbatasan dengan:
Lahan desa ini mendukung sektor pertanian, seperti jagung, padi ladang, dan umbi-umbian.
Menurut BPS Kabupaten Sumba Barat tahun 2024, jumlah penduduk sebanyak 867 jiwa (416 laki-laki dan 451 perempuan). Mayoritas penduduk beragama Kristen dan sebagian kecil Katolik. Tradisi lokal Marapu juga masih dijalankan.
Mata pencaharian utama penduduk adalah bertani, sementara sebagian lainnya bekerja di sektor pemerintahan, perdagangan, dan usaha kecil rumah tangga.
Struktur pemerintahan Desa Manola:
Pembagian wilayah dusun:
Pembangunan infrastruktur desa banyak didukung melalui program Dana Desa sejak tahun 2015.