Muhammad Malkan Amin adalah Politisi Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan. Ia mewakili Partai Golkar hingga 2013 sebelum bergabung dengan Partai NasDem. Amin juga dikenal sebagai pengusaha di bidang konstruksi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Muhammad Malkan Amin (11 Agustus 1948 – 9 Desember 2020) adalah Politisi Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan. Ia mewakili Partai Golkar hingga 2013 sebelum bergabung dengan Partai NasDem. Amin juga dikenal sebagai pengusaha di bidang konstruksi.[1][2]
Malkan Amin lahir di Barru, Sulawesi Selatan, pada 11 Agustus 1948. Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di Makassar, serta memperoleh gelar Sarjana Muda Publisistik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin, Makassar. Sejak 1987, ia menjabat sebagai direktur perusahaan konstruksi di Ujung Pandang, kemudian pindah ke berbagai bisnis di Jakarta mulai 1992.[1][3]
Amin menjabat Direktur PT Mustika Biru Jakarta dan Direktur PT Wastika Colas Jakarta hingga 1999. Ia juga aktif di organisasi seperti Sekretaris Umum BPD GAPENSI Sulawesi Selatan (1983–1989), Ketua Kompartemen Kadin Sulawesi Selatan, Sekjen BPP GAPENSI Jakarta (1992–1998), serta Ketua Umum DPP GAPEKSINDO Jakarta (2002–2008). Hingga akhir hayatnya, ia menjabat Komisaris Utama PT Bukaka Teknik Utama Tbk.[1][2]
Pada 1997, Amin terpilih sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk masa jabatan dua tahun. Ia kemudian menjadi anggota DPR RI periode 1999–2004 dan 2004–2009 dari Fraksi Golkar, mewakili Sulawesi Selatan II serta menjabat Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar dua periode (1999–2004 dan 2004–2009). Amin juga Bendahara Umum DPD Golkar Sulawesi Selatan (1999–2005) dan anggota Komisi V DPR RI.[1][3]
Pada Januari 2013, ia mengundurkan diri dari Golkar dan DPR untuk bergabung dengan NasDem Ia terpilih kembali sebagai anggota DPR RI periode 2014–2019 dari NasDem, daerah pemilihan Sulawesi Selatan.[4] Pernah menjabat Ketua DPD NasDem Sumatera Barat sementara waktu.[1][2]
Amin meninggal dunia pada 9 Desember 2020 akibat COVID-19 di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada usia 72 tahun, tepat hari pencoblosan Pilkada Barru 2020 di mana ia mencalonkan diri sebagai Bupati Barru nomor urut 3 didukung NasDem dan Gerindra.[1][5][6][7]